Mas Suryawan,

Sengaja saya biarkan netral apa yang saya tuliskan. Oleh karena itu, saya 
sampaikan berdasarkan "tafsir Alquran" yang ada di dalam dunia Islam. Sudah 
saya sampaikan bahwa (1) berdasarkan jumhur ulama adalah Ismail as yang 
dikurbankan, dan (2) berdasarkan Sahabat Abdullah bin Mas'ud ra dan yang 
mengikuti jejaknya adalah Ishaq as yang dijadikan kurban.

Pertama, tulisan saya, yang juga ditanggapi oleh Abah Nur, bertujuan untuk 
mendidik --khususnya-- warga milis WM agar memahami bahwa di dalam Islam, 
selain ada teks baku Alquran dan Hadis sahih matan dan sanadnya, juga ada 
pendapat yang berasal dari kesimpulan yang ditarik dari Alquran dan Hadis.

Kedua, dalam menyaksikan kebenaran, terdapat kebenaran faktual (berdasarkan 
fakta), dan kebenaran dari hasil kesimpulan. Kebenaran yang diperoleh dari 
kesimpulan belum tentu kebenaran itu sendiri. Ia hanya benar menurut logika 
berpikir! Jadi, dalam hal ini, apakah Ismail as atau Ishaq as yang dikurbankan, 
tidak ada bukti dari kebenaran faktualnya; dan yang ada ialah kebenaran yang 
diperoleh dari kesimpulan. Tentang kurban ini jelas sekali bahwa Alquran tidak 
menyebutkan nama orang yang dikurbankan. Ulama yang memandang atau berkeyakinan 
bahwa Ismail yang dikurbankan mengambil dalil dari Q. 37:101. Padahal, ulama 
atau Sahabat Rasul yang memahami bahwa Ishaq yang dikurbankan pun mengambil 
dalil ayat yang sama. Yaitu, Tuhan memberikan kabar gembira (1) bahwa Ibrahim 
diperkenankan doanya dengan anak yang halim dan (2) kabar gembira bahwa Ishaq 
adalah seorang nabi yang saleh; dan dilimpahkan berkah bagi Ibrahim dan Ishaq. 
Jadi, Q. 37:100 - 113 itu merujuk pada Ibrahim dan Ishaq. Makanya, ayat 113 
menyatakan tentang pemberian berkah kepada mereka berdua. Ismail tidak 
disinggung dalam rangkaian ayat itu.

Ketiga, sebenarnya kurban pada Id al-Adha tidak terkait dengan "nama" nabi yang 
disembelih. Artinya, umat Islam dalam menjalankan ibadah bukanlah karena suatu 
klaim tetapi berdasarkan tuntunan Rasulullah. Dalam sejarah, klaim terhadap 
sesuatu itu belum tentu ada kenyataannya. Contoh, Masjidil Haram dan Masjidil 
Aqsha yang disebut dalam ayat 1 Surat al-Isra', ternyata belum ada bangunan 
fisiknya ketika wahyu tersebut diturunkan. Ketika ayat itu turun, di Mekah ada 
Ka'bah, ada Balai Pertemuan untuk Kaum Quraisy, dan di sekelilingnya terdapat 
rumah penduduk termasuk rumah Nabi Muhammad saw. Masjidil Haram yang melingkari 
Ka'bah belum ada. Dan, juga tidak ada Masjid al-Aqsha di Yerusalem, dan yang 
ada ialah Tembok Ratapan yang merupakan sisa dari penghancuran Kuil Sulaiman 
oleh Romawi pada 70 M. 

Dengan tulisan tersebut saya bermaksud agar dalam berdiskusi kita bisa 
menghargai dan memahami argumentasi lawan (atau teman?) diskusi. Saya yakin 
kalau dalam diskusi selalu disuguhkan secara argumentatif dan tidak hanya 
menyerang secara membabi buta, maka diskusi di WM ini akan semakin bermakna.

Wassalam,

chodjim




  ----- Original Message ----- 
  From: ma_suryawan 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, May 04, 2010 10:37 PM
  Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) 
menjadi Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa


    
  Pak Chodjim yang baik,

  Dalam surah Ash-Shaffat mengenai rangkaian kisah pengorbanan Nabi Ibrahim 
a.s. yang mengorbankan anaknya mulai dari ayat ke 100 dan dalam dialognya 
memang tidak eksplisit disebutkan yang dkorbankan adalah Ismail, namun setelah 
dialog selesai, di ayat ke 112 langsung ditampilkan nama Ishak sebagai "khabar 
suka bakal lahirnya Ishak" - sehingga menjadi jelas yang dikorbankan adalah 
Nabi Ismail a.s.

  Salam,
  MAS

  > ----- Original Message ----- 
  > From: "Achmad Chodjim" <chod...@...>
  > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
  > Sent: Monday, May 03, 2010 22:17
  > Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) 
menjadi Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa
  > 
  > Turut urun rembuk.
  > 
  > Berdasarkan kajian tafsir, ada 2 pendapat tentang anak yang dikorbankan.
  > 
  > Pertama, jumhur ulama memandang bahwa yang dikorbankan adalah Ismail a.s.
  > 
  > Kedua, menurut Ibnu Mas'ud dan generasi yang meyakini argumen Ibnu Mas'ud, 
yang dikorbankan adalah Ishaq. Dan, memang tak ada satu ayat pun yang menyebut 
nama Ismail yang dikorbankan, kecuali dari atribut "halim". Namun, kata "halim" 
tidak serta merta sebagai sifatnya Ismail. Secara terang sifat Ismail disebut 
pada Q. 19:54 bahwa dia orang yang jujur pada janji, dan Q. 21:85 disebut 
sebagai orang yang sabar. Dan, pada Q. 38:48 Ismail disebut sebagai orang yang 
bajik.
  > 
  > Wassalam,
  > 
  > chodjim
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Bang Mossad 
  > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
  > Sent: Saturday, May 01, 2010 7:58 PM
  > Subject: Bls: Bls: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) 
menjadi Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa
  > 
  > 
  > 
  > Mas Abdul, mau tanya dikit nih..., kalau menurut anda anak yang di 
korbankan oleh Abraham itu siapa ya...? Ismail, atau Ishak..? mhn dijawab..
  > 
  > ________________________________
  > Dari: abdul <latifabdul...@...>
  > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
  > Terkirim: Sab, 1 Mei, 2010 18:57:25
  > Judul: Re: Bls: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) 
menjadi Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa
  > 
  > encosid,Bismilahirr ahmanirrahiim.
  > Benar sekali, niat saya setelah saya menemukan ayat2 ALLAH dlm al quran dan 
bible dimana dulu guru2 atau ulama2 saya tidak pernah mengusik dan mengajarkan 
ayat2 ini,kalau ada mereka bilang adalah kitab2 yg sudah palsu tanpa ada dalil 
yg kuat.
  > 
  > 1. Tidak ada seorang manusia pun yg akan bisa merobah wahyu2 ALLAH.
  > yang bisa dirobahnya adalah nama kitab.
  > 
  > 2. ALLAH Maha Berkuasa dan Maha Pelindung akan ciptaan2Nya.
  > 
  > 3. ALLAH memerintahkan kpd Rasul utk bertanya kpd ahli2 Kitab.
  > 
  > 4. Muslim Yang Bertaqwa itu adalah yang mendapat cahaya dan petunjuk dari 
kitab2 sebelumnya
  > 
  > 5. Satu kali kitab ALLAH di cetak banyak dan disebarkan, maka tidak bisa 
lagi ditarik dari umum dan tidak bisa lagi di palsukan..sampai hari kiamat..
  > 
  > Hanya orang2 yang tidak percaya kpd ALLAH yang gaib, kepada Kekuasaan ALLAH 
dan tdk percaya pula kpd ayat2 ALLAH ==sajalah== yang mengatakan kitab2 ALLAH 
adalah Palsu dan ayat2 setan.
  > 
  > Demikian kesimpulan.Mohon direnungkan kembali ayat2 ALLAH tersebut dan 
berdoa kpd ALLAH atas hidayahNya
  > 
  > salam dr usa
  > 
  > --- In wanita-muslimah@ yahoogroups. com, encosid <encosid@ > wrote:
  > >
  > > saudara abdul latif yang baik ini, memang punya misi
  > > agar kita umat islam mau mempercayai bahwa tulisan yang ada pada injil 
perjanjian lama, injil perjanjian baru, atau injil-injil yang ada pada saat 
sekarang ini sama persis dengan tulisannya yang ada pada kitab-kitab yang 
diturunkan kepada masing-masing nabi (taurat, zabur dan injil )
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > ____________ _________ _________ __
  > > Dari: erul satra <erul.satra@ ...>
  > > Kepada: wanita-muslimah@ yahoogroups. com
  > > Terkirim: Sab, 1 Mei, 2010 16:53:15
  > > Judul: Re: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) menjadi 
Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa
  > > 
  > > 
  > > Moga kita jadi penerang umat... 
  > > bukan punya misi seperti Snouck Hurgronje penjajah Indonesia
  > > 
  > > --- On Thu, 4/29/10, abdul <latifabdul777@ yahoo.com> wrote:
  > > 
  > > From: abdul <latifabdul777@ yahoo.com>
  > > Subject: [wanita-muslimah] (2) Kitab2 Taurat,dan Injil(Bibel) menjadi 
Petunjuk dan Cahaya bagi Muslim Taqwa
  > > To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com
  > > Date: Thursday, April 29, 2010, 9:41 AM
  > > 
  > > 
  > > 
  > > Apakah anda tahu bahwa ALLAH dan Rasul menjelaskan di al quran dgn ayat 
dibawah ini, bahwa hanya orang2==muslim bertaqwa== saja yang bisa beriman dan 
merujuk kpd kitab2 sebelumnya sebagai==PETUNJUK DAN CAHAYA= baginya.
  > > 
  > > Rasulullah saw; MEBENARKAN KITAB2 TAURAT DAN INJIL SEBAGAI PETUNJUK DAN 
CAHAYA BAGI ORANG2 MUSLIM BERTAQWA.
  > > 
  > > ============ ========= ========= ========= ========= ========= =
  > > ALQURAN.
  > > Bisminalhirahmanirr ahiim.
  > > Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra 
Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah 
memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya 
(yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. 
Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. QS.5;46
  > > 
  > > And in their footsteps We sent 'Isa the son of Maryam, confirming the Law 
that had come before him: We sent him the Gospel(injil) : therein was guidance 
and light, and confirmation of the Law that had come before him: a guidance and 
an admonition to those who fear Allah. 
  > > 
  > > ============ ========= ========= ========= ========= ========= ==
  > > Jadi Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk membaca kitab2 sebelumnya 
dimana didalamnya banyak=petunjuk2 dan cahaya= bagi orang2 yang membacanya.
  > > 
  > > Saya telah membacanya, ternyata banyak hikmah dan pelajaran yg dapat kita 
gunakan dlm kehidupan sehari hari.
  > > 
  > > Saya juga mengajurkan anda semua mari membaca kitab2 ALLAH, yaitu Bible 
yang ada di toko2 buku.
  > > 
  > > Semoga anda akan mendapat petujuk dan cahaya dari ALLAH swt.
  > > 
  > > KALAU DI PERINGATKAN DENGAN AYAT2 ALLAH,DIA TUNDUK;
  > > 
  > > Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan
  > > mereka,mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan 
buta. QS.25(73
  > > 
  > > Wassalamu'alaikum wrwb.
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke