http://www.antaranews.com/berita/1276002168/polri-makamkan-dua-jasad-terorisme

Polri Makamkan Dua Jasad Terorisme

Selasa, 8 Juni 2010 20:02 WIB | Peristiwa | Hukum/Kriminal | 
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang 
mengatakan, tim medis dan penyidik Polri memakamkan dua jasad tersangka 
terorisme yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

"Sudah hampir sebulan belum ada pihak keluarga yang datang mengenali sehingga 
penyidik dan tim medis memakamkan kedua jasad hari ini," katanya di Jakarta, 
Selasa.

Ia mengatakan, kendati telah dimakamkan namun Polri tetap membuka akses bagi 
siapa saja yang akan membantu identifikasi termasuk anggota keluarga.

"Semua data jenasah telah disimpan dan bisa dicocokkan dengan data-data yang 
dimiliki keluarga kapan saja," katanya.

Sebelumnya, tim penindak Polri menembak mati lima tersangka sedangkan satu 
orang lainnya ditangkap hidup saat penangkapan di Cililitan, Jakarta dan 
Cikampek, Karawang, Jawa Barat, 12 Mei 2010.

Di Cililitan, polisi menembak mati tiga tersangka yang salah satunya bernama 
Maulana.

Saat hendak ditangkap, Maulana melawan dengan sepucuk revolver sehingga polisi 
menembak mati Maulana.

Maulana merupakan buronan Polri dalam kasus latihan militer di Jantho, Aceh 
Besar, Pebruari 2010.

Sedangkan di Cikampek, polisi menembak mati dua tersangka sedangkan satu 
tersangka tertangkap hidup.

Salah satu tersangka yang tewas tertembak bernama Saptono yang juga buronan 
kasus latihan militer di Aceh.

Buronan ini adalah adik kandung Jaja, salah satu tersangka terorisme di Aceh 
yang tewas tertembak di depan Polsek Lampeung, Aceh Besar.

Saat hendak ditangkap di salah satu rumah di Cikampek, Saptono dan dua temannya 
melawan petugas dengan menggunakan satu senjata laras panjang.

Jenasah Maulana telah dimakamkan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, sedangkan 
Saptono dimakamkan di Lebak, Banten.

Satu jasad lagi yakni Abu Abi juga telah dimakamkan oleh pihak keluarga di 
Jakarta.(*)
(S027/E001/R009)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke