Dari komentar TV entah itu BBC atau Aljazeera dikatakan demikian, yaitu tidak 
mau menerima, tetapi  tidak ada suara protes dari pihak flotilla bahwa muatan 
mereka untuk Gaza ditahan. Berarti  transit barang bantuan berjalan. 
Diberitakan juga bahwa tiap hari ada 15.000 ton segala macam keperluan penduduk 
dari Israel dimasukan ke Gaza. 

Mudah-mudahan semua persoalan antara mereka dapat diselesaikan dengan damai 
dalam waktu singkat, dan jalur terbuka.


  ----- Original Message ----- 
  From: Kartono Mohamad 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com ; ppiin...@yahoogroups.com 
  Sent: Monday, June 07, 2010 4:06 AM
  Subject: [wanita-muslimah] FYI. Fw: [KintjirAngin] Hamas memblokir barang 
bantuan


    

  Kalau benar Hamas menolak bantuan kemanusiaan yang disalurkan Israel, ya
  kebangetan. Jadi bukan masalah kepentingan rakyatnya yang sedang menderita
  yang penting tetapi kepentingan prestise pimpinannya. Walah, dalam soal
  kepentingan prestise ketimbang kepentingan rakyat kok ya sama saja.
  KM



  -------Original Message-------

  From: Danny Lim
  Date: 03/06/2010 12:07:09
  To: Milis Kintjir Angin
  Subject: [KintjirAngin] Hamas memblokir barang bantuan



  Peta serangan komando Israel di kapal Mavi Marmara milik Turki.

  HAMAS MEMBLOKIR BARANG BANTUAN
  De Telegraaf, 2 Juni 2010

  Kelompok radikal Palestina Hamas memblokir iring-iringan terdiri dari 20
  truk milik Israel penuh berisi barang-barang bantuan kemanusiaan untuk warga
  Palestina di Jalur Gaza. Barang-barang bantuan yang terdiri dari obat-obatan
  pakaian, selimut dan mainan anak-anak itu disita oleh Israel dari konvoi 6
  kapal pimpinan Turki. Selesai diperiksa dan OK, sesuai janji, Israel
  mengerahkan 20 truk-nya untuk mengangkut barang-barang bantuan untuk warga
  Palestina itu ke Jalur Gaza lewat jalan darat. Namun Hamas yang menguasai
  wilayah Jalur Gaza memblokir bantuan kemanusiaan itu.

  Jurubucara Hamas menolak memberi keterangan alasan pemblokiran barang
  bantuan itu, namun membenarkan bahwa Hamas telah memblokir 20 truk Israel
  itu. Menurut Hamas, koordinasi bantuan tidak boleh di tangan Israel, tapi
  harus ditangani oleh Turki sebab barang-barang bantuan itu berasal dari
  Turki. Hamas juga menuntut pembebasan sekitar 600 penumpang kapal yang
  ditawan oleh Israel. Dari 600 penumpang kapal yang ditawan Israel, terdapat
  penulis terkenal Swedia, Henning Mankell dan penerima Hadiah Nobel dari
  Irlandia Utara, Mairead Corrigan-Maguire. Namun Menteri Sosial Hamas, Ahmad
  al-Kurd berkata lain, menurutnya Hamas akan membolehkan pengangkutan
  barang-barang bantuan itu memasuki wilayah Jalur Gaza yang dikuasai oleh
  Hamas, bila barang-barang pribadi milik 600 penumpang kapal telah diserahkan
  kembali kepada pemiliknya oleh Israel. Tapi Israel berkata, yang penting
  barang-barang bantuan kemanusiaan itu diperbolehkan dulu memasuki wilayah
  Jalur Gaza untuk diserahkan ke warga Palestina yang membutuhkannya, baru
  urusan lainnya menyusul belakangan. Karena Hamas tetap memblokir barang
  bantuan itu, maka terjadi jalan buntu.




  [Non-text portions of this message have been removed]



  




  =======
  Email scanned by PC Tools - No viruses or spyware found.
  (Email Guard: 7.0.0.18, Virus/Spyware Database: 6.15150)
  http://www.pctools.com
  ======= 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke