Alhamdulilah pak abdul, sampai sekarang ini saya masih percaya bahwa ibnu 
katsir adalah manusia biasa 
yang percaya akan Alquran, karena ibnu katsir juga hanya menafsirkan Al-quranul 
karim,
jika Ibnu katsir menhormati begitu Hebatnya al-quran, apalagi saya yang dibantu 
oleh tafsir ibnu katsir
dalam memahami al-quran
banyak tafsir tafsir yang mencoba membantu mamahami alquran bahkan sampai 
ratusan, tentunya satu sama yang lain
akan ada yang berbeda pandangan, dan apa yang akan dia bahas, seperti ada yang 
membahas seni nya, ada yang lebih fokus 
tentang sejarahnya, ada yang lebih konsentrasi tentang asbabun nuzulnya, ada 
yang lebih fokus tentang hukum hukum dan lain sebagainya

saya jelaskan bahwa saya tidak mengagungkan Ibnu katsir setara dengan Allah , 
tapi saya mengaku bahwa karya inbu katsir membantu saya dalam memahami al-qur'an

betul sekali, manusia tidak lepas dari sebuah kesalahan, ibnu katsir dalam 
muqadimahnya menulis juga seperti itu

saya menunggu tafsir pak abdul tentang al-quran, yang berbahasa arab kayaknya 
lebih sepadan untuk sekedar menandingi tafsir ibnu katsir

berhati hati tentang tafsir bahasa arab itu harus, karena tidak semua tafsir 
benar ( ada semacam orang yahudi yang sering memasukan cerita israiliyat 
kedalam tafsirnya), makanya pinter pinter bahasa arab

sampai saat ini saya masih memegang pemahaman bahwa bukan hanya bangsa arab 
yang munafik, di sekeliling kita juga banya

7. Mari kita hati2 sekali apa apa yg datang dari Arab, jangan semua
ditelan mentah2....koreksi lebih dahulu..
 jika yang ini saya sependapat, makanya kita belajar bahasa arab, dari pada 
kita membaca ibnu katsir dari bahasa inggris yang sudah ti translate ke tiga 
kalinya dari bahasa aslinya









  ----- Original Message ----- 
  From: abdul 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, June 08, 2010 8:57 AM
  Subject: [wanita-muslimah] Re: Islam Itu untuk diamalkan Bukan diperdebatkan


    
  saeful------------Bismilahirrahmanirrahiim

  1.Orang2 yg menganggungkan karya2 tulis manusia selain Al quran
  akan mudah jatuh dosa syirik..

  2.karya2 tulis manusia tidak lepas dari kesalahan2,kecuali Al Quran

  3.Makin banyak orang yg percaya // beriman kepada tafsiran Ibnu katsir,makin 
banyak umat Islam yg tersesatkan. Sudah ratusan juta
  umat islam yg terbelakang,gagal membawa umat islam Rahmatan lil'alamin.

  4.Hati2 lah sdr2 ku di Indonesia akan tafsiran2 dari Arab...

  5. ALLAH mengatakan bahwa banyak Orang2 Arab itu yg ==munafik==
  yang merusak agama islam.

  6. Mereka berkata pembela Islam, tapi menindas orang lain....seperti sifat 
manusia hutan...atau anak2.Sesungguh mereka adalah bohong..

  Mereka mengaku Shalat, tapi kata kata yg keluar dari mulutnya kasar
  kotor dan fitnah....sama dgn sifat manusia hutan dan anak2

  7. Mari kita hati2 sekali apa apa yg datang dari Arab, jangan semua
  ditelan mentah2....koreksi lebih dahulu..

  salam

  --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "saeful" <budksu...@...> wrote:
  >
  > Islam Itu untuk diamalkan Bukan diperdebatkan
  > Laa ikraha fiddin
  > adalah sebuah ayat al qur'an yang menyatakan tidak ada paksaan sdalam 
beragama dan berkeyakinan
  > sudah jelas islam mengatakan bahkan kepada pemeluknya sendiri bahwa jika 
tidak percaya maka keluar saja dari agama islam
  > Itu datdak masalah dalam Islam, dan orang yang keluar dari agama Islam 
adalah Orang Kafir.
  > Islam bagi pemeluknya adalah sebuah kebanggaan dan dipercayai menyejukan 
hati dan memberikan petunjuk petunjuk kebenaran
  > sama seperti halnya agama agama yang lain bagi para pemeluknya,
  > jika kita tidak suka dengan suatu ajaran, maka hendaklah anda jangan 
membenci ajaran itu, karena ini sudah menyinggung perasaan
  > banyak orang, apalagi seolah olah menghina dan merendahkan agama yang di 
anutnya ini adalah bencana besar,
  > Agama Islam lahir untuk diamalkan, jika kita orang Muslim kita harus 
percaya bahwa Islam Itu sudah sempurna
  > jangan di kotak katik, apalagi mengotak atik alquran dan mengatakan 
al-quran itu salah.
  > dan agama Itu untuk diamalkan nilai kebenarannya buukan untuk diperdebatkan,
  > apabila ada seorang ulama setingkat ibn katsir yang sudah dipelajari 
bukunya oleh jutaan orang
  > jutaan orang, bukan ribuan orang, selama bertahun tahun bukan satu atau dua 
tahun ...
  > saya seakan ingin bertanya.....
  > adakah buku populer ( jika memang karangan ibnu katsir dianggap sebagai 
buku populer), yang bisa hebat seperti itu?
  > dan adakah orang yang mengkritiknya itu melahirkan sebuah karya yang 
minimal seperti itu saat ini?
  > bahkan ulama ulama Islam hampir meyakini bahwa Mara mujtahid sekarang akan 
susah ditemukan, bahkan nyaris tidak ada
  > kita harus bertanya kenapa?
  > bukannya ini sudah jaman teknologi yang lebih maju?
  > bukankah sekarang sumbernya bisa lebih cepat didapat?
  > bukankah semuanya sekarang ini sudah sangat mudah dipelajari?
  > 
  > para ulama sepakat meyakini nahwa mempelajari al qur'an tidak hanya bisa 
dibaca dan diartikan begitu saja
  > jika anda sdalah orang yang berpendapat seperti itu, anda sudah salah ..
  > para mujtahid dahulu lebih banyak bertanya pada orang orang yang pernah 
bertemu rasululloh atau beberapa generasi setela Rosulluloh SAW
  > kita adalah manusia akhir zaman ..., saya mengaku rendah akan hal ini
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke