Refleksi : Nama resmi : Al-Dzumhurija al-Islamija al-Muritanija atau kalau 
diterjemahkan  "Republik Islam Mauretania".

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=112519:wanita-bercadar-dilarang-kunjungi-penjara-di-mauritania&catid=16:internasional&Itemid=29

            Sunday, 09 May 2010 00:49           
     
      Wanita bercadar dilarang kunjungi penjara di Mauritania  
      Warta - Internasional  
      WASPADA ONLINE

      NOUAKCHOT - Otoritas penjara Nouakchott mengumumkan, para wanita bercadar 
di Mauritania tidak diizinkan untuk mengunjungi para tahanan di penjara. 
Menurut pihak berwenang, langkah ini diambil untuk menjamin keamanan di 
penjara, tempat sekitar 60 anggota kelompok garis keras ditahan.

      Pelarangan itu ditetapkan ketika anggota unit-unit garda nasional 
digantikan dengan anggota baru. Sementara itu, para pejabat kejaksaan 
Nouakchott kembali menegaskan komitmen para penegak hukum untuk menjamin 
pengadilan yang adil bagi semua tersangka dari anggota garis keras yang akan 
berlangsung pada 16 Mei.

      Anggota kelompok garis keras itu diduga kuat memiliki hubungan dengan 
jaringan Al-Qaeda, yang belakangan ini terlibat bentrokan dengan pihak keamanan 
setempat. Pihak keamanan pada Februari lalu menembak mati tiga pria bersenjata 
dan menahan 12 tersangka di bagian timur laut negara itu.
          
      Bentrokan itu terjadi ketika Mauritania dan tetangga-tetangga Saharanya 
menghadapi peningkatan dalam penyelundupan narkoba yang dipercaya pengamat 
didukung oleh Al-Qaeda Afrika utara. Kelompok bersenjata itu melakukan 
perjalanan dalam konvoi kendaraan angkutan darat yang anggotanya mencakup warga 
Mauritania, Aljazair dan Mali, menurut sumber tersebut.

      Militer mengirim pesawat tempur ke tempat bentrokan tersebut dan pesawat 
itu diduga kembali ke ibukota Noauakchott dengan mengangkut para tersangka. 
Pihak keamanan tidak menyebutkan apakah kelompok itu terlibat dalam 
penyelundupan narkoba atau terkait jaringan Al-Qaeda, namun media massa 
setempat melaporkan bahwa konvoi tersebut mengangkut narkoba. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke