Mbak Yudi yang baik,
kalau tidak paham sesuatu, terutama tentang Agama/ilmu/budaya/adat orang
lain, tolong jangan mendiskusikannya.
Nanti kualat.

2010/5/20 Yudi Yuliyadi <y...@geoindo.com>

>
>
> Dari milis saudaraku yang baik hati
>
> Ada beberapa kejanggalan pada ajaran Kristen, yaitu:
>
> 1. MENYEMBAH MANUSIA YESUS SEBAGAI TUHAN DI ANTARA 3 OKNUM TUHAN MEREKA
> (TRINITAS)
>
> Yesus bukanlah Tuhan dengan bukti sebagai berikut:
>
> Yesus Dilahirkan Maryam
>
> Jika Nabi Adam dan Hawa yang manusia saja tidak perlu dilahirkan dari
> wanita, lha kok Yesus yang dianggap sebagai Tuhan oleh orang Kristen lahir
> dari wanita?
>
> "Tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud"
> (Roma 1:3) "Yakub memperanakan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus
> yang
> disebut Kristus" (Matius 1:16) "Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi
> Maria untuk bersalin" (Lukas 2:6)
>
> Kasihan sekali nenek moyang Yesus, yaitu Nabi Daud, karena "Tuhan" Yesus
> lahir belakangan, Daud tak bisa menyembah Yesus. Benar2 tidak masuk di
> akal.
>
> Menurut konsep yang benar, Tuhan itu adalah pencipta segalanya, bagaimana
> Yesus menciptakan Daud, Maryam, dll, jika Yesus sendiri adalah keturunan
> dari orang2 tsb?
>
> Islam mengajarkan Tuhan itu tidak beranak dan diperanakan:
>
> "Dia tidak beranak dan tidak diperanakan" (Al Ikhlas 112:3)
>
> Yesus Menyusu Susu Ibunya
>
> "Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara
> orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah
> mengandung Engkau dan SUSU yang telah MENYUSUI Engkau" (Lukas 11:27)
>
> Sesungguhnya Allah telah memberikan mukjizat pada beberapa Nabi, seperti
> Ibrahim yang tak mempan dibakar, Musa yang bisa membelah lautan Merah,
> demikian pula Yesus yang bisa berbicara ketika lahir atas izin Allah.
>
> Tapi mereka semua adalah manusia biasa. Masak Tuhan menyusu air susu ibu,
> yang bener saja! Nabi Adam dan Hawa yang manusia saja tidak menyusu.
>
> "Tuhan Yesus Disunat (Pria)"
>
> "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama
> Yesus, yaitu nama yang disebut oleh Malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya"
> (Lukas 2:21)
>
> Bayangkan, masak Tuhan seperti manusia! Disunat dan dikandung ibu-Nya.
> Tuhan
> apa itu?
>
> "Tuhan" Yesus Ditampar dan Diludahi Manusia
>
> "Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia.
> Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas
> kepala-Nya. Mereka memakaikan Dia jubah ungu, dan sambil maju ke depan
> mereka berkata: "Salam, hai raja orang Yahudi!" Lalu mereka menampar
> muka-Nya" (Yohanes 19: 1-3)
>
> "Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut
> menyembahNya. Sesudah mengolok-olokan Dia mereka menanggalkan jubah ungu
> itu
> dari pada-Nya dan mengenakan pakaian-Nya kepada-Nya" (Markus 15: 19-20a)
>
> Coba renungkanlah, adakah Tuhan selemah itu. Bisa dihina, ditampar, dan
> diludahi oleh manusia? Jika Yesus itu adalah Tuhan dan dia selemah itu,
> niscaya milyaran manusia bisa mengeroyok Yesus jika dia berani memasukkan
> mereka ke neraka. Tidak benar.
>
> Bukan cuma Yesus yang digambarkan lemah, tapi juga Allah:
>
> "Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki BERGULAT dengan
> dia SAMPAI FAJAR MENYINGSING. KETIKA ORANG ITU MELIHAT, BAHWA IA TIDAK
> DAPAT
> MENGALAHKANNYA, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal
> paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. Lalu kata orang
> itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub:
> "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."
> Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." Lalu
> kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel,
> sebab ENGKAU TELAH BERGUMUL MELAWAN ALLAH DAN MANUSIA, DAN ENGKAU MENANG."
> (Kejadian (Pergumulan Yakub dengan Allah 32:24-30))
>
> Hal ini berbeda dengan Islam yang mengakui kekuasaan Tuhan:
>
> "...Jika Tuhan menghendaki, Dia bisa memusnahkan kamu semua dan menggantimu
> dengan makhluk yang baru. Demikian itu tidak sukar bagi Allah."
> (Ibrahim:19-20) "...Allah Maha Kuasa di atas segalanya" (Al Baqarah 106).
>
> Pengakuan Yesus bahwa Dia Bukan Tuhan
>
> "Yesus mendekati mereka dan berkata, "KepadaKu telah Diberikan segala kuasa
> di sorga dan di bumi" (Matius 28:18) Jika Yesus cuma diberikan kuasa,
> tentulah ada yang lebih Maha Kuasa yang MEMBERIKAN KUASA tsb kepada Yesus.
> Dan itu tidak lain Allah SWT.
>
> "Aku TIDAK DAPAT BERBUAT APA2 dari diriKu sendiri; Aku menghakimi sesuai
> dengan apa yang Aku dengar..." (Yohannes 5:30) "... Aku mengusir setan
> dengan kuasa Allah..." (Lukas 11:20) "... Lalu Yesus menengadah ke atas (ke
> arah sorga) dan berkata, "Bapa, Aku mengucapkan syukur kepada-Mu, karena
> Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu bahwa Engkau selalu MENDENGARKAN
> AKU, tetapi oleh orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku
> mengatakannya (dengan keras), supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang
> telah mengutus Aku..." (Yohannes 11:41-43)
>
> Yesus itu menurut Islam adalah manusia yang diutus Allah sebagai Nabi
> seperti Nabi Muhammad, inilah penjelasan Al Qur'an yang mengkoreksi
> penyimpangan yang ada di Alkitab:
>
> "Ingatlah ketika Allah berfirman: Ya Isa anak Maryam, adakah engkau
> katakana
> kepada manusia: Ambillah aku dan ibuku menjadi Tuhan, selain daripada
> Allah?
>
> Isa menjawab, "Maha Suci Engkau ya Allah. Tak pantas bagiku mengatakan
> sesuatu yang bukan hakku. Jika kukatakan demikian, tentu Engkau
> mengetahuinya. Engkau mengetahui apa2 yang dalam diriku dan aku tiada
> mengetahui apa yang ada pada diri (zat) Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
> Mengetahui segala yang ghaib. Tiadalah kukatakan kepada mereka, melainkan
> apa2 yang telah Engkau perintahkan kepadaku, yaitu: Sembahlah Allah,
> Tuhanku
> dan Tuhanmu, dan aku menjadi saksi atas mereka, selama aku hidup bersama
> mereka Tatkala engkau mewafatkanku. Engkaulah pengawas mereka. Engkau
> menjadi saksi atas tiap-tiap sesuatu." (Al Maidah:116-117)
>
> Alkitab sebenarnya dan Al Qur'an menyatakan Tuhan itu satu:
>
> "Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa TUHANLAH ALLAH, TIDAK ADA
> yang lain KECUALI DIA" (Ulangan 4:35)
>
> "Katakanlah: Tuhan itu satu!" (Al Ikhlas 112:1)
>
> Yesus Tidak Tahu Tentang Hari Kemudian
>
> "Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu,
> malaikat-malaikat di sorga tidak, dan ANAKPUN TIDAK, hanya Bapa saja"
> (Markus 13:32)
>
> Tuhan Tidak Mengenal Musim Buah
>
> "Dan dari jauh ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya
> untuk melihat kalau-kalau ia mendapat apa-apa dari pohon itu. Tetapi waktu
> ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab
> MEMANG BUKAN MUSIM BUAH ARA" (Markus 11:13)
>
> Jadi jika Tuhan menurut pandangan Islam itu Maha Tahu, bahkan tak ada
> sehelai daunpun yang gugur tanpa Dia mengetahuinya, maka Alkitab
> menceritakan bagaimana "Tuhan" Yesus tidak tahu kalau saat itu bukan musim
> buah Ara. Padahal jangankan Tuhan, manusia seperti Petanipun tahu kalau
> sedang tidak musim buah Ara, maka tidak akan didapati buahnya. Tapi
> sayangnya "Tuhan" Yesus yang seharusnya Maha Tahu, TIDAK MENGETAHUI hal
> ini,
> dan terus berjalan mendekati pohon Ara tsb.
>
> Dari ayat di atas jelas Yesus bukan Tuhan, karena dia tidak Maha
> Mengetahui.
> Tuhan di dalam Islam adalah Maha Kuasa dan Maha Mengetahui. Coba lihat
> bagaimana Al Qur'an menggambarkan kebesaran Tuhan. Sesungguhnya mustahil
> jika Tuhan itu ilmunya kalah daripada para petani yang tidak lebih dari
> makhluk ciptaannya:
>
> "... Yang mengetahui segala yang tersembunyi dan yang nyata, dan Dia Maha
> Bijaksana lagi Maha Mengetahui." (6 Al An'aam:73) "Di sisi Allah segala
> anak
> kunci yang ghaib. Tiadalah yang mengetahuinya, kecuali Dia sendiri. Dia
> mengetahui apa2 yang ada di daratan dan di lautan. Tiadalah gugur sehelai
> daun pun, melainkan Dia mengetahuinya. Dan tiada sebuah biji dalam gelap
> gulita perut bumi dan tiada pula benda yang basah dan yang kering,
> melainkan
> semuanya itu dalam Kitab yang terang." (Al An'aam 6:59).
>
> Anak Allah Selain Yesus:
>
> "anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah" (Lukas 3:38) Melkisedek tidak
> berbapa beribu, dan sama dgn Yesus (Ibrani 7:3)
>
> Baca juga Kejadian 6:2-4, Mazmur 2:7, Roma 8:14. Pada Injil Yohannes
> 5:19-47
> (Kesaksian Yesus Tentang diri-Nya) dan juga Ibrani, begitu banyak
> pertentangan tentang konsep Trinitas ini.
>
> 2. PENEBUSAN DOSA MANUSIA DENGAN PENYALIBAN YESUS
>
> Dalam ajaran Kristen yang diajarkan oleh Paulus, seluruh manusia berdosa
> karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, memakan buah terlarang. Hal ini
> bukan saja bertentangan dengan Al Qur'an, tapi juga bertentangan dengan
> ajaran Alkitab itu sendiri:
>
> "Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut
> menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan
> anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang
> fasik akan tertanggung atasnya" (Yehezkiel 18:20)
>
> Hal ini dibenarkan oleh Al Qur'an:
>
> "Orang yang berdosa, tiada memikul dosa orang lain. Dan tiadalah untuk
> manusia, melainkan apa-apa yang dia usahakan" (An Najm 53:38-39)
>
> Jadi tak mungkin Tuhan bersikap tidak adil, misalnya si Fulan membunuh
> seseorang, kemudian anak serta cucunya dan seluruh keturunannya yang belum
> lahir ketika pembunuhan terjadi ikut mewarisi dosanya, dan harus ikut
> dibunuh.
>
> Jadi konsep bahwa Yesus turun ke dunia untuk menebus dosa seluruh manusia
> hanya karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, makan buah terlarang itu
> jelas bertentangan dengan akal dan nilai2 keadilan. Lagi pula haruskah dosa
> warisan tsb ditebus dengan dosa yang lebih besar, yaitu menyalib Yesus?
> Kemudian jika Penyaliban itu dianggap keharusan untuk menebus dosa manusia,
> kenapa Yudas Iskariot di Alkitab (Markus 14:10;Matius 26:14;Lukas 22:3)
> disebut sebagai pengkhianat? Bukankah dia telah membantu terjadinya
> penyaliban tsb?
>
> Jika Yesus memang bersedia disalib, kenapa dia menyebut Yudas pengkhianat,
> dan kenapa dia memanggil-manggil Tuhan:
>
> "Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama
> sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan
> Aku?" (Markus 15:34).
>
> Lagipula jika jiwa Yesus itu benar2 Tuhan, tentulah jiwanya sanggup menahan
> itu. Bukankah banyak orang2 seperti suku Indian yang dapat menahan siksa
> dan
> diam saja ketika disiksa?
>
> Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun, dia mengampuni hambanya yang
> bertobat:
>
> "Kemudian Adam memperoleh beberapa kalimat dari Tuhannya (ia minta ampun),
> lalu Allah menerima taubatnya, sesungguhnya Dia Penerima taubat lagi
> Penyayang." (Al Baqarah 2:37)
>
> "Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan
> berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran,
> ia pasti hidup, ia tidak akan mati" (Yehezkiel 18:21)
>
> 3. PERTENTANGAN AYAT ALKITAB (Tanda Pemalsuan)
>
> Pada 2 Samuel 24:13 disebut 7 tahun kelaparan, sementara di 1 Tawarikh
> 21:11-12 cuma 3 tahun.
>
> So Gad came to David, and said unto him, Thus saith the LORD, Choose thee
> Either three years' famine; or three months to be destroyed before thy
> foes,
> while that the sword of thine enemies overtaketh thee; or else three Days
> the sword of the LORD, even the pestilence, in the land, and the angel of
> the LORD destroying throughout all the coasts of Israel. Now therefore
> advise thyself what word I shall bring again to him that sent me. (2
> Chronicles 21:11-12)
>
> So Gad came to David, and told him, and said unto him, Shall seven years
> of famine come unto thee in thy land? or wilt thou flee three months before
> thine enemies, while they pursue thee? or that there be three days'
> pestilence in thy land? now advise, and see what answer I shall return to
> him that sent me. (2 Samuel 24:13)
>
> Pada versi Inggris, King James Version of the Bible dari www.bible.com,
> pertentangan ini masih ada, tapi pada Alkitab terbitan Lembaga Alkitab
> Indonesia, tahun 1999, ternyata pertentangan ini "dikoreksi" sehingga masa
> kelaparan jadi 3 tahun saja. Benar2 aneh? Setelah ribuan tahun salah, di
> Indonesia kesalahan itu akhirnya "direvisi." Jangan2 yang benar malah 7
> tahun, he he he...:)
>
> Cerdik juga ahli Alkitab Indonesia ini dalam merubah2 ayat Alkitab mereka,
> sehingga "terlihat" benar!
>
> "Kemudian datanglah Gad kepada Daud, lalu berkatalah ia kepadanya:
> "Beginilah firman TUHAN: Haruslah engkau memilih: TIGA TAHUN kelaparan atau
> tiga bulan lamanya melarikan diri dari hadapan lawanmu, sedang pedang
> musuhmu menyusul engkau, atau tiga hari pedang TUHAN, yakni penyakit
> sampar, ada di negeri ini dan malaikat TUHAN mendatangkan kemusnahan di
> Seluruh daerah orang Israel. Maka sekarang, timbanglah jawab apa yang harus
> kusampaikan kepada Yang mengutus aku" (1 Tawarikh 21:11-12)
>
> "Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan
> berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di
> negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan
> lawanmu, pedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah 3 hari
> penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan timbanglah,
> jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku" (2 Samuel 24:13)
>
> Pada 2 Tawarikh 36:9, Yoyakhin jadi raja pada umur 8 tahun, sementara pada
> 2
> Raja-raja 24:8 berumur 18 tahun.
>
> Jehoiachin was EIGHTEEN years old when he began to reign, and he reigned
> in Jerusalem three months. And his mother's name was Nehushta, the
> daughter of Elnathan of Jerusalem. (2 Kings 24:8)
>
> Jehoiachin was EIGHT years old when he began to reign, and he reigned
> three months and ten days in Jerusalem: and he did that which was evil in
> the sight of the LORD. (2 Chronicles 36:9)
>
> Pada versi Inggris, King James Version of the Bible dari www.bible.com,
> pertentangan ini masih ada, tapi pada Alkitab terbitan Lembaga Alkitab
> Indonesia, tahun 1999, ternyata pertentangan ini "dikoreksi" sehingga umur
> Yoyakhin jadi 18 tahun. Benar2 aneh? Setelah ribuan tahun salah, di
> Indonesia kesalahan itu akhirnya "direvisi." Jangan2 yang benar malah umur
> 8
> tahun!
>
> Pada 2 Samuel 24:1 TUHAN yang menghasut Daud, tapi pada 1 Tawarikh 21:1
> IBLIS yang menghasut Daud.
>
> "Bangkitlah pula murka TUHAN terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud
> melawan mereka, firman-Nya: "Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang
> Yehuda" (2 Samuel 24:1)
>
> "IBLIS bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung
> orang Israel" (1 Tawarikh 21:9)
>
> Perbedaan Iblis dengan Tuhan itu tentu jauh jauh sekali! Bagaimana kita
> tahu
> kalau sebenarnya orang Kristen sekarang ini tidak menyembah Iblis, kalau
> Alkitabnya mengandung kesalahan separah itu? Jangan2 sebenarnya Yesus itu
> sama sekali bukan Tuhan karena memang Alkitab mengandung kesalahan yang
> fatal.
>
> Oleh karena itulah Al Qur'an menyebut orang2 Kristen adalah orang2 yang
> sesat, karena meski Alkitab mereka jelas2 salah, tapi mereka tetap
> mengikuti
> jalan yang salah.
>
> Pada 2 Samuel 10:18 Daud membunuh 700 ekor kuda dan 40.000 orang pasukan
> berkuda, sementara pada 1 Tawarikh justru 7000 ekor kuda dan 40.000 orang
> pasukan berjalan kaki.
>
> "Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh
> dari orang Aram itu TUJUH RATUS ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang
> pasukan berkuda. Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian,
> hingga ia mati di sana" (2 Samuel 10:18) "tetapi orang Aram itu lari dari
> hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu TUJUH RIBU ekor
> kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan BERJALAN KAKI; juga Sofakh,
> panglima tentara itu dibunuhnya" (1 Tawarikh 19:18)
>
> Lihat perbedaan di atas, ada orang Kristen yang berargumen bahwa jika si A
> melihat pertemuan kemudian pulang ketika jumlah peserta ada 700, sementara
> si B baru pulang setelah jumlah peserta ada 7000, maka jika si A menulis
> 700
> dan si B 7000, maka tidak ada pertentangan. Dua2nya benar.
>
> Tapi hal di atas menunjukkan bahwa Alkitab itu bukan firman Tuhan yang
> dicatat oleh manusia. Tapi sekedar catatan sejarah menurut pemikiran
> manusia. Bedanya Alkitab dgn buku sejarah pada umumnya adalah, Alkitab
> mengandung banyak kesalahan yang tidak konsisten, sedang buku sejarah
> tidak.
>
> Pada 2 Tawarikh 9:25, Sulaiman punya 4.000 kandang, sementara pada 1
> Raja-raja 4:26 ada 40.000.
>
> "Salomo mempunyai juga EMPAT RIBU kandang untuk kuda-kudanya dan
> kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam
> kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem" (2 Tawarikh 9:25) "Lagipula
> Salomo mempunyai kuda EMPAT PULUH RIBU kandang untuk kereta-keretanya dan
> dua belas ribu orang berkuda" (1 Raja-Raja 4:26)
>
> Betapa menyedihkannya perbedaan dan kalimat di atas.
>
> Jika Alkitab benar2 diturunkan Allah, tentu tidak ada pertentangan. Ini
> bukti adanya kesalahan manusia, karena budaya menulis belum ada ketika itu
> (alat tulis berupa batu), cuma mulut ke mulut, dan tak ada yang mampu
> menghafal Alkitab sebagaimana Al Qur'an.
>
> Yang parah lagi adalah, bagaimana Lembaga Alkitab Indonesia berusaha
> menutupi pertentangan2 Ayat Alkitab tsb dengan melakukan penipuan, yaitu
> merubah2 ayat yang katanya merupakan ayat suci.
>
> Jelas hal di atas menunjukkan adanya campur-tangan manusia dari dulu hingga
> sekarang. Dulu dari benar dirubah jadi salah. Sekarang mereka berusaha
> menutupi pertentangan ayat dgn "mengkoreksinya."
>
> Secara ilmiah, etiskah hal tsb? Apa yang menjamin bahwa pilihan LAI itulah
> yang tepat, misalnya dgn memilih 3 tahun, dan bukan 7 tahun kelaparan?
>
> Kemudian bagaimana dgn perbedaan antara Tuhan dan Iblis pada beberapa ayat?
>
> Jelas Alkitab yang banyak pertentangan dan dirubah2 oleh manusia itu sudah
> tidak suci lagi, sedangkan Al Qur'an sudah dijamin keasliannya oleh Allah,
> karena dari dulu hingga sekarang, selalu ada hafidz (orang yang hafal Al
> Qur'an) sehingga jika ada perubahan satu katapun, mereka akan segera
> mengkoreksinya.
>
> Untuk masuk Al Azhar, anda harus hafal Al Qur'an, sementara untuk bisa
> lulus
> PTIQ (Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an) di Jakarta anda juga harus hafal Al
> Qur'an, belum lagi di seantero dunia. Lewat merekalah keaslian Al Qur'an
> akan terus terjaga.
>
> -Forum Kebenaran Sejati
>
> Mohon tulisan ini disampaikan kepada keluarga dan teman dekat anda.
> Sampaikanlah walau 1 ayat!
>
> Referensi: Al Qur'an; Alkitab (Lembaga Alkitab Indonesia, 1999) Untuk
> Pertentangan ayat Alkitab, baca King James Version of Bible di
> www.bible.com, karena di Alkitab edisi 1999, pertentangan itu dihilangkan.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke