Erdogan: Israel Jangan Harap Dapat Gas dari Turki

Rabu, 09/06/2010
Sebagai bagian dari aksi kerasnya terhadap perilaku rezim Zionis Israel, 
perdana menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Turki berencana 
tidak akan menyalurkan gas alam Rusia kepada Israel melalui wilayah Turki dan 
pemerintahan di Ankara tidak akan memberi gas tersebut kepada negara penjajah 
seperti Zionis Israel.

Dalam konferensi pers bersama mitra Rusianya perdana menteri Rusia Vladimir 
Putin di Istanbul, Erdogan sempat menyinggung isu terkait proyek pipa gas Blue 
Stream-2 dan ia secara tegas menyatakan bahwa proyek tersebut tidak akan 
direalisasikan jika bertujuan untuk menyalurkan gas ke negara zionis Israel, 
seperti dilaporkan kantor berita IRNA.
Berdasarkan rencana proyek pipa gas Blue Stream-2 antara Rusia dan Turki, kedua 
negara telah sepakat untuk membangun jalur pipa kedua yang berdampingan dengan 
jalur pipa yang telah ada sebelumnya. Pipa tersebut memanjang dari Rusia, 
melalui Laut Hitam hingga menyambung ke Pelabuhan Samsun, Turki. Rencananya 
pipa gas itu dibangun untuk menyalurkan gas dari Rusia ke Israel melalui Turki.

Lawatan Putin ke Istanbul kali ini untuk menghadiri Konferensi Langkah-Langkah 
Interaksi dan Membangun Kepercayaan di Asia (CICA). Menyusul tewasnya sembilan 
aktifis kemanusiaan Turki dalam serangan militer Israel terhadap konvoi Kapal 
Freedom Flotilla, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki, Taner Yildiz, 
Kamis lalu (3/6) membatalkan seluruh rencana proyek energi dengan rezim zionis 
Israel.(fq/irib).

##############################################################
comment:
Serdadu Zionis Israel menyerang dan menduduki kapal Marvi Marmara yang 
berbendera Turki, secara hukum internasional berarti pasukan Zionis Israel 
telah menduduki bagian wilayah Turki. Tentu saja Pemerintah Turki marah besar, 
karena tersinggung rasa nasionalismenya.

HMNA
#############################################################





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke