Bismilahirahmanirrahiim.
Sebuah pertanya dari seorang pemuda Indonesia di Amerika.

Pemuda ini datang dari Indonesia untuk belajar di Universitas mengambil S2. Dia 
datang kpd saya, dan dia pernah pergi ke Saudi Arabia dimana dilihatnya wanita2 
sangat diatur oleh undang2 pemerintah agama.sedangkan saya lihat di sini di 
Amerika mereka merdeka dan hak2nya sama dgn laki.

Saya bertanya kpd dia,apa yang anda lihat disana tentang wanita2 saudi?

Pertama adalah;
1. wanita haram keluar rumah tanpa mahramnya
2. wanita haram menyopir
3. wanita haram tanpa menutup tubuhnya
4. wanita haram bersama sama laki2 yang bukan familinya
5. wanita haram sekolah bersama sama laki2, mereka terpisah.
6. wanita haram berpacaran, suaminya di carikan oleh orang tua.
7. wanita haram berpakaian bebas.
8. wanita haram menjadi pemimpin
9. wanita haram menjadi imam 
10.wanita haram berjabat tangan dgn laki2
dll

Sedangkan untuk laki2 hampir tidak ada peraturan2 dari pemerintah dan 
ulama2.Seolah2 wanita dijadikan lemah oleh laki2 Saudi, agar mudah dikendalikan 
oleh laki2...

Yang paling parah,kalau wanita di ceraikan oleh suaminya yang 
berpoligami,bagaimana istri untuk mengasuh anak2nya? karena istri haram keluar 
rumah tanpa mahramnya dan tidak mempunyai pendidikan untuk mencari nafkah 
diluar?

Respond saya kpd pemuda tersebut yang ingin tahu;

1.Sesungguhnya kerajaan saudi itu tidak lagi mengikuti syariat islam yg benar 
dari Al Quran.Pada umumnya mereka mengikuti fatwa2 ulama2 atas nama 
Rasul(hadits) dan fatwa2 ulama2 tersebut haram di bantah oleh rakyat 
saudi.Setipa fatwa ulama adalah suara Tuhan.

2.Sesunggunya agama islam itu tidak ada paksaan dlm beribadah kpd ALLAH, ALLAH 
memberikan kemerdekaan untuk beragama atau tidak beragama. Artinya ajaran islam 
itu Liberal, liberty dan tidak ada paksaan sama sekali.

Oleh karena itu pemerintahan saudi dan Iran harus bersifat diktator agar rakya 
bisa dipaksa oleh kerajaan.seperti negara Komunis saja.dimana rakyat haram 
bersuara dan beragama.

Wassalamu;alaikum wrwb







Kirim email ke