"soft power policy", istilah resminya, seperti saya tulis dalam posting 
beberapa hari lalu.

~a~

Sent from ANB's BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Lestyaningsih, Tri Budi (Ning)" <ning...@chevron.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Fri, 21 May 2010 11:00:45 
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Politik di Balik Kecantikan Miss USA & Miss Universe

Tulisan menarik.. Kalau tidak salah, ini kurang lebih sama dengan
analisa mas Dwi di email sebelumnya bahwa pemenang miss USA adalah
karena politik smart power-nya OBAMA, sebagai upaya untuk mengambil
simphaty umat Islam..

Wallahua'lam.
-Ning

http://www.detiknews.com/read/2010/05/21/085709/1361232/103/politik-di-b
alik-kecantikan-miss-usa-miss-universe?881103605

Jumat, 21/05/2010 08:57 WIB
Politik di Balik Kecantikan Miss USA & Miss Universe
Fitraya Ramadhanny - detikNews


Jakarta - detikhot awal pekan ini melansir Rima Fakih menjadi muslim
pertama yang menang Miss USA 2010. Pemilihan Miss USA dan juga Miss
Universe, adalah dua momen yang tidak boleh saya lewatkan, tapi itu
bukan karena  paras cantik dan bodi aduhai.

Percaya atau tidak, saya punya cara pandang yang sama sekali berbeda
terhadap ajang adu kecantikan itu. Ketika orang mengagumi paras, bodi
aduhai, atau mungkin juga kecerdasan mereka, buat saya, itu semua tidak
penting. Miss USA dan Miss Universe, buat saya hanya bermakna tunggal,
POLITIK.

Menurut saya, Miss USA dan nanti dilanjutkan Miss Universe adalah cara
paling sederhana untuk memahami garis-garis  kebijakan politik Paman
Sam. Miss USA adalah potret kebijakan politik  dalam negeri, Miss
Universe adalah potret kebijakan politik luar negeri. Itu semua untuk
satu tahun ke depan setelah sang putri kecantikan terpilih.

Tidak percaya? Lebih baik kali ini Anda percaya. Mari kita mulai urai
analisanya:

Komunikasi politik, adalah elemen paling penting dalam strategi politik
di Amerika. Pencitraan menjadi senjata paling ampuh untuk menentukan
baik buruknya sesuatu. Dan peran tunggal pencitraan diserahkan kepada
MEDIA. Tentu sudah banyak Anda tahu betapa gurita media AS juga
menjalankan tugas propaganda, terutama televisi.

Namun, yang belum banyak kita sadari, pesan tersembunyi banyak
disusupkan dalam beraneka program televesi, dan itu bukan dalam berita.
Percayalah, Gedung Putih sudah tahu gambar apa yang harus muncul di
depan mata Anda. Mulai dari wajah orang sampai latar belakang. Semua
bisa menanamkan pesan di benak anda.

Miss USA dan Miss Universe dalam 4 dekade terakhir, telah menjadi alat
propaganda yang efektif. Gadis-gadis yang terpilih sebagai ratu
kecantikan, jangan cuma dilihat sebagai individu. Mohon kiranya bisa
melihat mereka dengan berbagai agenda politik yang bisa disimbolkan
lewat daerah asal, etnisitas, bahkan nama mereka.

Terus terang biasanya saya langsung fokus dengan Miss Universe karena
kebijakan politik luar negeri AS lebih menarik dan berdampak banyak dari
pada urusan dalam negeri mereka. Sebelum saya memberikan contoh, ini dia
prinsip paling dasar untuk menonton acara penobatan Miss Universe
menurut saya:

1. Top 10 Finalis Miss Universe dipilih dari negara-negara yang
mendapatkan apresiasi Gedung Putih untuk satu tahun yang sudah berlalu.
Biasanya negara-negara yang tunduk pada tekanan AS, memberikan pintu
lebar untuk masuknya perusahaan-perusaahaan asing, atau negara binaan AS
yang harus mendapatkan publikasi.

2. Top 5 Finalis Miss Universe dipilih dari negara-negara yang akan
menjadi fokus perhatian Gedung putih untuk tahun ini. Mereka akan
menjadi target pendekatan karena kepemilikan minyak dan gas, beraneka
bahan tambang, lokasinya penting secara geografis, atau negaranya
penting untuk dijadikan sekutu.

3. Miss Universe dipilih dari satu negara yang menjadi negara fokus yang
akan diberikan pencitraan oleh AS. Negara ini akan didekati
habis-habisan, untuk mendukung kebijakan politik luar negeri AS.

OK! Sekarang saya mau ingatkan, pemilihan Miss Universe tidak bisa lepas
dari situasi politik internasional, dan nasional untuk kasus Miss USA.
Ayo kita masuk ke contoh, rumusannya kita buat begini: Situasi politik
internasional dulu, baru kita lihat siapa Miss Universe-nya.

2004
George W Bush sudah empat tahun mengobarkan perang melawan terorisme,
sebentar lagi Pilpres di AS dan Bush harus bertahan. Afghanistan sudah
takluk dan ladang minyak sudah dibagi-bagi. 'Perang melawan terorisme'
memasuki babak pre-emptive action dengan menyerbu Irak. Inggris yang
jadi sekutu loyal, terus dihantam protes dalam negeri meminta tentara
dipulangkan. AS butuh sekutu tambahan untuk dibujuk mengirim anak muda
mereka untuk dikorbankan di Irak.

Miss Universe: Jennifer Hawkins dari Australia

2007
Kavling minyak di Irak juga sudah dibagi-bagi rata untuk para sponsor
perang. Sekarang Bush ingin menghantam Ahmadinejad dari Iran. Namun
setelah beberapa tahun, Ahmadinejad terus bertahan, sementara Kim Jong
Il juga mulai jahil di Korea Utara. Bush menyebut mereka Evil Axis,
Poros Setan. Sementara tinggal 1 tahun tersisa, Ahmadinejad tidak juga
goyah. Bush memutuskan melepas Ahmadinejad dan memilih menahan Kim Jong
Il. Butuh sekutu yang bertetangga dengan Korea Utara dan bisa dibujuk
agar mengeluarkan kebijakan diplomasi keras untuk Korea Utara.

Miss Universe: Riyo Mori dari Jepang

2008-2009
Krisis ekonomi global sudah dirasakan dampaknya. Harga minyak membumbung
tinggi. AS sedang berganti presiden. Irak rupanya tidak bisa jadi
jaminan. Pembakaran ladang minyak sudah membuat mereka pusing, dan sudah
ribuan tentara AS mati sia-sia. Situasi sulit untuk Bush (2008) dan
Obama (2009). Untuk mengamankan perekonomian, siapapun harus bisa
memegang minyak. Minyak yang aman ada di Amerika Latin. Bisa didapat
tanpa perang, namun para kepala negaranya benci dengan AS, jadi perlu
dibujuk.

Miss Universe: 2008 - Dayana Mendoza dan 2009 - Stefania Fernandez,
keduanya dari Venezuela

Masih kurang buktinya? Ayo kita lihat untuk skala mikro: Miss USA. Kalau
Miss USA ini untuk urusan politik internal Amerika saja.

2008
Tahun terakhir pemerintahan Bush. Popularitasnya terjun drastis. Publik
sudah lelah dengan perang Irak. Krisis ekonomi merajalela. Pemerintah
butuh dukungan dari kelompok lain di luar White-Anglo-Saxon-Protestant.
Mereka harus diangkat-angkat biar mau mendukung pemerintah.

Miss USA: Crystle Stewart (Afro-American)

2010
Tahun kedua pemerintahan Obama. AS berusaha memperbaiki citra
internasional akibat 10 tahun perang melawan terorisme. Obama yang
keturunan Kenya, sempat menjadi Muslim, merasa punya modal untuk
menyelamatkan muka USA di hadapan negara muslim. Obama pidato di Kairo
memuji dialog Islam dan Barat. Bulan Juni nanti Obama akan ke Indonesia,
negara Muslim terbesar. Sebelum ke Indonesia, harus ada kabar baik soal
Islam di dalam negeri Amerika.

Miss USA: Rima Fakih (Muslim)

Jadi pasang mata baik-baik, dan kita bisa meraba sepak terjang Amerika
dalam setahun ke depan. Bahkan bila data-data Anda sudah cukup, mungkin
Anda bisa memprediksi pemenang tahun depan, atau bahkan menebak kapan
Putri Indonesia juara Miss Universe.

Bagi saya, Putri Indonesia berpeluang masuk Top 10 tahun ini bersama
Mesir. Soal juara Miss Universe, mungkin itu bergantung hasil kunjungan
Obama ke Indonesia, bulan Juni mendatang.

*) Fitraya Ramadhanny adalah wartawan detikcom. Tulisan ini merupakan
opini pribadi dan tidak mewakili pendapat perusahaan tempat penulis
bekerja.


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke