Saya baru dengar arah bergeser. Tujuan ialah menghadap arah Mekkah. 

  ----- Original Message ----- 
  From: Bang Mossad 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com ; undisclosed-recipi...@yahoo.com 
  Sent: Saturday, May 01, 2010 4:14 AM
  Subject: Bls: [wanita-muslimah] Arah Kiblat Masjid Dibenahi


    
  kompas tetap berlaku, arah bergeser tidaklah masalah, karena memenga 
utamanaya bukan masalah arah, tapi tujuan

  ________________________________
  Dari: sunny <am...@tele2.se>
  Kepada: undisclosed-recipi...@yahoo.com
  Terkirim: Sab, 1 Mei, 2010 03:12:53
  Judul: [wanita-muslimah] Arah Kiblat Masjid Dibenahi

  Refleksi : Apakah kompas tidak berlaku, karena menunjukkan arah keliru?

  http://www.gatra. com/artikel. php?id=137264

  Arah Kiblat Masjid Dibenahi

  Yogyakarta, 30 April 2010 10:08
  Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyatakan terus melakukan 
pembenahan arah kiblat sejumlah masjid dan mushala, sehingga jumlah tempat 
ibadah dengan arah kiblat yang tidak benar tinggal 10%.

  "Banyak masjid dan mushala yang sudah membenarkan arah kiblatnya. Masjid dan 
mushala yang belum membenarkan arah kiblatnya tinggal sedikit saja," kata 
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masjid Kantor Kementerian 
Agama Kota Yogyakarta Nasiruddin, di Yogyakarta, Jum`at (30/4).

  Menurutnya, pihaknya beserta tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama 
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terus melakukan pembenaran arah kiblat 
masjid atau mushala di Yogyakarta.

  Meski demikian, pembenaran arah kiblat tersebut, lanjut dia, baru akan 
dilakukan apabila ada permintaan dari masyarakat atau pengurus masjid.

  Nasiruddin menyatakan, penyebab masih adanya masjid dengan arah kiblat yang 
tidak benar atau tidak mengarah ke Kabah, karena saat dibangun tidak dilakukan 
pengukuran arah kiblat yang sebenar-benarnya, atau hanya berpatokan ke arah 
barat. "Padahal, untuk mengukur arah masjid agar benar tersebut tidak terlalu 
rumit. Sudah ada alat khusus dan hanya membutuhkan waktu paling lama sekitar 30 
menit," katanya.

  Masyarakat, lanjut Nasiruddin, tidak perlu mengeluarkan uang untuk 
mengukurkan arah kiblat masjid atau mushala kepada petugas dari Kantor 
Kementerian Agama.

  Jika sebuah masjid atau mushala dinyatakan salah arah kiblat, menurutnya, 
maka tidak perlu mengubah seluruh bangunan masjid tetapi hanya membetulkan shaf 
saja sehingga kemiringannya sesuai arah kiblat.

  Nasiruddin menyatakan, di Kota Yogyakarta terdapat sebanyak 450 masjid, dan 
411 mushala dengan 802 takmir. [EL, Ant] 

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]



  




  =======
  Wiadomosc przeskanowana przez Spyware Doctor � nie znaleziono wirus�w ani 
spyware.
  (Email Guard: 7.0.0.18, baza wirus�w/spyware: 6.14900)
  http://www.pctools.com
  ======= 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke