pak kartono mohamad yang baik,
kadang-kadang saya juga berpikir, mungkinkah untuk anggota MUI periode 
selanjutnya, bisa dibuat proses seleksinya seperti penyaringan anggota 
KPI, KPK, atau komisi-komisi nasional lain yang mewartakan calon-calon anggota 
ke publik sehingga publik bisa tahu siapa saja yang menjadi calon anggota MUI, 
dan memberikan masukan mereka tentang calon itu?

jika untuk urusan penyiaran saja, penyaringan anggota KPI bisa dilakukan begitu 
rupa sehingga publik sangat terlibat, selayaknya untuk MUI yang lingkup 
kerjanya lebih luas, partisipasi masyarakat juga bisa dilibatkan dengan lebih 
masif, bukan?

mungkin ada saran dari bapak, atau kawan-kawan lain yang lebih berpengalaman 
dan mengerti tentang pola seleksi/rekruitmen anggota MUI?

salam,

akmal n. basral
 minds are like parachutes. they work best when open. 




________________________________
From: "kmj...@indosat.net.id" <kmj...@indosat.net.id>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Fri, May 21, 2010 11:20:01 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] MUI ---dan---- Issue2 Utama Umat Islam 
Indonesia.(kimiskinan )

  
MUI harus membuktikan integritas dirinya dalam soal fatwa. 
Tuduhan bahwa ada kepentingan lain dalam mengeluarkan fatwa 
harus dibantah. 
Yang kedua, MUI dibiayai oleh negara, jadi oleh pembayar 
pajak, baik Islam maupun bukan. MUI harus menyatakan 
pendiriannya dalam soal itu dan mempertanggung jawabkannya 
secara transparan kepada rakyat.
KM
PS: berita bahwa filter rokok mengandung darah babi sudah 
ramai, mengapa kali ini MUI diam saja? Sementara mengenai 
vaksin yang diduga mengandung babi, meskipun sudah 
dijelaskan dan diterima oleh negara-negara yang mayoritas 
Islam lainnya, termasuk Arab Saudi, masih saja diributkan. 
Bahkan terdengar permintaan agar MUI diundang ke pabrik 
vaksin untuk melihat sendiri. Apa kalau melihat ke pabrik 
vaksin bisa tahu yang mana yang mengandung babi dan yang 
mana yang tidak? Di sana pasti tidak akan ada berkeliaran 
babi atau daging babi.
KM

----Original Message----
From: an...@yahoo.com
Date: 21/05/2010 10:35 
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Subj: Re: [wanita-muslimah] MUI ---dan---- Issue2 Utama 
Umat Islam Indonesia.(kimiskinan )

sebagian isi posting uncle abdul yang menyangkut peran 
mui, saya setuju. 

sebagian isi lainnya menyangkut penceramah yg menerima 
amplop sesudah memberi ceramah, apa dasarnya disebutkan 
haram?

(sama saja dengan seseorang yg diminta jadi dosen tamu, 
lalu setelah mengajar dibayar, bukan?)

malah seyogyanya umat yang harus sering diingatkan untuk 
lebih banyak menyumbang/sedekah, infak, salah satunya 
supaya bayaran untuk penceramah lebih baik, sebab meski 
sang penceramah sudah ikhlas memberikan ilmunya, masak umat 
maunya gratisan terus buat ilmu berguna yang mereka 
dapatkan?

kalau sumbangan lebih banyak dianggap memberatkan umat? 
solusinya ya kembali kita, sebagai umat, harus bekerja 
lebih keras.

martabat para penceramah, guru, harus dimuliakan selalu 
uncle abdul.

salam,

~a~

Sent from ANB's BlackBerry®

-----Original Message-----

From: "abdul" <latifabdul...@yahoo.com>

Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com

Date: Fri, 21 May 2010 02:34:18 

To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>

Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com

Subject: [wanita-muslimah] MUI ---dan---- Issue2 Utama 
Umat Islam Indonesia.(kimiskinan )

Bismilahirrahmanirrahiim.

Saya sangat prihatin melihat masarakat kita Indonsia

terutama umat Islam yg jumlahnya 90% dari penduduk 
Indonesia

yang lemah ekonomi, gaji yang rendah,lapangan kerja yg 
terbatas

Dan masih banyak anak2 yg berliaran di jalan2 tanpa 
mendapat

pendidkan yang dasar..

MUI adalah orang yang tahu akan agama, dekat dgn umat 
Islam

sudah seharusnya MUI merobah cara dakwah dari fokus dakwah

==haram dan halal== serta dakwah ==tauhid== kepada 
Dakwah 

motivasi ekonomi dan technology.

Kalau sekiranya MUI menyampaikan peringatan2 ALLAH bahwa;

1..umat Islam wajib berkerja keras sampai dia dipanggil 
kembali

oleh ALLAHdan di dijadikan ketanah kembali.

2. Umat Islam terutama orang2 tua baik ibu maupun ayah

Wajib bekerja keras dan meninggalkan warisan sebanyak

mungkin utk anak2 dan cucu2 serta masarakat..

Power of ALLAH words sangat memegang perana penting dan

umat Islam kalau di sampaikan ayat2 ALLAH kpd mereka

,mereka merasa takut untuk bermalas malas dan hidup

sederhana,apa adanya saja..

MUI juga haruslah memberian cotoh dalammencari nafkah

sebagaiman rasul dan Istrinya berniaga.

Jauhi mencari nafkah dengan menyampaikan dakawah kemudian

mendapat uang enflop....uang itu adalah haram.

Ayat2 ALLAH dilarang dijual kpd masarakat,harus dgn ikhlas

menyampaikan ayat2 ALLAH kpd jemaah atau umat islam.

Kita banyak melihat khotip2 dan usztad2 yang mendapatkan

enflop dari pimpinan mesdjid2 setelah memberikan ceramah2

Oleh karena itulah umat islam kita miskin karena ulama2nya

mencari nafkah dgn jalan haram.

===============================================

Bismilahirrahmanirrahiim,

Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh 
Allah, maka ikutilah

petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah 
kepadamu dalam menyampaikan

[Al Qur'an]". Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan 
untuk segala umat.

QS6:(90)

Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan 
mereka adalah orang-orang

yang mendapat petunjuk.QS 36: (21)

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-
ajakan itu; upahku

tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. QS. 26:109)

Kalau kita perhatikan perintah2 atau peraturan2 ALLAH 
diatas itu jelaslah bagi

kita bahwa ustad2 atau khotip2 yang memberikan dakwah di 
mesdjid2,seminra2 dan

dlm pengajian2 Islam dalam menyampaikan wahyu2 ALLAH tidak 
dibenarkan oleh ALLAH

swt untuk menerima uang dari jemaahnya.TITIK.

============================================

Semoga ayat2 peringatan ALLAH diatas itu dapat menggah 
aqidah kita

kejalan yang benar..

Mari kita sampaikan beramai2 kpd usztad2 dan ulama2 kita,

salam

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, 
maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-
muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.
com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-
sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke