Seorang antek JIL yang dulu pernah bikin onar di milis eramuslim , berkata :
'' Karena ALLAH tidak pernah memberikan PERINTAH untuk mendirikan sistem
negara Agama Islam, krsiten atau yahudi, maka saya menetangnya. ...TITIK. ''

 .....   

disini saya  mau coba jawab komentar saudara saudara abdullatif .... karena
Komentar dia hanya mencoba menjauhkan kita dari Realita agama kita ,
bahasanya agar kita hanya tahu islam hanya untuk mengatur ibadah spiritual
saja . Padahal tidak sama sekali . 
Baiknya masyarakat muslim tahu dan harus Bangga pada Islam , karena islam
memegang menyeluruh aspeknya , dari spritualnya , ekonominya , sosial ,
pemerintahanya , khilafahnya ....  dll ... dulu kita punya persatuan dalam
islam yang kita sebut KHILAFAH .... selama 14 Abad memerintah ... dan Karna
Allah  kemudian khilafah itu di angkat lewat Mustafa kemal attaruk  antek
inggris ... Namun di sini yang di bahas Apakah benar Islam tidak mengajarkan
pemerintahan .... silahkan semua saudara 2 baca .... 

SISTEM PEMERINTAHAN Dalam islam 

Hingga kini , kontroversi seputar pendapat apakah islam mengajarkan dan
memerintahkan berdirinya suatu negara yang di atur dengan hukum hukum islam
masih terus berlanjut . Bahkan , ketika Rasuullah Saw berada di madinah ,
apakah posisi sebagai kepala negara atau bukan , juga masih sering jadi
perdebatan diantara kaumuslim sendiri , baik masyarakat , para ulama dan
ilmuwan muslimmaupun non muslim. 

Ali abdur raziq - tokoh yang di keluarkan Al-azhar mesir tahun 1925 karena
pendapatnya yang kontroversial dan Dr. Toha husein mengatakan bahwa islam
tidak mempunyai sistem pemerinthan .Rasulullah hanyalah seorang utusan Allah
dan tidak pernah mendirikan apalagi mengepalai suatu negara. Alasanya
menurut kedua tokoh tersebut , islam tidak ada hubunganya dengan negara .
Islam hanya mengajarkan tentang budi pekerti yang luhur , baik secara
individu maupun dalam bernegara . Lebih jauh lagi mereka mengatakan bahwa
Madinah setelah hijranya Rosullah hanyalah sebuah komunitas atau tempat
berkumpulnya orang orang islam .Jika memang demikian , yang jadi pertanyaan
apakah ada sebuah komunitas ,katakanlah suatu kampung ( seperti di katakan
Gusdur , peny) yang mempunyai pasukan perang , mengangkat para gubernur di
beberapa wilayah kekuasaanya serta mengirimkan duta ( utusan ) ke negara
negara sekitar seperti Persia dan Romawi? Apakah ada suatu komunitas yang
mempunyai wilayah dengan luas empat kali gabungan Inggris dengan perancis ?
Jelas tidak ada , kecuali bahwa yang di sebut dengan kampung itu adalah
benar benar sebuah negara . Itulah Madinah zaman Nabi saw.dan beliaulah yang
menjadi kepala negaranya . 

Mengenai keberdaan negara dengan sistem islam ini, seorang sejarahwan
non-muslim dari barat bernama Washington irving berkata '' dengan meletakan
pondasi kekuatan mereka dalam suatu sistem kebijakan dan hukum hukum
persamaan hak , secara perlahan mereka membentuk suatu ke khilafahan tak
tertandingi dalam hal kekayaan oleh kekaisaran kristen manapun .... 

Islam sebagai agama yang telah di sempurnakan Allah jelas mengatur semuanya
.Selain mengajarkan untuk sholat yang mencegah perbuatan keji dan munkar ,
islam juga mengajarkan pemberian hukuman bagi pelaku perbuatan keji dan
munkar tersebut , sebagai contoh , islam memerintahkan hukum potong tangan
atas pencuri ( QS al maidah 5 : 38 ) ,hukum cambuk atau rajam atas pezina
dan meng-qishash pembunuh. Islam mengajrkan perdamaian , namun islam juga
mengajarkan jihad untuk meninggikan kalimat Allah dan kewibawaan islam .
Dari beberapa hal yang telah allah perintahkan tersebut , apakah boleh
seseorang individu atu kelompok memberlakukan hukum potong tangan ,
cambuk/rajam atau qishas ?apakahmungkin seorang individu tanpa pasukan mampu
berjihad menghadapi kafir yang menginjak injak martabat kaum muslim? 

Dari berbagai pertanyaan dan pernyataan dia ats , jelas sekali akan di dapat
kesimpulan bahwa Madinah setelah hijrahnya Rosullah bukanlah suatu komunitas
, tetapi sebuah NEGARA . Hal ini di perkuat oleh adanya Baiat Aqabsh dari
orang orang muslim Madinah untuk mengangkat Nabi sebagai pemimpin sekaligus
Janji setia mereka kepada beliau untuk tidak menyekutukan Allah , tidak
mencuri , tidak berzina , tidak berdusta serta tidak menghianati beliau . 

Hukum hukum islam hanya akan dapat di laksanakan secara keseluruhan hanya
dengan adanya negara , karena itulah ada suatu kaidah fikih yang menyatakan
: 

Apakah saudara sudah tahu kesimpulanya ? Ya ... jelas itu sbuah Negara
dengan pemimpin Rosullullah SAW sebagai kepala negara , yaitu dengan  sistem
Khilafah ... 





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke