Saya bayangkan seandainya Presiden RI SBY mengenakan jas yang ada tambalannya 
dan pergi melaksanakan tugas pakai angkot, kira-kira apa kata dunia ya ??

Wassalam
Abdul Mu'iz

--- Pada Kam, 15/4/10, syamsuri <syamsuri...@yahoo.com> menulis:

Dari: syamsuri <syamsuri...@yahoo.com>
Judul: [wanita-muslimah] Keteladanan Imam Ali bin Abi Thalib (sa) dalam 
Kesederhanaan hidup sebagai seora
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 15 April, 2010, 8:17 AM







 



  


    
      
      
      Ali bin Abi Thalib (sa), selain dalam kehidupan pribadinya, ia adalah 
orang yang zuhud (sederhana dalam hidup), beliau memandang bahwa zuhud bagi 
penguasa merupakan sesuatu yang penting dan wajib. Beliau berkata, "Allah 
menjadikanku sebagai imam dan pemimpin dan aku melihat perlunya aku hidup 
seperti orang miskin dalam berpakian, makan, dan minum sehingga orang-orang 
miskin mengikuti kemiskinanku dan orang-orang kaya tidak berbuat yang 
berlebihan."  (Biharul Anwar, jilid 40, hlm. 326)



Imam Ali bin Abi Thalib (sa) memakai pakaian yang keras, yang dibelinya seharga 
lima dirham. Pakaian itu bertambal sehingga dikatakan, "Wahai Imam Ali! Pakaian 
apa yang engkau kenakan?" Beliau berkata, "Pakaian yang menjadi contoh bagi 
Mukminin menjadi penyebab khusyuknya hati dan tawadhu', menyampaikan manusia 
kepada tujuan, merupakan syiar orang saleh, dan tidak menyebabkan kesombongan. 
Alangkah baiknya kalau Muslimin mencontohnya. " (Biharul Anwar, jilid 4, hlm 
323)



Dalam suratnya kepada Usman bin Hunaif, Imam Ali (sa) menyatakan: "Setiap 
makmum memiliki imam yang diikutinya dan dimanfaatkan cahaya ilmunya. 
Ketahuilah bahwa imam kalian qanaah `merasa cukup' dengan dua pakaian yang 
sudah tua dan makanan dengan dua keping roti. Namun, kalian tidak mampu 
menerima hal seperti itu. Maka, bantulah aku dalam menjauhi dosa dan jihad nafs 
serta menjaga iffah (kesucian diri) dan kebenaran. Demi Tuhan! Dari dunia 
kalian, aku tidak menyimpan sedikit pun dan dari ghanimah (harta rampasan 
perang), aku tidak menyimpan sesuatu apa pun. Aku tidak membeli pakaian karena 
cukup dengan pakaian tuaku. Adakah aku cukup puas dengan masyarakat yang 
memangilku Amirul Mukminin tetapi tidak menyertai mereka dalam penderitaan dan 
kesulitan hidup serta tidak menjadi contoh dalam menahan kesulitan-kesulitan ? 
Aku tidaklah diciptakan untuk disibukkan dengan makanan-makanan yang enak, 
seperti binatang ternak yang kehidupannya hanyalah untuk makan
 rumput atau binatang liar yang sibuk makan dan lupa dengan masa depannya." 
(Nahjul Balaghah, surat nomor 45)



Di bagian lain dari surat yang sama, beliau menyatakan: "Apabila meghendaki, 
aku tahu bagaimana caranya membuat madu yang telah disaring, biji gandum dan 
pakaian sutera. Namun, semoga hawa nafsu tidak mengendaraiku dan kerakusan 
tidak menyeretku kepada berbagai jenis makanan. Padahal, mungkin Badui Hijaz 
atau Yaman tidak mempunyai harapan untuk mendapatkan makanan roti dan tiada 
pernah mengenyangkan perut mereka sedangkan aku tidur dengan perut yang kenyang 
sementara di sekelilingku, banyak perut yang lapar dan kerongkongan yang haus." 
(Nahjul Balaghah, surat 45)



Wassalam

Syamsuri Rifai

http://www.alfusala m.web.id

http://shalatdoa. blogspot. com



Bagi yang ingin pesan website, dapat pesan tim kami berikut contoh2nya klik di 
sini:

http://tokoku99. com/pelayanan- jasa/pembuatan- website/230- contoh-dan- 
keuntungan- pesan-website- pada-kami- .html



Yang ingin bergabung bersama tim kami di PeopleString Jejaring social mirip 
Facebook fasilats dan apilikasinya, detail dan caranya klik di sini:

http://tokoku99. com/artikel/ 246-cara- daftar-ke- peoplestring- .html





    
     

    
    


 



  





__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke