Oleh

Al-Ustadz
Yazid bin Abdul Qadir Jawas

 

Ahlus
Sunnah wal Jama’ah menjaga ukhuwwah (persaudaraan) sesama Mukminin dan seolah
mereka itu seperti satu tubuh, bila yang satu sakit, maka yang lainnya pun ikut
merasakan sakit juga.

 

Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

"Seorang
Mukmin dengan Mukmin lainnya seperti satu bangunan yang tersusun rapi,
sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.” Dan beliau merekatkan
jari-jemarinya. [1]

 

Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda:

 

"Perumpamaan
kaum Mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu,
seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh
anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur
dan demam.” [2]

 

Di
antara hak-hak seorang Muslim yang harus dipenuhi oleh saudaranya sesama Muslim
adalah:

1.
Apabila berjumpa, mengucapkan salam.

2.
Apabila diundang, maka dipenuhi undangannya.

3.
Apabila meminta nasihat, maka dinasihati.

4.
Apabila bersin dan mengucapkan: “Alhamdulillaah,”maka
dido’akan dengan mengucapkan: “Yarhamukallaah
(semoga Allah merahmatimu).” 

5.
Apabila sakit, hendaknya dijenguk.

6.
Apabila meninggal dunia, maka diantarkan jenazahnya.

 

Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

"Lima
hak yang harus ditunaikan seorang Muslim atas saudara Muslim lainnya: (1)
menjawab salam, (2) bertasymit saat ia bersin, [3] memenuhi undangannya, (4)
menjenguk ketika ia sakit, dan (5) mengantar jenazahnya.” [4]

 

7.
Apabila mengalami kesulitan, maka diberikan bantuan.

8.
Senantiasa memudahkan urusannya.

9.
Senantiasa menutupi aibnya.

 

Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

“Barangsiapa
menghilangkan satu kesulitan seorang Mukmin dari kesulitan-kesulitan dunia,
maka Allah akan menghilangkan kesulitan darinya dari kesulitan-kesulitan di
hari Kiamat. Dan barangsiapa memudahkan urusan seorang Mukmin, maka Allah akan
memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib 
seorang
Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan
senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” [5]

 

Ahlus
Sunnah menganjurkan tolong-menolong sesama kaum Muslimin dalam kebaikan dan
taqwa berdasarkan timbangan syari’at, bukan timbangan para pengikut hawa nafsu
dan ahli bid’ah.

 

Sebagaimana
firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

 

"Dan
tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah
tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”[ QS. Al-Maa-idah (5) : 2]

 

[Disalin
dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, Penulis Yazid bin Abdul
Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i, PO BOX 7803/JACC 13340A.
Cetakan Ketiga Jumadil Awwal 1427H/Juni 2006M]

_________

Foote
Note

[1].
HR. Al-Bukhari (no. 481, 2446, 6026), Muslim (no. 2585) dan at-Tirmidzi (no.
1928), dari Sahabat Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu

[2].
HR. Al-Bukhari (no. 6011), Muslim (no. 2586) dan Ahmad (IV/270), dari Sahabat
an-Nu’man bin Basyir Radhiyallahu ‘anhu, lafazh ini milik Muslim.

[3].
Yakni mengucapkan: “Yarhamukallaah (semoga Allah memberikan rahmat-Nya
kepadamu),” ketika saudaranya bersin seraya mengucapkan: “Alhamdulillaah.”

[4].
HR. Muslim (no. 2162).

[5].
HR. Muslim (no. 2699), lihat Taudhiihul Ahkaam (no. 1276).

--- On Wed, 5/19/10, abdul <latifabdul...@yahoo.com> wrote:

From: abdul <latifabdul...@yahoo.com>
Subject: [wanita-muslimah] Re: postingan2 pak abdul di milis ini membuat saya 
enggan berlama2 bergabung.
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Wednesday, May 19, 2010, 10:09 PM















 
 



  


    
      
      
      Mujiarto Karuk,fariska maharani.

Bismilahirrahmanirrahiim



Itulah ciri2 Islam Fundamentalis tdk berani

beragument mencari kebenaran....

Maunya orang2 yg berbeda dgn mereka di ==usir==

di==baneed==di ==larang==di ==haramkan==di zolimi==

di ==tindas==Itulah selalu niatnya dimana Milist2 Islam

garis keras----inilah akar2 terorist....benci dgn perbedaan2



Proverb Nabi Daud;

Orang2 yg bijak dan berilmu,kalau berbeda dia bersyukur bertambah

ilmunya dan wawasannya,  tapi orang2 bodohlah yg sangat benci dgn

perbedaan2 (..dia mau meronta dan berkelahi..seperti dunia anak2)



Itulah masarakat Islam fundamentalis====takut==

takut==kalau2 orang2 lain terpengaruh dgn reformasi....

artinya; ajaran2 yang di sampaikan oleh Islam Fundamentalis

ini sudah tidak lagi disenangi oleh pemuda2 Islam

mereka melihat perbuatan2 kekerasan dan kemiskinan.



Saya mintak sdr2 Mujiarto Karuk,fariska maharani.

Marilah kita berdiskusi, kemukakan dalil2 anda

kalau dalil anda kuat dan benar===pasti orang lain

akan ikut anda....



Kalau dalil2 saya yang benar,anda jangan kecewa..

salam



--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Mujiarto Karuk <mka...@...> wrote:

>

> Hampir semua milis Islam yang Moderatornya terlalu bijak sana dan atau banyak 
> juga yang moderatornya dari kelompok JIL seperti Pak Abdul membuat jebakan 
> yang seolah olah Muslim sejati berdasarkan Al-Qur an dqn As sunah tapi 
> kenyataanya mereka menghalalkan segala cara untuk menjerumuskan kaum muslimin 
> yang masih lemah iman Islmanya hingga dibuat ragu2 dan akhirnya turut faham 
> beliau

> 

> Itulah cara mereka menjerumuskan kaum muslimin alis memurtatkan kaum muslimin 
> dengan menjauhkan arti Al qur an yang sesungguhnya dan menjauhkan dari 
> tuntunan Rasul agar mengikuti jejak langkah mereka.

> Bentengi iman Islam kita dengan Perdalam Al qur an dengan ahlinya dan 
> mempraktekan sesuai tuntunan Rasul Nya. 

> 

> Walau dimanapun kita berada dan dengan cara apaun mereka akan mendangkalkan 
> iman kita Insya Alloh dengan tetap memegang teguh lebih baik mati berkalang 
> tanah dari pada hidup menjual iman dengan harga murah, menggadaikan akhirat 
> demi keuntungan dunia sesaat dengan berkalang KUFUR  NAUZUBILLAHI MINZALIK

> 

> Wassalam

> 

> Mujiarto Karuk

> 

> On Wed, 19 May 2010 19:11 ICT fariska maharani wrote:

> 

> >sepertinya saya salah 'join' milis, namannya saja 'wanita muslimah', tapi 
> >isinya (terutama yg dr pak abdul), melenceng semua... dan bikin geli.

> >

> >jilbab kok dibilangnya ga wajib, dalil yg mana??? ibadah kulit ibadah isi, 
> >baru denger.., negara pakistan yg jelas2 sebagian besar umatny merup kaum 
> >muslim, saudara qt, tertindas pula, malah dibilang teroris, ahmadiyah jelas2 
> >salah kaprah malah dibelani..

> >

> >

> >duh pak abdul, sy jadi ragu anda ini islam beneran atw bukan sih...
 
> >aneh..





 



  











      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke