Refleksi : Bukankah dibolehkan 4 isteri?

http://www.antaranews.com/berita/1272269154/beristri-tiga-hakim-pengadilan-agama-diberhentikan

Beristri Tiga, Hakim Pengadilan Agama Diberhentikan

Senin, 26 April 2010 15:05 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama | 
Jakarta (ANTARA News) - Majelis Kehormatan Hakim memecat Hakim Pengadilan Agama 
Pare-Pare, Sulawesi Selatan, M. Nasir Qamarullah, karena melakukan pelanggaran 
kode etik dengan memiliki tiga orang istri.

"Terbukti melakukan tercela, diberhentikan tidak dengan hormat sebagai seorang 
hakim," kata Ketua Sidang MKH, Imron Anwari, di Jakarta, Senin.

Nasir memiliki tiga istri, yakni, Masrurah yang dicerai 1999 dan rujuk kembali 
dengan menikah siri, kemudian menikagi Sulyana pada 2000, dan ketiga 
mahasiswanya, Winda, yang juga dinikahi secara siri.

Nasir juga dipersalahkan dalam soal dugaan menerima uang dari mahasiswa 
Universitas Muslim Indonesia (UMI) senilai Rp61 juta serta menggunakan stempel 
tidak resmi kampus UMI.

Nasir bekerja menjadi hakim sejak 1999 setelah sebelumnya menjadi panitera di 
PA Pare-Pare.

Majelis Kehormatan Hakim juga menyatakan Nasir melanggar Pasal 19 ayat (1) 
huruf b Undang-Undang (UU) Nomor 50 tahun 2009, Pasal 4 ayat (4) Surat 
Keputusan Ketua Mahkamah Agung, dan Pasal 4 ayat (4) dan Pasal 14 Peraturan 
Pemerintah (PP) Nomor 45 tahun 1990 tentang Izin Perkawinan bagi PNS.

Usai persidangan, Nasir Qamarullah menyatakan menerima putusan pemberhentian 
dirinya sebagai hakim.

"Saya menerima putusan itu, tapi saya melakukan pernikahan itu karena agama 
saya mengizinkannya," katanya.

Ia menyatakan masih memikir-mikir apakah akan meminta pensiun sebagai PNS atau 
tidak. "Memang hakimnya diberhentikan, tapi PNS-nya kan tidak diberhentikan," 
kilahnya.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke