asalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh

jawaban atas yang terhormat bapak Abdul yang S2 dari universitas di amerika....

saya ingin menjawab,,, pertanyaan atau wacana yang bapak abdul 
kemukakan...tentang
1. wanita haram keluar rumah tanpa mahramnya
2. wanita haram menyopir
3. wanita haram tanpa menutup tubuhnya
4. wanita haram bersama sama laki2 yang bukan familinya
5. wanita haram sekolah bersama sama laki2, mereka terpisah.
6. wanita haram berpacaran, suaminya di carikan oleh orang tua.
7. wanita haram berpakaian bebas.
8. wanita haram menjadi pemimpin
9. wanita haram menjadi imam 
10.wanita haram berjabat tangan dgn laki2

kesemua itu adalah untuk kepentingan kaum wanita yang sangat di junjung tingi 
di Negara yang sangat islami, dan jarang sekali kita temui kemaksiatan 
tertinggi maaf kalau saya katakan free seks seperti di negara paman sam tempat 
pak abdul... 

saya gambarkan kisah nyata... dokter wanita bekerja di sebuah rumah sakit 
kewarganegaraan italia, di negaranya. disitu ada juga dokter berkewarganegaraan 
mesir yang bekerja bersamanya, waktu makan siang tiba dokter wanita mengajak 
bersama makan siang kepada teman sejawatnya dan dengan halus dia menolak karena 
harus makan bersama dgn istrinya, dan berbelanja untuk sang istri tercinta, 
dokter wanita itupun terheran heran dan dia mengatakan kenapa harus memenuhi 
semua keperluan istrinya.. dokter pria asal mesir itupun menjelaskan memang 
wanita sangat di junjung tinggi sampai keluar pun harus bersama mukhrimnya/ 
suami untuk menjaga fitnah... dan dokter mesir itupun mengatakan memenuhi 
segala kepentingan dan kebutuhan lahiriah dan rohaniah sang istri 
tercinta...dari jawaban sang dokter asal mesir tersebut wanita dokter asal 
Italy sangat menginginkan perlakuan seperti yang diajarkan islam, dan hidup 
tenang atas kehidupan yang islami terjaga dari fitnah, akhir
 cerita dia bersedia dilamar untuk orang yang islami melayani istri seperti 
ratu ....

adakah peluang wanita menjadi ratu di jaman sekarang ini...hanya di dunia islam 
yang saya jumpai di arab saudi...

jadi janganlah menjadi orang yang islam phobia, karena Alloh menjalankan 
Hukumnya di bumi ini, kita tidak mengetahui apa rahasia dibalik semua itu, 
dalam beragama islam seperti kita memakai Kopiah/ topi.... kalau kita memakai 
ukuran yang sempit  topinya dari ukuran kepala kita janganlah membelah  atau 
mengecilkan kepala kita agar muat dengan ukuran kopiah tersebut tetapi topi 
atau kopiah itulah yang kita ganti ukuranya,,, supaya cocok dan enak di pakai...

saya bisa menjawab semua itu karena separuh dari umur saya yang sekarang 41 
tahun hidup dikota kota di saudi arabia, saya sangat menginginkan kehidupan 
yang islami seperti yang saya dapatkan di saudi Arabia selama hidup saya amin 
amin ya Alloh... amin amin...

mohon maaf pak Abdul atas jawabana saya yang tidak berkenan mungkin ada kata 
kata yang tidak semestinya dari lubuk hati yang sangat dalam maksud saya hanya 
sharing dari apa yang pernah saya dapatkan dan juga sebagi wacana untuk saya 
pendapat dari Bapak, sebagai insan intelelektual yang menempuh S2 di luar 
negri, saya mendoakan semoga |bapak di berikan kesehatan dan perlindungan dari 
Alloh SWT amin amin....

p...@ksa





________________________________
From: abdul <latifabdul...@yahoo.com>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Sun, April 18, 2010 8:55:24 AM
Subject: [wanita-muslimah] Kepada WM; Kenapa Ulama2 wahabi-salafy terlalu 
banyak mengatur wanita dr laki2

  
Bismilahirahmanirra hiim.
Sebuah pertanya dari seorang pemuda Indonesia di Amerika.

Pemuda ini datang dari Indonesia untuk belajar di Universitas mengambil S2. Dia 
datang kpd saya, dan dia pernah pergi ke Saudi Arabia dimana dilihatnya wanita2 
sangat diatur oleh undang2 pemerintah agama.sedangkan saya lihat di sini di 
Amerika mereka merdeka dan hak2nya sama dgn laki.

Saya bertanya kpd dia,apa yang anda lihat disana tentang wanita2 saudi?

Pertama adalah;
1. wanita haram keluar rumah tanpa mahramnya
2. wanita haram menyopir
3. wanita haram tanpa menutup tubuhnya
4. wanita haram bersama sama laki2 yang bukan familinya
5. wanita haram sekolah bersama sama laki2, mereka terpisah.
6. wanita haram berpacaran, suaminya di carikan oleh orang tua.
7. wanita haram berpakaian bebas.
8. wanita haram menjadi pemimpin
9. wanita haram menjadi imam 
10.wanita haram berjabat tangan dgn laki2
dll

Sedangkan untuk laki2 hampir tidak ada peraturan2 dari pemerintah dan 
ulama2.Seolah2 wanita dijadikan lemah oleh laki2 Saudi, agar mudah dikendalikan 
oleh laki2...

Yang paling parah,kalau wanita di ceraikan oleh suaminya yang berpoligami, 
bagaimana istri untuk mengasuh anak2nya? karena istri haram keluar rumah tanpa 
mahramnya dan tidak mempunyai pendidikan untuk mencari nafkah diluar?

Respond saya kpd pemuda tersebut yang ingin tahu;

1.Sesungguhnya kerajaan saudi itu tidak lagi mengikuti syariat islam yg benar 
dari Al Quran.Pada umumnya mereka mengikuti fatwa2 ulama2 atas nama 
Rasul(hadits) dan fatwa2 ulama2 tersebut haram di bantah oleh rakyat 
saudi.Setipa fatwa ulama adalah suara Tuhan.

2.Sesunggunya agama islam itu tidak ada paksaan dlm beribadah kpd ALLAH, ALLAH 
memberikan kemerdekaan untuk beragama atau tidak beragama. Artinya ajaran islam 
itu Liberal, liberty dan tidak ada paksaan sama sekali.

Oleh karena itu pemerintahan saudi dan Iran harus bersifat diktator agar rakya 
bisa dipaksa oleh kerajaan.seperti negara Komunis saja.dimana rakyat haram 
bersuara dan beragama.

Wassalamu;alaikum wrwb


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke