Itu kan fenomena yang membayangkan bahwa sebagian ummat Islam kalau bukan 
sebagian besar, masih terpuruk dalam kebodohan.  Yang juga nggak kalah anehnya 
wong arab elite itu, di saat middle east booming dengan oil money pun, 
Palestinian masih terpuruk.

I was thinking outloud, ngapain juga menolong orang yang nggak mau menolong 
dirinya sendiri?  Kalau niatnya kemanusiaan dan muslim brotherhood, di Africa 
itu sodara2 kita jauh lebih banyak dan jauh lebih menyedihkan - dimana fenomena 
Afrika berbeda terbalik dengan perkembangan the rest of the world.  

Tapi kemudian kupikir lagi, fenomena dunia fana termasuk konflik, melahirkan 
proses yang 'alamiah', dimana kita mencapai sukses kalau tetep sabar mengikuti 
proses alamiah ini, dengan keyakinan yang utuh sejati.

Contohnya, walaupun aku nggak ngerti jalan pikiran aktivis kita yang ke Gaza 
itu lantaran berniat membebaskan Jerussalem - yet, she/he is part of the change.

Sehingga kalau mayoritas kita tetap dalam jalur bantuan kemanusiaan, dan dunia 
berhasil menekan Israel untuk memainkan strategi yang matching, yaitu diplomasi 
kemanusiaan - paling nggak mereka akan naik dan berada dalam level playing 
field yang sama.  Proses transformasi itu membutuhkan real action.    

Jadi, kalau Pak HMNA itu misalnya nggak tegas atau malah mensupport perjuangan 
kekerasan ala Hamas,  dia sama saja dengan Israel garis keras, keduanya dalam 
tingkatan atau maqam di bawah sono hehehe - jadi fossil...:-)

salam
Mia


--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Ary Setijadi Prihatmanto" 
<ary.setij...@...> wrote:
>
> Saya juga optimis skenario seperti itu mbak Mia,
> 
> Kelompok-kelompok dengan ideologi kematian ini akan jadi punah, karena mmg 
> tidak "islami", 
> tidak sesuai dengan fitrah ;-)
> 
> Masalahnya jangan sampai yang tidak termasuk mereka itu jadi korban cara 
> mereka2 ini.
> Oleh karena itu, jaga diri dan keluarga jangan sampai jadi korban kelompok2 
> aneh itu.
> :-)
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: aldiy 
>   To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
>   Sent: Thursday, June 03, 2010 1:33 PM
>   Subject: [wanita-muslimah] Re: Serangan pada Armada Kemanusiaan Awal 
> Kesudahan Israel
> 
> 
>     
>   Saya ngliat trend ke depan kira-kira gini. Bom bunuh diri Hamas, serangan 
> missile ke Tel Aviv, dll itu nggak berhasil. Israel makin menguatkan 
> securitynya, sedangkan negara lain nggak bersimpati dg cara2 konyol seperti 
> itu. 
> 
>   Sekarang dukungan ke Palestina dalam bentuk bantuan kemanusiaan, terdiri 
> dari aktivis dari berbagai negara. Sebagian memang bekerja untuk niat 
> kemanusiaan tok, sedangkan sebagian lagi berunsur politik bertekad 
> membebaskan Jerussalem, artinya mengusir Israel. Apapun niatnya, 
> pendekatannya dalam bentuk kemanusiaan.
> 
>   Israel nggak bakal bisa menangani strategi opsi 'bentuk kemanusiaan' ini 
> dengan cara militer dan sekuriti. Kalo Israel pinter (as always), mereka akan 
> memilih PM dan parlemen yang moderat, yang mengakui negara Palestina dan 
> menggunakan diplomasi & kemanusiaan, bukan strategi militer. Hare gene gitu 
> loh. 
> 
>   Kelompok pro Palestina juga mesti mengakui bahwa nggak semua Israel kayak 
> gitu. Hanya saja sistem parlemen mereka belum bisa memunculkan kelompok 
> moderat ini.
> 
>   Salam
>   Mia
> 
>   --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Ary Setijadi Prihatmanto" 
> <ary.setijadi@> wrote:
>   >
>   > Bagaimana dengan pembunuh bom bunuh diri yang meledakkan diri di tengah 
> pasar, kerumunan orang, menggunakan wanita & anak-anak? Di daerah damai lagi? 
> Apakah itu awal dari kesudahan mereka?
>   > 
>   > Sing waras ngalah, :-)
>   > Jaga diri dan keluarga....Allah Maha Pengasih dan Penyayang
>   > 
>   > Sepertinya mereka akan saling membinasakan...
>   > 
>   > 
>   > ----- Original Message ----- 
>   > From: H. M. Nur Abdurahman 
>   > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
>   > Sent: Tuesday, June 01, 2010 10:45 AM
>   > Subject: [wanita-muslimah] Serangan pada Armada Kemanusiaan Awal 
> Kesudahan Israel
>   > 
>   > 
>   > 
>   > Ahmadinejad: Serangan pada Armada Kemanusiaan Awal Kesudahan Israel
>   > 
>   > Teheran - Infopalestina: Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengatakan 
> bahwa serangan biadab Israel terhadap armada bantuan kemanusiaan untuk 
> penduduk Jalur Gaza adalah indikator besar akhir kesudahan entias Zionis. 
> Nejad mengatakan, Senin (31/5), apa yang terjadi hari ini terhadap armada 
> kebebasan adalah ujian sesungguhnya sejauh mana komitmen Negara-negara yang 
> menyerukan HAM.
>   > 
>   > Nejad menegaskan akhir kesudahan Zionis Israel sudah dekat. Dia 
> mengatakan, "Hari ini kita menyaksikan bagaimana entitas Zionis yang lalim 
> membunuh para aktivis internasinal yang membawa bantuan internasional untuk 
> penduduk Jalur Gaza dan menculik sejumlah dari mereka. Sebagian pihak 
> memandang ini adalah bukti kekuatan entitas Zionis, namun sesungguhnya itu 
> adalah indikator besar bahwa lenyapnya Israel sudah dekat dan awal 
> kesudahannya."
>   > 
>   > Nejad menyerukan kepada Negara-negara yang mendukung entitas Zionis 
> Israel dengan mengatakan, "Jika anda ingin memiliki kedudukan dan 
> kredibilitas di dunia, maka hentikanlah dukungan kalian kepada para penjahat 
> Zionis yang mahir melakukan pembunuhan dan kehancuran."
>   > 
>   > Nejad mengatakan, "Percayalah bahwa bangsa-bangsa kawasan akan menyumbat 
> jalan di depan anda untuk selama-lamanya dan anda tidak akan kembali." Dia 
> menamahkan, "Kesabaran masyarakat internasional dan bangsa-bangsa mulai 
> hilang. Masa berlaku entits Zionis yang dipaksakan di kawasan untuk menjamin 
> kepentingan Negara-negara pendukungnya sudah berakhir, di mana Negara-negara 
> ini mengirim militernya untuk menjaga keamanan entitas Zionis ini. Kami 
> katakana kepada mereka bahwa sampai sekarang kami belum menunjukan reaksi 
> serius."
>   > 
>   > Nejad kembali memberikan nasehat kepada Negara-negara pendukung penjajah 
> Zionis Israel dan menjauhi mereka. Karena sejarah telah membuktikan bahwa 
> jika mereka tidak mengambil nasehat ini dengan serius maka bangsa-bangsa ini 
> sendiri yang akan memaksa mereka untuk itu. (Pusat Informasi Palestin/AK)
>   > 
>   > [Non-text portions of this message have been removed]
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > [Non-text portions of this message have been removed]
>   >
> 
> 
> 
>   
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke