saeful--------------------Bismilahirrahmanirrahiim

Disinilah letak kunci konflik dalam islam.
Dimana manusia berhak menghakimi keyakinan orang lain.

MUI tidak usah di bubarkan....yang penting masalah
keyakinan, tafsiran dan pemahaman setiap kepala atau setiap ulama
pasti berbeda beda...karena berbeda kepala..

Perbedaan itu akan menjadi rahmat seperti anda jelaskan
hanya bagi orang2 Yang BERILMU dan Bijak atau masarakat dewasa.

bagi anak2, orang bodoh dan sombong...mereka tidak mau berbeda
bencana bagi mereka

Coba lihat anak2..
Kalau di hina namanyam orang tuanya, lansung berkelahi.
Kalau berbeda bajunya, makanannya mereka lansung berkelahi


Bagi orang2 dewasa dan berilmu,kalau dihina , dia diam saja
yang menghina itu pasti orang bodoh atau anak2...
bagi orang2 berilmu dan dewasa, perbedaan2 itu rahmat baginya.

Itulah kita harus banyak belajar dari umat kristen dan budha
yang masarakatnya umumnya sudah DEWASA...tidak meu mengharamkan
keyakinan orang lain...mereka sibuk berbuat kebajikan utk
masarakat...

lihatlah Internet ini salah satu karya2 mereka yg bermanfaat
Tidak patutkah kita malu dan belajar kpd mereka,bagaimana
beramasarakat dewasa.

Saya tidak menghendaki MUI bubar....
tapi jangan ambil hak ALLAH,untuk mengaharamkan keyakinan
yang berbeda dgn MUI.Itu Saja.

salam



--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "saeful" <budksu...@...> wrote:
>
> dear pak abdul
> 
> membubarkan MUI sama FPI cs bukannya menyalahi aturan juga
> karena mereka juga harus dan emmang mempunyai hak?
> 
> Kalau MUI saya kira dalam pertandingan adalah wasitnya, hehehe
> jika ada yang melanggar maka harus di tindak
> 
> mohon maaf setahu saya ajaran ahmadiyah tidak mengakui bahwa Muhammad adalah 
> rosul (koreksi jika saya salah)
> jika itu benar maka saya juga sebagai seorang muslim menolak, karena sudah 
> keluar dari aqidah Islam 
> kalau kata bu ning mah Ushul nya.
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: abdul 
>   To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
>   Sent: Wednesday, June 09, 2010 9:19 AM
>   Subject: [wanita-muslimah] Pro SAEFUL----> Perbedaan dalam Islam adalah 
> rahmat
> 
> 
>     
>   "saeful-----------------Bismilahirahmanirrahiim,wrote
> 
>   ===mari kita berlomba lomba dalam kebaikan dan bukan saling menghujat==
> 
>   Sesuai dengan tujuan kami dari Islam berpaham liberal
>   dan Moderat....yaitu berlomba lomba berbuat kebaikan
>   tanpa menghujat yang lain.
> 
>   Cara begini sukses dilakukan oleh umat Kristen dan Budha.
>   Mereka tidak mau mengharmkan keyakinan orang lain yg berbeda
>   Do not judge(haramkan) other people...
> 
>   Dalam agama kita, ALLAH mengatakan kita semua bersaudara
>   jangan satu sama lain berprasangkan dan mengharamkan yang lain
> 
>   Begitu bukan?
> 
>   Sekarng yg menjadi masalah adalah.MUI dan FPI cs
>   Apa yg dilakukan mereka?
>   yaitu mengharamkan atau melarang saudara2 islam yg berbeda dgn MUI.
>   Melarang; ahmadiyah, Muslim demokrasi, Liberal, dll.
> 
>   Sudah tentu yg di larang, akan mempertahankan hak nya
>   inilah yang kami lakukan sampai hari ini..
> 
>   Kalau sekirnya MUI,FPI cs menarik FATWA Haramnya..
>   Mari kita saling hormat menghormati dan berlomba lomba
>   berbuat kebaikan utk agama dan bangsa
> 
>   Setujukah anda dan kawan2 lain2nya?
>   Bisakah anda mengusulkan MUI dan FPI cs utk menarik FATWA Haramnya?
> 
>   Kalau anda dan kawan2 lain2nya suskes...
> 
>   amal kami untuk kami===amal kamu untuk kamu
> 
>   Betapa indah dan damainya ajaran islam itu
>   tidak ada permusuhan dan perkelahian.
>   semua masing2 beratnggung jawan hanya kpd ALLAH saja
> 
>   Demikian, salam.
> 
>   --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, " <budksunda@> wrote:
>   >
>   > Perbedaan dalam Islam adalah rahmat
>   > Assalamu alaikum Wr.Wb
>   > Mengangkat pemahaman dan makna bahwa umat muslim mempunyai pengertian 
> bahwa Ikhtilaaful fil aimah rahmatun bahwa perbedaan itu adalah rahmat
>   > Al-qur'an dan hadits adalah sebagai pegangan bagi setiap orang muslim di 
> manapun berada, dan mengaku maislamannya
>   > kandungan Al-qur'an dan hadits sebagai landasan pokok umat islam 
> terkadang diselaraskan dengan keadaaan populer sekarang yang belum terjadi
>   > waktu jaman Rosululloh SAW,
>   > para ulama banyak yang menerangkan tentang Al-quran dan hadits agar mudah 
> difahami maksud dan tujuannya,
>   > banyak ulama yang menafsirkan Al-qur'an dan terkadang mereka berbeda satu 
> sama yang lain,
>   > terkadang bagi orang yang awam (seperti saya) seolah olah berfikir mana 
> yang benar, mana yang paling benar, apakah jika ada yang benar yang lainya 
> salah?
>   > terus kenapa jika salah tidak di musnahkan saja kaya karya nya dengan 
> alasan biar umat islam satu faham dan tidak terpecah belah?
>   > pertanyaan sedehrana ini dijawab dengan argumen saya sendiri bahwa jika 
> karya karya itu dimusnahkan maka apakah tidak mengurangi makna berbedaan 
> adalah rahmat?
>   > adakah batasannya?, dimana letak batasan perbedaan itu berada?
>   > aqidah dalam islam adalah hal yang mutlak yang tidak boleh dan tidak bisa 
> ditawar tawar lagi
>   > mengesakan Allah dan mempercayai maha Muhammad Adalah Utusannya, intinya 
> semua rukun Islam itu tidak boleh ditawar jika kita seorang muslim
>   > adalah syariat yang diperbolehkan untuk didalami dan dicari sumber 
> penguatnya dari Al-qur'an dan hadits bahwa apa yang kita lakukan itu betul 
> betul ada landasannya
>   > dan kita betul betul mengerti landasannya,
>   > seperti kita melakukan solat sunnah tarawih ada yang 8 ada yang 12 ada 
> yang 23 rakaat misalnya,
>   > jika kita memahami dan mempunyai alasan kuat dan memang semuanya ada 
> landasan kuat, maka satu sama lain kita tidak bisa menyalahkan, itu adalah 
> tingkat pemahaman
>   > jika kita sudah mulai menghujat dan menyalahkan apalagi mengatakn sesat 
> menyesatkan , padahal yang kita tudah mempunyai dalil dan dasar alasan yang 
> kuat
>   > maka itu adalah salah.
>   > fasatabiqul khairat adalah misinya,
>   > berlomba lomba dalam sebuah kebaikan adalah misi Agama Islam Ini
>   > menjadikan pribadi muslim sebagai teladan di dunia ini adalah keharusan 
> dan cita cita setiap muslim
>   > mari kita berlomba lomba dalam kebaikan dan bukan saling menghujat
>   > 
>   > 
>   > 
>   > [Non-text portions of this message have been removed]
>   >
> 
> 
> 
>   
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke