Biarpun di perairan internasional pun,
biarpun menghadapi bajak laut sekalipun,
pilihannya back to basic, harta atau nyawa.
kecuali punya persenjataan yang memadai
untuk melakukan perlawanan.
Punya kah?

apalagi ini yang dilawan jelas alamat rumahnya,
ntar masih bisa dituntut suruh balikin barang2.
kalau bajak laut beneran ya hilang ditelan lautan.


________________________________
From: Wikan Danar Sunindyo <wikan.da...@gmail.com>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Tue, June 8, 2010 8:32:01 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Trs: <JIL> Surat dari seorang teman di Israel

  
tar dulu ...
itu dilakukan di mana?
kalau dilakukan di atas perairan internasional, berarti pembajakan
AL Israel hanya berkuasa di wilayahnya saja
di kapal berbendara asing yang berlaku hukum kapal itu, apalagi kalau
di wilayah internasional
tidak boleh diganggu gugat

intention orang di kapal mavi marmara adalah untuk membantu orang2 di
gaza, bukan membantu hamas
kalau misalnya yang datang di atas kapal adalah perompak somalia, apa
orang2 mavi marmara bakal diem saja?
kalau diem ya berarti bodoh, atau cari selamat ...
ada dua sikap yang biasa timbul kalau diserang, either melawan atau menyerah
kalau israel udah punya intention untuk curiga, memeriksa dan apalagi menyerang
orang2 mavi marmara lebih berhak untuk membela diri. dan itu yang
mereka lakukan di atas wilayah internasional
jadi harusnya israel gak bisa berkelit, apalagi membawa2 pada masa 4
tahun yang lalu
mengingat sebelum tahun 1948 belum ada itu yang namanya negara israel,
penduduk yahudi, islam dan kristen hidup berdampingan dengan damai

salam,
--
Wikan

2010/6/8 alfri <oracle_9...@yahoo.co.uk>
>
>
>
> Memang sikap itu juga yang mengakibatkan insiden mavi marmara.
> tanpa mengabaikan kesalahan israel yang boarding diem2 ga pake cara2
> US Coast guard yang kasih aba2 dulu sebelum menghentikan kapal,
> penumpang kapal mavi marmara juga bisa dipastikan sudah membawa
> sikap a priori bahwa israel adalah musuh, maka kalau dia mendekat, lawan!.
>
> kalau saja pakai logika, macam di film2 aja kalau lawannya jelas2 bersenjata 
> lengkap,
> pasti langkah pertama adalah dialog, negosiasi dengan angkat tangan, karena
> jelas2 yg di mavi marmara tidak bersenjata.
> tapi ini nekat ngelawan, padahal tau yg dihadapi itu ga imbang.
> lain halnya kalo perang, biarpun ga imbang, kalo masih mungkin menang, ya 
> lawan.
> hal seperti ini jelas menunjukkan sikap bahwa israel adalah musuh, jadi 
> langsung lawan,
> kalau perlu mati juga gpp. kan mati syahid?
> Lah, lupa ya, kalo ke sana itu bukan untuk perang,
> tapi bawa perbekalan dimana orang banyak count on them.
>
> yah, dua2nya juga memang salah posisi.

lau


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke