"saeful-------------------Bismilahirahmanirrahiim

Syukurlah kalau anda Saeful tidak menganggungkan Ibnu katsir
jangan di anggap semua tafsiran2nya benar semua...coba koreksi
dulu dgn al quran.....kalau tidak bertengangan silakan taati...
yang bertentangan dgn al Quran...sangat berbahaya...

Jarang pemuda2 islam Indonesia yg ingin memeriksa kitab2 tafsiran
pada umumnya menerima semua-===mengagumkan semua===cara berpikir
seperti itu yg berbahaya.

Alhamdulillah, atashidayah ALLAH dan petunjuk ALLAH jua kpd saya untuk kebaikan 
umat islam Indonesia,....saya telah menemukan
BEBERAPA KEJANGGALAN ATAU KESESATAN tafsiran2 Ibnu katsir itu.

Mudah2an and dan pembaca, hendaknya memeriksa kembali...apa benar
penemuan saya ini? Coba periksa dgn ayat2 ALLAH yang saya berikan sebagai 
DALILnya...

salam


--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "saeful" <budksu...@...> wrote:
>
> Alhamdulilah pak abdul, sampai sekarang ini saya masih percaya bahwa ibnu 
> katsir adalah manusia biasa 
> yang percaya akan Alquran, karena ibnu katsir juga hanya menafsirkan 
> Al-quranul karim,
> jika Ibnu katsir menhormati begitu Hebatnya al-quran, apalagi saya yang 
> dibantu oleh tafsir ibnu katsir
> dalam memahami al-quran
> banyak tafsir tafsir yang mencoba membantu mamahami alquran bahkan sampai 
> ratusan, tentunya satu sama yang lain
> akan ada yang berbeda pandangan, dan apa yang akan dia bahas, seperti ada 
> yang membahas seni nya, ada yang lebih fokus 
> tentang sejarahnya, ada yang lebih konsentrasi tentang asbabun nuzulnya, ada 
> yang lebih fokus tentang hukum hukum dan lain sebagainya
> 
> saya jelaskan bahwa saya tidak mengagungkan Ibnu katsir setara dengan Allah , 
> tapi saya mengaku bahwa karya inbu katsir membantu saya dalam memahami 
> al-qur'an
> 
> betul sekali, manusia tidak lepas dari sebuah kesalahan, ibnu katsir dalam 
> muqadimahnya menulis juga seperti itu
> 
> saya menunggu tafsir pak abdul tentang al-quran, yang berbahasa arab kayaknya 
> lebih sepadan untuk sekedar menandingi tafsir ibnu katsir
> 
> berhati hati tentang tafsir bahasa arab itu harus, karena tidak semua tafsir 
> benar ( ada semacam orang yahudi yang sering memasukan cerita israiliyat 
> kedalam tafsirnya), makanya pinter pinter bahasa arab
> 
> sampai saat ini saya masih memegang pemahaman bahwa bukan hanya bangsa arab 
> yang munafik, di sekeliling kita juga banya
> 
> 7. Mari kita hati2 sekali apa apa yg datang dari Arab, jangan semua
> ditelan mentah2....koreksi lebih dahulu..
>  jika yang ini saya sependapat, makanya kita belajar bahasa arab, dari pada 
> kita membaca ibnu katsir dari bahasa inggris yang sudah ti translate ke tiga 
> kalinya dari bahasa aslinya
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: abdul 
>   To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
>   Sent: Tuesday, June 08, 2010 8:57 AM
>   Subject: [wanita-muslimah] Re: Islam Itu untuk diamalkan Bukan diperdebatkan
> 
> 
>     
>   saeful------------Bismilahirrahmanirrahiim
> 
>   1.Orang2 yg menganggungkan karya2 tulis manusia selain Al quran
>   akan mudah jatuh dosa syirik..
> 
>   2.karya2 tulis manusia tidak lepas dari kesalahan2,kecuali Al Quran
> 
>   3.Makin banyak orang yg percaya // beriman kepada tafsiran Ibnu 
> katsir,makin banyak umat Islam yg tersesatkan. Sudah ratusan juta
>   umat islam yg terbelakang,gagal membawa umat islam Rahmatan lil'alamin.
> 
>   4.Hati2 lah sdr2 ku di Indonesia akan tafsiran2 dari Arab...
> 
>   5. ALLAH mengatakan bahwa banyak Orang2 Arab itu yg ==munafik==
>   yang merusak agama islam.
> 
>   6. Mereka berkata pembela Islam, tapi menindas orang lain....seperti sifat 
> manusia hutan...atau anak2.Sesungguh mereka adalah bohong..
> 
>   Mereka mengaku Shalat, tapi kata kata yg keluar dari mulutnya kasar
>   kotor dan fitnah....sama dgn sifat manusia hutan dan anak2
> 
>   7. Mari kita hati2 sekali apa apa yg datang dari Arab, jangan semua
>   ditelan mentah2....koreksi lebih dahulu..
> 
>   salam
> 
>   --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "saeful" <budksunda@> wrote:
>   >
>   > Islam Itu untuk diamalkan Bukan diperdebatkan
>   > Laa ikraha fiddin
>   > adalah sebuah ayat al qur'an yang menyatakan tidak ada paksaan sdalam 
> beragama dan berkeyakinan
>   > sudah jelas islam mengatakan bahkan kepada pemeluknya sendiri bahwa jika 
> tidak percaya maka keluar saja dari agama islam
>   > Itu datdak masalah dalam Islam, dan orang yang keluar dari agama Islam 
> adalah Orang Kafir.
>   > Islam bagi pemeluknya adalah sebuah kebanggaan dan dipercayai menyejukan 
> hati dan memberikan petunjuk petunjuk kebenaran
>   > sama seperti halnya agama agama yang lain bagi para pemeluknya,
>   > jika kita tidak suka dengan suatu ajaran, maka hendaklah anda jangan 
> membenci ajaran itu, karena ini sudah menyinggung perasaan
>   > banyak orang, apalagi seolah olah menghina dan merendahkan agama yang di 
> anutnya ini adalah bencana besar,
>   > Agama Islam lahir untuk diamalkan, jika kita orang Muslim kita harus 
> percaya bahwa Islam Itu sudah sempurna
>   > jangan di kotak katik, apalagi mengotak atik alquran dan mengatakan 
> al-quran itu salah.
>   > dan agama Itu untuk diamalkan nilai kebenarannya buukan untuk 
> diperdebatkan,
>   > apabila ada seorang ulama setingkat ibn katsir yang sudah dipelajari 
> bukunya oleh jutaan orang
>   > jutaan orang, bukan ribuan orang, selama bertahun tahun bukan satu atau 
> dua tahun ...
>   > saya seakan ingin bertanya.....
>   > adakah buku populer ( jika memang karangan ibnu katsir dianggap sebagai 
> buku populer), yang bisa hebat seperti itu?
>   > dan adakah orang yang mengkritiknya itu melahirkan sebuah karya yang 
> minimal seperti itu saat ini?
>   > bahkan ulama ulama Islam hampir meyakini bahwa Mara mujtahid sekarang 
> akan susah ditemukan, bahkan nyaris tidak ada
>   > kita harus bertanya kenapa?
>   > bukannya ini sudah jaman teknologi yang lebih maju?
>   > bukankah sekarang sumbernya bisa lebih cepat didapat?
>   > bukankah semuanya sekarang ini sudah sangat mudah dipelajari?
>   > 
>   > para ulama sepakat meyakini nahwa mempelajari al qur'an tidak hanya bisa 
> dibaca dan diartikan begitu saja
>   > jika anda sdalah orang yang berpendapat seperti itu, anda sudah salah ..
>   > para mujtahid dahulu lebih banyak bertanya pada orang orang yang pernah 
> bertemu rasululloh atau beberapa generasi setela Rosulluloh SAW
>   > kita adalah manusia akhir zaman ..., saya mengaku rendah akan hal ini
>   > 
>   > 
>   > [Non-text portions of this message have been removed]
>   >
> 
> 
> 
>   
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke