nggak ada gunanya ya, abah, memahami cara berpikir orang israel itu.  sing
penting gempur saja terus ... ^^

2010/6/8 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>

>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Abdul Muiz" <mui...@yahoo.com <muizof%40yahoo.com>>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Tuesday, June 08, 2010 08:44
> Subject: [wanita-muslimah] Trs: <JIL> Surat dari seorang teman di Israel
>
> ini e-mail dari millist tetangga, curhat dari orang israel (Ilai Harsgor
> Hendin) tentang insiden penyerangan kapal bantuan kemanusiaan.
>
> ##############################################################################################
> HMNA:
> 1. Letak kesalahn tulisan itu karena bertolak dari paradigma asumsi Hamas
> adalah terrorist, dan negara zionis Israel yang state terrorist itu bukan
> terrorist. . Ingat, Hamas memenangkan Pemilu bukan di Gaza saja, melainkan
> di West Bank juga. Silakan baca juga dari pihak Hamas (#)
> 2. Rupanya ini dari milis JIL, yang memang anti Hamas dan pro zionis
> Israel. (##).
> -----------------------------------
> (#)
> January 22, 2009
> ----------------------------------------------------------
> Israel Mundur Karena Gempuran Perlawanan dan Semangat Juang Rakyat
> ----------------------------------------------------------
> Gaza - Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas kembali menegaskan
> komitmennya pada pilihan perlawanan sebagai landasan dialog Palestina
> manapun. Hamas menegaskan bahwa proyeknya adalah pembebasan seluruh
> Palestina dan bukan hanya Gaza. Hamas menilai apa yang terjadi di Jalur Gaza
> selama perang terakhir adalah kemenangan perlawanan menuju jalan pengusiran
> penjajah dari semua tanah Palestina.
>
> Petinggi Hamas Ismail Ridwan mengatakan, "Penjajah belum merealisasikan
> tujuan yang pernah diumumkan sebelumnya. Mereka hengkang akibat gempuran
> perlawanan dan semangat juang rakyat Palestina, bukan karena merespon
> tekanan internasional atau resolusi PBB." Dia menegaskan penjajah Israel
> mengunakan siasat tipu daya dan blackout media untuk menyembunyikan
> kerugiannya.
>
> Dia mengatakan bahwa kemenangan Gaza tidak lain adalah jalan menuju al Quds
> dan Haifa dan Yafa, menuju Nagev dan Tepi Barat. Gaza bukan proyek Hamas.
> Proyek Hamas adalah Gaza dan Palestina. Hamas akan terus bertempur sampai
> penjajah hengkang dari tanah Palestina.
>
> Dia menambahkan, "Kami akan tetap komitmen dengan keputusan perlawanan dan
> akan meniti jalan para syuhada. Di manapun ada penjajah di situ ada
> perlawanan. Kami tidak akan melepaskan perlawanan. Kemi tegaskan kembali
> bahwa apa yang tidak kami berikan di bawah blockade, perang dan kehancuran
> tidak akan kami berikan melalui politik."
>
> Dia menegaskan keharusan penghentian agresi menyeluruh terhadap rakyat
> Palestina dan penjajah meninggalkan dari seluruh wilayah Jalur Gaza.
> Kemudian pembukaan perlintasan, khususnya gerbang perlintasan Rafah, dan
> pembebasan blockade.
>
> Dia menyerukan agar para pemimpin penjajah Israel diakukan ke mahkaman
> kejahatan perang internasional atas kejahatan perang yang dilakukan terhadap
> rakyat Palestina. (seto)
>
> ----------------------------------------------------------
> Pertempuran Gaza Titik Perubahan dalam Konflik dengan Israel
> ----------------------------------------------------------
> Damaskus - Infopalestina: Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam
> Hamas Khaled Misy'al menegaskan apa yang terjadi di Jalur Gaza adalah "awal
> perang hakiki dan besar yang dimenangkap rakyat kami di lapangan. Untuk itu
> pertempuran Gaza adalah titik perubahan dalam konflik dengan Zionis Israel."
>
> Hal tersebut disampaikan Misy'al dalam pidato televisi, Rabu (21/01) malam.
> Dia menegaskan, "Pertempuran ini menjadi asas bagi strategi sungguh-sungguh
> dan aktif untuk pembebasan dimulai dari Palestina dan membentang dengan
> dukungan umat di seluruh tempat. Dan benar, ini dalam perang pembeda antara
> yang hak dan yang batil, sebagaimana dinamakan oleh para pejuang perlawanan
> Palestina. Pembeda antara perlawanan dan kompromi, antara sebelum dan
> sesudah agresi."
>
> Dia menambahkan, "Pertempura Gaza adalah awal kemenangan hakiki dan
> mendekatkan kemenangan yang akan datang dan target yang akan datang." Dia
> menegaskan pembebasan Palestina "tidak hanya sekadar mimpi, namun realita
> yang kita lihat. Pertempuran Gaza telah mengangkat kita ke atas dan kita
> melihat kemenangan akan datang, insya Allah."
>
> Misy'al kembali menegaskan, ini adalah kemenangan Gaza, perlawanan dan
> rakyat Palestina sekaligus kegagalan musuh. Kemenangan perlawanan di Gaza
> terjadi lebih besar dan lebih jelas dari klaim-klaim musuh dan keraguan
> orang-orang yang bersekongkol dalam agresi ini. "Tidakkah cukup bahwa
> target-target musuh belum terealisasi. Penjajah telah gagal di medan
> pertempuran sebagaimana telah gagal dalam politik. Maka setelah 3 pekan,
> mereka terpaksa menghentikan serangan dan penarikan sepihak tanpa ada
> kesepakatan atau syarat apapun yang menjadi komitmen perlawanan."
>
> Tidak lupa Misy'al mengingatkan keberhasilan perlawanan Palestina dalam
> menawan sejumlah serdadu Israel selama agresi di Gaza. "Kami akan kembali
> berupaya menawan serdadu Israel lagi untuk pembebasan para tahanan
> Palestina," ungkap Misy'al.
>
> Pemimpin Palestina ini menegaskan bahwa setelah kemenangan pertempuran di
> Jalur Gaza, maka masih tersisa dua pertempuran lagi. Yang pertama adalah
> pertempuran pembebasan blockade dan yang kedua adalan pertempuran pembukaan
> pelintasan, khususnya gerbang perlintasan Rafah yang merupakan pintu ke
> dunia luar bagi rakyat Palestina dan urat nadi kehidupan mereka. Karenanya
> hal itu menjadi prioritas. "Kami minta kepada umat dan bukan dari musuh
> untuk membuka pelintasan, meskipun ini adalah hak kami, karena musuh telah
> menduduki tanah kami," tegasnya. Misy'al yakin dua pertempuran ini akan
> dimenangkan.
>
> Terkait dengan pembangunan Jalur Gaza, Misy'al menegaskan bahwa Hamas dan
> Pemerintah Palestina yang dipimpin Ismail Haniyah akan menanggung seluruh
> tanggung jawab kepada warga Jalur Gaza. "Kami akan menanggung seluruh
> tanggung jawab penuh. Kami akan mengobatkan semua yang terluka dan mengganti
> apa yang kami bisa."
>
> Hamas dan pemerintah Haniyah sudah mulai bekerja demi merealisasikan proyek
> pembangunan, penampungan, penggantian dan pengobatan korban luka. Dia
> mengatakan, "Kami sudah menghubungan beberapa Negara dan mengunjungi
> sebagiannya sekaligus melakukan koordinasi, untuk memberikan solusi bagi
> warga Gaza."
>
> Ada dua hal yang sangat prioritas dalam masalah ini, tegas Misy'al. Yang
> pertama adalah santunan keluarga korban, baik yang meninggal maupun yang
> terluka. Serta keluarga-keluarga yang eksodos karena kehilangan rumah.
> Rincianya diserahkan kepada pemerintah Haniyah. Selain itu juga pengobatan
> korban yang terluka. Hal yang kedua adalah program pembangunan. Dalam akan
> diberikan penggantian apa yang hilang dan dibangun apa yang sudah
> dihancurkan Israel.
>
> Untuk itu, Misy'al menyerukan kepada Negara-negara dan lembaga-lembaga
> Arab, Islam dan internasional yang sudah memutuskan memberikan bantuan
> ratusan juta dolar untuk merekonstruksi Jalur Gaza. Namun dia mengingatkan
> agar tidak memberikan dana ini kepada tangan-tangan yang salah (rusak). Ada
> dua cara, diserahkan kepada pemerintah yang dipimpin Ismail Haniyah yang
> memiliki tangan bersih dalam melayani rakyat dan bisa diawasan langsung oleh
> Negara pemberi dana. Atau kepada pihak-pihak yang dianggap memiliki komitmen
> memberikan pelayanan kepada rakyat Palestina dan langsung diawasi oleh
> pemberi bantuan. Misy'al mengatakan, "Semua orang Palestina tidak mau dana
> ini jatuh ke tangan orang-orang yang rusak, anda semua tahu yang
> sebenarnya." (seto)
>
> (##)
> BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
>
> WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
> [Kolom Tetap Harian Fajar]
> 861. Respons Terhadap JIL Tentang Hamas
>
> -- YAYHA ALDZYN AMNWA AN JAaKM FASQ BNBA FTBYNWA AN TSHYBWA QWMA BJHALT
> FTSHBHWA 'ALY MA F'ALTM NADMYN (S. ALHJRAT, 49:6), dibaca:
> -- ya-ayyuhal ladzi-na a-manu- in ja-kum fa-siqum binabain fatabayyanu- an
> tushi-bu qawman bijaha-latin fatushbihu- 'ala- ma- fa'altum na-dimi-n (s. al
> hujura-t), artinya:
> -- Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang-orang fasiq dengan
> annaba', maka lakukanlah tabayyun, jangan sampai kamu tanpa pengetahuan
> menimpakan musibah kepada suatu kaum, lalu kamu menyesal atas perbuatanmu.
>
> Syahdan, terjulurlah annaba' (berita profokasi) dari Jaringan Islam Liberal
> seperti berikut:
> Sikap Hamas yang semakin keras justru akan membuat posisinya semakin
> terkucil. Ini akan semakin membuat pendukung Hamas kehilangan diri dan
> harapan sehingga konflik di sana akan semakin berkepanjangan. Jika hal ini
> terus terjadi, berarti kita telah membiarkan kekuatan rasional dan
> diplomatik kalah di hadapan kekuatan emosional yang destruktif. (oleh
> Mohamad Guntur Romli, telah dimuat di Kompas, Rabu, 31 Desember 2008, (4
> hari setelah kebiadaban dan kebengisan di mulai oleh negara Zionos Yahudi
> dalam "War on Gaza)
>
> Gayung bersambut, kata berjawab. Terhadap berita provokasi dari JIL yang
> simpatisan Zionos Yahudi tsb, yang bernada menyalahkan Hamas yang dizalimi
> oleh negara Zionis Yahudi, maka kolom ini menyambut gayung annaba' JIL itu
> dengan tabayyun (klarifikasi) seperti berikut:
>
> Siapakah Hamas itu? Begitu gagah berani mereka menghadapi gempuran pasukan
> Zionis Yahudi dari darat dan udara. Padahal, mesin perang negara Zionis
> Yahudi pasokan dari Amrik jauh lebih canggih dan lengkap?
>
> Hamas adlah akronim dari bahasa Arab hRKt ALMQAWMt ALASLAMYt (Harakah
> al-Muqawwamah al-Islamiyyah), yang secara harfiah berarti "Gerakan
> Perlawanan Islam", "Islamic Resistance Movement" adalah sebuah gerakan dan
> partai politik Palestina berhaluan Islamis yang dibentuk pada tahun 1987
> untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel di Palestina. Selain
> partai politik, Hamas juga merupakan firqah ijtima'iyyah (lembaga social).
> Organisasi ini merupakan pengembangan dari Al-Ikhwan Al-Muslimun (mim
> didhammah-u-) --yang berpusat di Mesir--cabang Palestina, yang di Indonesia
> dikenal dengan Ikhwanul Muslimin (mim dikasrah-i-), Persaudaraan Muslim.
>
> Pada Januari 2006 Hamas memenangi pemilu legislatif Palestina. Apa
> kehebatan Hamas sehingga rakyat Palestina memberikan suara mereka,
> mengalahkan Fatah-faksi terbesar dalam PLO-yang sudah demikian lama
> berkuasa? Kemenangan Hamas disebabkan oleh tiga strategi:
> Pertama, aktivitas kesejahteraan sosial-ekonomi bagi rakyat Palestina (Up
> to 90% of Hamas's work and resources are spent on social, welfare, cultural,
> and educational activities. In the West Bank and Gaza Strip, Hamas has
> established hospitals, schools, and libraries, and provided other social
> services).
> Kedua, aktivitas politik yang bertumpu pada Syari'at Islam untuk menandingi
> PLO yang sekuler.
> Ketiga, melakukan perlawanan bersenjata terhadap Israel, termasuk dengan
> bom syahid.(*)
> Kemenangan Hamas dalam pemilu merupakan bukti bahwa mereka memiliki pijakan
> kuat di tengah masyarakat. Dominasi mereka di Jalur Gaza pun menegaskan hal
> itu.
>
> Karya sosial dan kemasyarakatan sebagai strategi pertama itu yang mereka
> tanam di tengah masyarakat Palestina merupakan salah satu daya pemikat
> dukungan rakyat. Lewat jaringan organisasi yang luas-kalangan ulama,
> mahasiswa, intelektual, organisasi kemasyarakatan lainnya-mereka mendapatkan
> dukungan dan legitimasi rakyat. Dukungan dalam hal dana, misalnya, mengalir
> dari sejumlah negara. Mengutip Matthew Levitt, uang dalam jumlah jutaan
> dollar AS mengalir dari para donatur di Jordania, Qatar, Kuwait, Arab Saudi,
> Inggris, Jerman, AS, Uni Emirat Arab, Italia, dan Perancis. Sejumlah negara
> Arab pun mendukung Hamas dalam hal dana, yaitu misalnya Arab Saudi, Iran,
> Suriah, Lebanon, Libya, Sudan, Yaman, dan Qatar. Dukungan yang mereka
> berikan itu bermacam-macam, ada yang berupa dukungan dana, latihan militer,
> atau menjadi tempat berlindung tokoh-tokoh Hamas yang dikejar-kejar Israel.
>
> Aktivitas politik yang bertumpu pada Syari'at Islam sebagai strategi kedua
> tersebut menuai dukungan ummat Islam di dunia Islam termasuk di Indonesia
> ini (kecuali JIL). Orang bertanya apa latar belakang dukungan itu, yang
> antara lain membuahkan Ketua PKS berurusan dengan polisi? Untuk itu perlu
> disimak Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Nu'man ibn Basyir
> seperti berikut:
> -- ALMW^MNYN FY TRAHMHM WTWADHM WT'AATHFHM KMTSL ALJSD ADZA ASYTKY 'ADHWA
> TDA'AY LH SA^R JSDH BALSHR WALHMY (R-huma Bukhari, Muslim]), dibaca:
> -- Almu'mini-na fi- tara-humihim watawa-dihim wata'a- thifihim kamatsalil
> jasadi idzasy taka- 'udhwan tada-'a- lahu sa-iru jasadihi bissahri walhumma,
> artinya:
> -- Para mu'min dalam kasih mengasihi, cinta mencintai, tolong menolong,
> ibarat tubuh, jika ada salah satu anggota yang terkena luka, seluruh tubuh
> ikut menderita tidak dapat tidur dan ditimpa demam. The Messenger of Allah
> SAWS said: "The example of the believers in their mutual love, compassion
> and mercy is like a single body, If there is a pain in any part of the body,
> the whole body feels it.
>
> Berada dalam posisi serba terbatas, Hamas-dan juga HizbuLlah di
> Lubnan-telah memilih roket sebagai andalan. Roket menjadi simbol perlawanan
> dalam konflik asimetri. Dengan memanfaatkannya secara cerdik, roket-seperti
> diperlihatkan dalam perlawanan pejuang HizbuLlah pertengahan tahun 2006-bisa
> merepotkan Israel. Karena strategi yang ketiga ini, mka Hamas diberi cap
> sebagai terroris oleh statet terrorists Amzi (Amrik+Zionis) dan sejumlah
> negara Barat. Cap ini mempesona JIL di Indonesia ini sehingga JIL mencap
> miring terhadap Hamas, seperti yang ditulis oleh Mohamad Guntur Romli peniup
> trompet sumbang dari JIL tsb.
> WaLlahu a'lamu bisshawab.
>
> ***
>
> Makassar 8 Februari 2009
> [H.Muh.Nur Abdurrahman]
>
> http://waii-hmna.blogspot.com/2009/02/861-respons-terhadap-jil-tentang-hamas.html
> --------------------------------------
> (*)
> Dipetik dari Fatwa Syaikh Salman Al Audah
>
> Persoalan yang disebut dengan operasi mati syahid termasuk persoalan
> kontemporer yang barangkali tidak akan anda dapati nashnya dalam kitab-kitab
> para fuqoha dulu. Hal itu karena persoalan ini termasuk bentuk perlawanan
> baru yang muncul setelah adanya bahan peledak dan kemajuan teknologinya.
> Operasi mati syahid menjadi salah satu bagian dari aturan perang yang dikaji
> di institut-institut dan akademi-akademi perang. Dalam konteks lebih khusus,
> kaum Muslimin butuh perlawanan semacam ini karena faktor berikut :
>
> Apa yang dirasakan oleh mereka di sejumlah negara kaum Muslimin dari
> kekejaman yang dilakukan musuhnya dan keberaniannya terhadap mereka karena
> memandang mereka terbelakang dalam hal teknologi persenjataan, sehingga
> jadilah negara-negara Islam santapan bagi kaum imperalis dan penjajah. Dan
> inilah yang kita saksiakan di bumi Palestina, di Kashmir, di Chehcnya, di
> Afghanistan ditambah wilayah-wilayah Islam lain yang sebelumnya di bawah
> cengkraman Uni Sovyet.
>
> Dengan merujuk beberapa kondisi yang serupa pada nash-nash syar'i dan
> peristiwa-peristiwa dalam sejarah kita dapati apa yang barangkali sedikit
> memberi kepuasan dalam perkara ini.
>
> Sebagaimana diriwayatkan oleh para ahli sejarah dan Ibnul Mubarok dalam
> kitab Al Jihad juz 1 hal 134, tentang kisah Barro' bin Malik melemparkan
> dirinya ke tengah-tengah kaum murtad dari Bani Hanifah. Pada beberapa sumber
> seperti Siyar juz 1 hal 196 serta yang lainnya disebutkan bahwa Barro'
> menyuruh rekan-rekannya untuk mengangkatnya di atas perisai dengan
> ujung-ujung tombak mereka lalu melemparkannya ke dalam benteng maka Barro'
> pun menerobos mereka, mengamuk dan menyerang hingga akhirnya ia dapat
> membuka pintu gerbang benteng. Pada hari itu ia mendapatkan 80 lebih
> luka-luka. Maka Kholid menugaskan seseorang pada hari itu untuk merawat
> luka-lukanya. Semisal hal ini terdapat pada kitab Tsiqot-nya Ibnu Hibban juz
> 2 hal 175, Tarikh Thobari juz 2 hal 281 serta yang lainnya.
>
> Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibi Ishaq, saya berkata kepada Barro':
> Seseorang menyerang ke tengah-tengah kaum musyrikin, apakah ia termasuk
> orang yang melemparkan dirinya pada kebinasaan (bunuh diri)? Barro'
> menjawab: Bukan, karena Allah Azza wa Jalla membangkitkan Rasulullah SAW
> seraya berfirman:
> "Maka berperanglah kamu di jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan
> dengan kewajiban kamu sendiri." (An Nisa: 84).
>
> Dalam hadits Abu Sa'id Al Khudhry, berkata: Bersabda Rasulullah SAW :
> "Orang-orang yang berada di front terdepan ketika perang lalu tidak
> menolehkan mukanya hingga terbunuh, maka mereka itu mendiami kamar-kamar
> tertinggi di jannah. Robb mereka tertawa kepada mereka. Sesungguhnya jika
> Robbmu tertawa kepada suatu kaum maka tidak ada hisab lagi bagi mereka."
> Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Sya'ibah juz 4 hal 569, Thobroni, Abu Ya'la,
> Ibnul Mubarok dalam Al Jihad, Abu Nu'aim dalam Hilyah serta yang lain. Al
> Mundzir berkata: perowi-perowinya tsiqoh.
>
> Apabila operasi mati syahid itu bertujuan meningkatkan mental kaum Muslimin
> atas musuh mereka sehingga kaum Muslimin yang lain melakukan hal yang sama
> (istimata), maka inipun DIPERBOLEHKAN. Dan jika tujuannya adalah untuk
> menimbulkan ketakutan terhadap Musuh, maka inipun diperbolehkan.
>
> Dan apabila dalam operasi mati syahid tersebut terdapat manfaat bagi kaum
> Muslimin sehingga dia berani meneroboskan dirinya demi meninggikan dienullah
> dan menghancurkan mental kaum kafirin, maka hal ini menempati posisi yang
> mulia, sebagaimana yang telah Allah abadikan dalam Al-Qur'an : "Sesungguhnya
> Allah telah membeli dari kaum mu'minin harta dan jiwa mereka dengan imbalan
> jannah (syurga)." Lihat Al-Jami' Ahkamul Qur'an dalam tafsir surat An-Nisa
> ayat 195.
>
> Oleh karena itu, TIDAK BENAR menyatakan operasi tersebut sebagai BUNUH DIRI
> atau menganggap sebagai pintu di antara pintu-pintu bunuh diri, atau juga
> menganggap sebagai " Membunuh diri tanpa hak", atau menganggap
> "menjerumuskan diri dalam kebinasaan" sebagaimana anggapan orang-orang yang
> terkena waham.
>
> Barangsiapa menjalankan operasi mati syahid ini sesuai syarat-syarat yang
> telah diakui secara syar'i maka dengan ijin Allah ia syahid jika niatnya
> benar. Sesungguhnya amal itu diniliai sesuai niatnya. Orang itu dido'akan
> dan semoga Allah merahmatinya. Dan dibolehkan menyerahkan guna operasi ini
> dari baitul mal atau dari zakat karena ia termasuk fi sabilillah atau dari
> sumber-sumber yang lain. Ijtihad dalam bab ini terbuka dimana bisa salah
> bisa benar. Tetapi kaum Muslimin bertaqwa kepada Allah sesuai dengan
> kemampuannya. Wallahu A'lam.
> ################################################################################################
>
>
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> berikut terjemahannya :
>
> Teman-teman yang baik,
>
> Ini tidak mudah menjadi Israel hari ini. Aku melihat seluruh dunia membenci
> Israel. Aku ingin menyampaikan pendapat, menjelaskan, untuk membuat orang
> melihat hal itu dengan cara lain, tetapi memang sulit. Aku benar-benar
> menyesali hasilnya, dan aku berharap itu berbeda. Jika aku tahu hasilnya
> seperti ini, aku akan menentang operasi tsb. Tapi setelah aku pikir2, aku
> tidak menentangnya. Aku bahkan berpikir itu adalah hal yang wajar untuk
> dilakukan pada waktu itu. Anda mungkin akan bertanya mengapa ?, jadi saya
> akan menjelaskan.
>
> Semua
> kekacauan ini dimulai 4 tahun lalu ketika mantan Perdana Menteri Ariel
> Sharon memutuskan untuk keluar dari Jalur Gaza dan mengevakuasi semua
> warga negara Israel dan tentara. pihak saya, Meretz, menentang gagasan
> mengevakuasi Gaza tanpa kesepakatan dengan Otorita Palestina. Kami
> mengatakan akan melemahkan pragmatis (jalan damai melalui negosiasi) dan
> memperkuat radikal. Kami
> mengatakan akan berdampak semacam penghinaan terhadap gerakan Fatah dan
> akan
> menjadi kemenangan bagi Hamas dan organisasi teroris lainnya yang
> menggunakan kekerasan bukan negosiasi. Tetapi kami harus membuat keputusan:
> untuk mendukung Sharon dan keluar dari Gaza atau tinggal di Gaza. Kami
> memilih untuk mengevakuasi permukiman Gaza dan kembali ke perbatasan
> internasional bahkan tanpa kesepakatan. Pilihan lainnya tinggal di Gaza
> bahkan lebih buruk.
>
> Masalahnya adalah bahwa semua kekhawatiran kami menjadi kenyataan. Beberapa
> bulan kemudian organisasi teroris Hamas telah menguasai Gaza, menewaskan
> pendukung Fatah Palestina. Teroris Hamas mulai menyerang Israel, meskipun
> tidak ada satu pun tentara Israel di dalam Gaza. Kota-kota dan desa-desa
> Israel sekitar Gaza mengalami serangan roket besar. Warga sipil tewas,
> termasuk beberapa anak-anak. Warga Israel yang tinggal di sekitar Gaza
> menderita serangan roket mendadak dan merasa takut untuk hidup berdampingan
> dengan mereka. Tentara Israel yang membela perbatasan internasional diserang
> dan dibunuh. Seorang tentara diculik dan ditahan di Gaza selama 4 tahun
> tanpa dilihat atau hak yang diberikan oleh Konvensi Jenewa.
>
> Pada tahun 2009, setelah beberapa tahun hampir tidak ada pembalasan
> besar-besaran, Israel menyerang Gaza. Ada
> banyak korban, karena teroris penduduk sipil yang digunakan sebagai tameng
> tempat berlindung dan anak-anak dikorbankan demi tujuan mereka. Israel
> melakukan kesalahan dan menyerang mereka pula. Aku
> tidak lari keluar dari tanggung jawab, tapi apa yang bisa Anda lakukan
> ketika roket api diluncurkan pada warga sipil oleh teroris dan menyerang
> tentara Anda? Apa yang akan Anda lakukan jika bukan negara-negara tetangga
> Anda akan memiliki organisasi teroris di perbatasan Anda?
>
> Sepanjang tahun yang mengendalikan Gaza Hamas Israel tidak mengizinkan arus
> bebas barang dagangan ke daerah itu. Sekali lagi, ada alasan. Kami tidak
> sadis. Hamas menggunakan bahan konstruksi dan pertanian untuk membangun
> roket secara berlebihan. Ketika kita membiarkan tabung logam untuk
> konstruksi, mereka mengambil dan menggunakannya sebagai badan roket. Begitu
> pula dari jenis bahan lain. Makanan tidak termasuk dalam blokade.
> Orang-orang dari Gaza mendapatkan makanan sepanjang waktu. Mereka miskin,
> sangat miskin, tetapi tidak lapar. Blokade dapat dibuka sewaktu-waktu.
> Mereka
> hanya perlu melakukan dua hal: tangan Gaza kembali ke tangan Otoritas
> Palestina, pemerintahan Palestina yang sah, dan membebaskan tentara
> Israel. Namanya Gilad Shalit. Dia 19 tahun ketika ia diculik selama
> melakukan wajib militer dan ia telah berbuat salah. Itu tidak manusiawi.
> Ketika mereka melakukannya tidak akan ada blokade di Gaza.
>
> Sekarang kembali ke insiden baru-baru ini: 6 kapal dengan ratusan orang
> berusaha untuk menembus blokade. Aku yakin sebagian besar dari mereka adalah
> orang-orang yang benar-benar baik. Mereka pikir penyiksaan Israel Palestina
> tanpa alasan apapun tidak boleh dibiarkan. Mereka pikir mereka dapat
> melakukan sesuatu bagi rakyat miskin di Gaza. Mereka hanya tidak berpikir
> tentang implikasi menerobos blokade. Mereka tidak berpikir tentang
> orang-orang Israel yang dibunuh oleh roket. Mereka tidak berpikir tentang
> fakta mencegah Hamas Israel dan Otoritas Palestina mencapai kesepakatan
> damai. Tapi saya menghormati mereka, karena mereka memiliki ideologi dan
> mereka bersedia melakukan sesuatu tentang hal itu.
>
> Israel tidak dapat mengizinkan kapal untuk memecahkan hambatan karena
> alasan-alasan yang saya jelaskan itu. Pemerintah memutuskan untuk
> menghentikannya secepat dan sebisa mungkin. Mereka menunjukkan rencana dasar
> kepada masyarakat Israel. Tentara seharusnya mendapatkan kapal-kapal dan
> membawa mereka ke pelabuhan Asdod di Israel. Kargo itu seharusnya diperiksa
> dan dipindahkan ke Gaza dengan pemeriksaan orang-orang yang datang dengan
> kapal. Kemudian para demonstran itu dimaksudkan untuk dikirim kembali ke
> negara mereka. Rencana ini tampak baik dan manusiawi. Itulah alasan saya
> mendukungnya. Tapi sesuatu yang terjadi benar-benar salah.
> Angkatan Laut Israel memperingatkan mereka untuk menghentikan menuju
> perairan Israel, tetapi mereka melanjutkan. Itu sah-sah saja. Mereka
> mengambil risiko hambatan dari Gaza yang penting mereka kukuh dengan alasan
> yang mereka jelaskan. Angkatan Laut memutuskan untuk menindak kapal di malam
> hari, sebelum mereka memasuki perairan. Itu adalah kesalahan, tetapi niat
> ini adalah untuk melakukannya dengan cepat di malam yang gelap dan tanpa
> korban. 5 dari 6 kapal diambil persis sesuai rencana tanpa korban sama
> sekali. Di satu kapal, Marmara, hal-hal yang berbeda.
>
> Kita semua telah melihat gambarnya. komando tentara Israel datang dari
> helikopter. Agar tidak beresiko berhadapan dengan para demonstran, mereka
> dilengkapi dengan senjata paintball. Mereka juga memiliki pistol, dengan
> perintah yang sangat jelas untuk menggunakannya hanya demi mempertahankan
> diri. Mereka datang dari helikopter satu per satu. Setiap prajurit dipukuli
> 4 orang di atas perahu. Dua pistol telah diambil dari para prajurit dan
> digunakan melawan mereka. Satu prajurit turun dari dek atas dengan posisi
> yang lebih rendah. Beberapa tentara memenggunakan pisau. Tembakan pertama
> ditembakkan oleh orang-orang di kapal. Hanya kemudian para tentara kembali
> menyulut api.
> Anda dapat melihat video di sini:
> http://www.youtube.com/watch?v=gYjkLUcbJWo&feature=player_embedded
>
> Hasilnya sangat menyedihkan: 9 orang tewas dan sekitar 30 luka-luka,
> termasuk 7 tentara. Tak seorang pun di Israel ingin itu terjadi. Aku
> menyalahkan pemerintah karena tidak memikirkan tentang kasus seperti itu,
> tapi itu sebenarnya tidak bermaksud begitu. Silakan mencoba memahami
> motif-motif Israel. Saya ingin orang-orang dari Gaza untuk bebas tanpa
> aturan Hamas. Aku menyesal insiden ini dan harapan untuk masa depan yang
> lebih baik.
>
> Ilai
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>



-- 
salam,
Ari


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke