Refleksi : Apakah kompas tidak berlaku, karena menunjukkan arah keliru?

http://www.gatra.com/artikel.php?id=137264


Arah Kiblat Masjid Dibenahi


Yogyakarta, 30 April 2010 10:08
Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyatakan terus melakukan pembenahan 
arah kiblat sejumlah masjid dan mushala, sehingga jumlah tempat ibadah dengan 
arah kiblat yang tidak benar tinggal 10%.

"Banyak masjid dan mushala yang sudah membenarkan arah kiblatnya. Masjid dan 
mushala yang belum membenarkan arah kiblatnya tinggal sedikit saja," kata 
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masjid Kantor Kementerian 
Agama Kota Yogyakarta Nasiruddin, di Yogyakarta, Jum`at (30/4).

Menurutnya, pihaknya beserta tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi 
Daerah Istimewa Yogyakarta terus melakukan pembenaran arah kiblat masjid atau 
mushala di Yogyakarta.

Meski demikian, pembenaran arah kiblat tersebut, lanjut dia, baru akan 
dilakukan apabila ada permintaan dari masyarakat atau pengurus masjid.

Nasiruddin menyatakan, penyebab masih adanya masjid dengan arah kiblat yang 
tidak benar atau tidak mengarah ke Kabah, karena saat dibangun tidak dilakukan 
pengukuran arah kiblat yang sebenar-benarnya, atau hanya berpatokan ke arah 
barat. "Padahal, untuk mengukur arah masjid agar benar tersebut tidak terlalu 
rumit. Sudah ada alat khusus dan hanya membutuhkan waktu paling lama sekitar 30 
menit," katanya.

Masyarakat, lanjut Nasiruddin, tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengukurkan 
arah kiblat masjid atau mushala kepada petugas dari Kantor Kementerian Agama.

Jika sebuah masjid atau mushala dinyatakan salah arah kiblat, menurutnya, maka 
tidak perlu mengubah seluruh bangunan masjid tetapi hanya membetulkan shaf saja 
sehingga kemiringannya sesuai arah kiblat.

Nasiruddin menyatakan, di Kota Yogyakarta terdapat sebanyak 450 masjid, dan 411 
mushala dengan 802 takmir. [EL, Ant] 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke