Singapore salah satu negara demokrasi-secular yang menerapkan hukum 
Cambuk...ini suatu keluacuan mengikuti ulama2 islam Wahabi_salafy yang kembali 
kezaman primitif, hutan dan unta padang pasir...

Japan zaman dulu juga demikian, begitu pula orang2 Indian Amerika.
kalau anda lihat juga terjadi di masarakat hutan Brazil dimana orang2 yg 
bersalah di hukum gantung di pohon kayu, dan hukum cambuk dgn akar 
kayu....begitulah zaman rasul waktu datang....sangat jahilliah sekali.

apakah kita akan kembali kezaman jahilliah?

Yang Jelas ALLAH melarang menganiaya ciptaan2 Nya dgn apa saja 
dalilnya.Beragama tanpa ilmu seperti saya katakan dulu, seperti seekor sapi 
ditari oleh pengembalanya.dantidak tahu pergi kemana..

begitulah ulama2 Islam fundamentalis yang sempit dan statusquo.

salam=peace

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "H. M. Nur Abdurahman" 
<mnur.abdurrah...@...> wrote:
>
> Di Singapura pembunuh dan pengedar narkotika dihukum gantung, vandalisme 
> dihukum cambuk. Pemerintah Singapura sangat tegar dalam pelaksanaan sanksi 
> itu. 17 Maret 1995 di penjara Changi Singapura, Contemplacion tewas di tiang 
> gantungan. Permintaan Presideen Pilipina agar eksekusi ditangguhkan, tidak 
> dihiraukan. Juga tidak bergeming terhadap permintaan Pemerintah Inggris: 
> seorang remaja warga negara Inggris tetap dihukum cambuk karena vandalisme. 
> Michael Fay karena vandalisme dihukum empat bulan penjara, enam cambukan 
> tongkat rotan, dan denda 3.500 dollar Singapura (sekitar US $ 2.230 pada saat 
> itu). Presiden AS Bill Clinton menulis secara langsung kepada Presiden 
> Singapura Ong Teng Cheong untuk membebaskan Fay dari hukuman cambuk. Fay 
> tidak diampuni, tetapi hukumannya diturunkan menjadi empat cambukan dan Fay 
> dieksekusi pada tanggal 5 Mei 1994. 
> 
> ***
> 
> Gayung bersambut, kata berjawab. Mulai sekarang, beginilah cara saya 
> menyambut gayung, menjawab kata si pungo findamentalist dullatip yang antek 
> American Zionism, yang suka menjual nama Allah sambil mencerca memaki-maki 
> para ulama.
> HMNA
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "abdul" <latifabdul...@...>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Saturday, April 10, 2010 08:48
> Subject: [wanita-muslimah] TO NUR..: Pasangan berzina diarak bogel keliling 
> kampung
> 
> Bismilahirrahmanirrahiim.
> NUR, yang jelas adalah bahwa penarapan hukum2 cambuk, gantung, potong tangan 
> atau jari adalah bentuk hukuman primitif zaman unta...dimana waktu itu bentuk 
> masarakat hutan belantara yg menggunakan alat2 hukum dari hutan seperti tali, 
> cambuk, pisau atau pedang.
> ####################################################################################################
> HMNA:
> Ou la la, vervelende vent, alle joden, dullatip fundamentalist JIL antek / 
> budak state terrorist American Zionism, yang doyan jual Nama Allah, 
> berdirilah di depan cermin, pandang baik-baik sosok yang waang saksikan, di 
> situ terpampang tampang the real koppig fundamenalist yang yang tulisannya 
> hasil dorongan SETAN dan tidak pernah kembali kejalan yg lurus, yaitu 
> fundamentalist pungo dullatip yang infidel menentang ayat-ayat Allah dan 
> menganggap Singapura itu hutan belantara !!!
> #####################################################################################################
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke