----- Original Message ----- 
From: "Ary Setijadi Prihatmanto" <ary.setij...@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, June 01, 2010 16:01
Subject: Re: [wanita-muslimah] Serangan pada Armada Kemanusiaan Awal Kesudahan 
Israel
 
Bagaimana dengan pembunuh bom bunuh diri yang meledakkan diri di tengah pasar, 
kerumunan orang, menggunakan wanita & anak-anak? Di daerah damai lagi? Apakah 
itu awal dari kesudahan mereka?
########################################################################
HMNA: (1/5)
Bom bunuh diri yang meledakkan diri di tengah pasar, kerumunan orang, 
menggunakan wanita & anak-anak itu punya dua kesalahan:
1. Meledakkan dirinya dengan bom bunuh diri
2. Meledakkan dirinya di tengah pasar, kerumunan orang, wanita & anak-anak
Silakan simak di bawah dengan kepala dingin
******************************************************
Fatwa Bom Syahid Dari Para Ulama Ahlus Sunnah
for everyone
Dikumpulkan oleh: Farid Nu'man
                Berikut ini akan saya kumpulkan fatwa-fatwa ulama dunia tentang 
bom syahid, yang ternyata merupakan pandangan jumhur (mayoritas) ulama, bahwa 
mereka memperbolehkannya. Hanya sedikit ulama(?) yang menyebutnya itu adalah 
bom bunuh diri. Sayangnya fatwa-fatwa Ulama Ahlus Sunnah  ini nampaknya juga 
tidak dihargai bahkan dilecehkan oleh kalangan reaksioner yang bermulut tajam, 
seperti dalam YOUTUBE.  

Fatwa Syaikh Muhammad Nashirudin al Albany Rahimahullah
 Didalam Shahih Mawarid Azh Zham'an oleh Syaikh al AlBany (dipublikasikan 
setelah beliau wafat), dia berkata pada bab kedua, halaman 119, setelah 
menjelaskan hadits populer Abu Ayyub, mengenai firman Allah walaa tulqu bi 
aydiikum ilat-tahlukah, dia berkata :
"Dan ini adalah kisah populer yang menjadi bukti yang sekarang dikenal sebagai 
operasi bunuh diri dimana beberapa pemuda Islam pergi lakukan terhadap 
musuh-musuh Allah, akan tetapi aksi ini diperbolehkan hanya pada kondisi 
tertentu dan mereka melakukan aksi ini untuk Allah dan kemenangan agama Allah, 
bukan untuk riya, reputasi, atau keberanian, atau depresi akan kehidupan"
Sumber: 
http://salafiharoki.wordpress.com/2008/01/22/fatwa-syaikh-al-bani-mengenai-bomb-syahid/
 Selanjutnya beliau juga berkata:
Ketika ditanya mengenai aksi bom Syahid Syaikh al Albany menjawab:
        Itu bukanlah bom bunuh diri, bunuh diri adalah dimana ketika seorang 
muslim membunuh dirinya untuk menyelamatkan diri dari kesusahan hidupnya atau 
sesuatu yang sama seperti itu, sejauh yang kamu tanyakan itu, itu adalah jihad 
untuk Allah, akan tetapi kita harus mempertimbangkan aksi ini tidak bisa 
dilakukan secara individual tanpa di desain oleh seseorang yang menjadi ketua 
yang mempertimbangkan apakah itu menguntungkan Islam dan kaum muslimin, dan 
jika Amir memutuskan untuk kehilangan mujahid tadi lebih 
menguntungkandibandingkan unuk menahannya, terutama jika hal itu menyebabkan 
kerusakan musuh, kemudian pendapat Amir tersebut terjamin bahkan walaupun si 
mujahid tadi tidak senang dengan dengan hal itu, maka dia harus mematuhinya..
Syaikh al Albany kemudian melanjutkan
Bunuh diri adalah salah satu dosa besar, ini jika seseorang mati karena dia 
menginginkan untuk ngakhiri dunianya., dan jika untuk berjihad maka itu 
bukanlah bunuh diri, didalam kisah para sahabat radhiallahu 'anhum sering 
dilakukan untuk melawan jumlah musuh yang besar oleh mereka..
Rekaman Audio: http://www.fatwa-online.com/audio/other/oth010/0040828_2.rm
########################################################################


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke