SEBAIK2 TEMPAT ADALAH MASJID DAN SEJELEK2NYA ADALAH PASAR ( MAAL DLL. )


HIDUPKAN DAN TEGUHKAN SUNNAH NABI DIAKHIR ZAMAN INI,

NISCAYA PAHALANYA AKAN SETARA DENGAN 100 ORANG YANG MATI SYAHID




Para sesama forum Wanita Muslimah, MAAF ARTIKEL DIULANG TADI BELUM SELESAI 
sudah terkirim tanpa sengaja .....




Dengan Sunnah Nabi yang dihidupkan dan diteguhkan kembali, niscaya 
kemungkaran2 yang semakin merebak dinegeri yang terpaksa menjalani DUALISME 
PERADABAN 
( 
ISLAM DAN BARAT ) ini ... akan semakin dapat dihabisi .. Insya Allah... amiin 
...





MASJID



Masjid adalah Rumah Allah SWT. ... tempat yang sangat mulia bagi orang2 yang 
Mukmin dan ini banyak tidak disadari dizaman yang penuh kemaksiatan ( dosa2 ) 
sekarang... 

Allah SWT. perintahkan untuk 
memakmurkan masjid yang berarti meramaikan dengan orang2 yang sibuk 
dengan pengabdian pada Allah SWT. didalamnya ..



Karena rumah Allah, maka Masjid dianggap sebagai tempat yang sangat suci -
 siapa yang masuk ke Masjid berarti dia adalah tamu2 Allah SWT.



1.   Masuklah masjid dengan niat 'itikaf.



2.   Masuk Masjid diwajibkan berwudhu ( berarti suci dari hadas besar dan 
hadas kecil ) terlebih dahulu.



3.   Sunnah masuk pintu masjid - lakukan dengan mendahulukan ( langkah ) kaki 
kanan 
masuk ruangan masjid itu, sambil di Sunnahkan pula ucapan salam pada yang 
diamanahkan Allah SWT. pertama kali -
 yaitu untuk Nabi Muhammad SAW. sebagai pemimpin kita yang abadi .. dalam 
bentuk do'a, yaitu :



" Bismillaahi wa Salaamu Rasuulullaahi Sallallaallaahu 'alaihi wassalaama - 
Allaahummaghfirlii dzunuubii maftah li 
abwaba rahmaatika ".


artinya  :  Dengan menyebut nama Allah dan Salawat serta salam kepada 
Rasulullah - Yaa 
Allah ampuni aku dan sucikan aku, bukakanlah bagiku Pintu2 Rahmat-Mu.

     Nanti pada saat keluar Masjid di Sunnahkan ucapan salam juga :

"Bismillaahi wa Salaamu Rasuulullaahi Sallallaallaahu 'alaihi wassalaama. 
Allaahummaghfirlii dzunubii maftah li 
abwaba fadhlika ".

artinya  :  Dengan menyebut nama Allah dan Salawat serta salam kepada 
Rasulullah - Yaa 
Allah ampuni aku dan sucikan aku, bukakanlah bagiku Pintu2 Karunia-Mu.


4.   Ketika sudah didalam masjid di Sunnahkan melakukan Shalat Sunnah Tahiyatul 
Masjid 2 raka'at.





Sabda Nabi SAW:


إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ 
يَجْلِسَ

“Apabila salah seorang daripada
kamu masuk ke masjid, maka hendaklah dia melakukan rukuk (shalat) sebanyak dua
rakaat sebelum dia duduk” (H.R. Bukhari-Muslim)

      
Karena kalau kita datang kerumah orang - tentu kita ucapkan salam ( 
assalaamu'alaikum ) sampai ada jawaban penghuni rumah - baru kita diizinkan 
masuk ... 

Demikian pula masuk Masjid karena itu rumah Allah SWT. ucapan salam itu 
diaplikasikan dalam bentuk shalat Sunnah Tahiyatul Masjid - sebagai ucapan 
salam kepada Allah SWT ... Itulah maknanya agar jangan kita masuk masjid 
langsung duduk begitu saja sambil tengok kanan-kiri atau melamun ..

Batas waktu mulai shalat Tahiyatul Masjid - adalah seolah sudah shalat dua 
raka'at. Hal ini untuk memberikan kesempatan kita melakukan terlebih dahulu 
Shalat Sunnah Syukur Wudhu 2 raka'at - karena bagaimanapun juga dengan niat 
'itikaf di Masjid - kita kadang2 akan berwudhu dulu di masjid tersebut, sebelum 
melakukan shalat Sunnah Tahiyatul Masjid untuk menyempurnakan hadirnya kita di 
masjid.

Perhatian : Shalat Tahiyatul Masjid di Sunnahkan harus diulang - apabila kita 
keluar dari batas bangunan Masjid - apakah itu mau ke kamar mandi - a.l. ulang 
wudhu yang tempatnya diluar masjid - ke warung mau beli minuman - dsb. meskipun 
terjadinya setiap jam-pun ..

Ada pengganti Shalat Sunnah Tahiyatul masjid - apabila misalnya waktu tak 
memungkinkan - karena shalat Fardhu sudah akan dimulai - bacalah Tasbih 4 x 
( Subhaanallaahu wal hamdullillaah walaa ilaaha illallaah )

KEBERUNTUNGAN ORANG2 MUKMIN KE MASJID DENGAN NIAT 'ITIKAF.

1.   Melangkah menuju masjid - setiap langkahnya dicatat pahala ...
2.   Malaikat Rahmat senantiasa hadir menemani kita ...
3.   Masuk masjid didalamnya dengan niat 'itikaf - setelah shalat Sunnah Syukur 
Wudhu dan Tahiyatul Masjid ... duduklah dengan tertib tanpa mengangkat suara 
yang tak perlu - lakukan dzikir-tasbih dan berdo'a atau membaca Al Qur'an dan 
kitab2 Hadits atau pelajaran agama dll. sebagai cara2 mengingat Allah SWT 
selalu - ketika diluar waktu Khatib berkuthbah dalam shalat Jumu'ah itu .. 
Semua itu bentuk pengabdian di Rumah Allah SWT. .Banyak2 ibadah / shalat Sunnah 
- karena dapat menyempurnakan ibadah / shalat yang fardhu kita .Insya Allah 
pahala akan dicatat terus menerus - seolah2 seperti argo taxy ..selama kita 
berada di majid itu .. meskipun akhirnya ada yang tertidurpun, tetapi karena 
niatnya 'itikaf - yang tertidur tetap mendapat pahala - sebagai tamu2 Allah SWT.

Lain halnya bila niat ke Masjid memang ingin tidur enak, terutama diwaktu2 
istirahat kantor - biasa banyak pegawai dll. yang tidur diteras2 masjid di 
Jakarta ini - atau ada janji ketemu teman bisnis untuk berbincang lebih nyaman 
di Masjid. Allah SWT. sangat membenci mereka .. 

PERHATIKAN - jangan sekali2 menggunakan HP ( baik bicara ataupun SMS ) dalam 
masjid karena urusan dunia - matikan segera - Atau berbincang2 mumpung ketemu 
teman setelah shalat untuk urusan dagang dll. 

Hati2 Allah SWT akan perintahkan Malaikat untuk menghancurkan urusan dunia 
mereka .. mudah sekali ... akan sial sekali mereka ... demikian keras kemurkaan 
Allah SWT.

Oleh karena itu janganlah diremehkan Sunnah Nabi kita dalam kehadiran kita di 
Masjid, setiap saat Malaikat mencatat derajat yang tinggi disisi Allah SWT. 
terutama karena ibadah2 yang Sunnah.

Sebaliknya bagi orang2 yang tidak niat 'itikaf di Masjid - maka setiap saat 
Malaikat naik keatas mengadukan hal itu pada Allah SWT. Allah SWT. akan 
perintahkan Malikat turun untuk menghancurkan urusan dunia mereka ...

4.   Bersadaqah untuk masjid merupakan pahala yang luar biasa - bahkan 
menyumbang bohlam lampu yang putus - pahala dicatat selama lampu dipakai untuk 
menerangi masjid - Juga siapa membentangkan tikar ( sumbang sajaddah ) Malaikat 
akan mintakan ampun pagi-siang-sore-malam - selama tikar dipakai jama'ah ibadah 
- sehingga pahalanya pun dicatat terus menerus - mengalir terus ...

Membantu pembangunan masjid demikian pula - sumbang semen, batu, pasir, kayu 
dll, sadaqah / infaq jariyah ... pahala yang mengalir terus selama masjid 
digunakan ibadah para jama'ah ..

Demikian Allah SWT. memuliakan orang2 yang sangat peduli dengan Rumah Allah 
...sebagai tempat yang sebaik2nya bagi manusia ...



Sebaliknya :

PASAR atau MAAL, PERKANTORAN, BANDARA, TERMINAL, adalah sejelek2 tempat bagi 
manusia ..

Karena Pasar dll. tersebut tempat yang bebas sebagaimana tempat umum - campur 
aduk baik yang haram dan halal .. bukan Malaikat yang datang tetapi kebanyakan 
malahan para Syaithan2 ..

Orang2 bicara seenaknya .. bertengkar ..berteriak .. berbohong ..menipu 
..curang ..berolok2 .. mengejek .. marah2 ...selingkuh .. gembira ria di cafe2 
- Syaithan bersorak sorai meliput mereka 

Apalagi Maal zaman sekarang - meskipun dibuat sedemikian indah dan rapihnya 
..sama saja... berhati2lah ..sebagai tempat hiburan anda ..

Nah karena itu manfaatkan sesuai fungsinya - ingin membeli apa2 kebutuhan 
secukupnya - setelah itu cepatlah keluar - kalaupun tidak, ingatlah Allah SWT. 
dengan berdzikir - tasbih selalu ... karena kadang2 kalau sudah ada yang 
mengagumkan - kita menjadi lupa segalanya ... 

Masuklah pintu pasar / maal - di Sunnahkan mendahulukan kaki kiri, sebagaimana 
masuk WC .. tempat Syaithan2 berkumpul ...

Dan berdo'alah  - Yaa Allah ..lindungi aku dari kemaksiatan dan haram2 yang ada 
ditempat ini ..
" Allahumma innaa na'uudzubka minal ma'syiati wal haromii .. "

WALLAHU 'ALAM BISH SHAWAAB / ISMAIL







 ..








[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke