Anda juga bilang begitu kepada para pastor, pendeta dan rabi?

Kepada para profesor, dosen universitas Islam, Islamic Studies di berbagai
univ Amerika,
seperti dosen-dosennya Nurcholis Madjid?

"menjual ayat Allah" sama gitu dengan jualan kitab mushaf al-Quran
di emperan toko, atau di toko buku?

Lebih luas lagi kenapa tidak sekalian semua sekolah dan universitas
digratiskan
dosen dan guru-gurunya tidak usah digaji,
karena yang mereka ajarkan adalah ayat-ayat Allah (sanurihim ayatuna),
ayat-ayat kauniyah ...
semuanya matematika, fisika, biologi, dll .....

tentu saja itu hal yang absurd!
dalam waktu singkat semua orang angkat kaki dari profesi mengajar.

Pendakwah, ustadz, muballigh,
justru saya mengharapkan sama profesionalnya
dengan pakar yang bicara soal ekonomi, motivational speakers, dosen, dll
Pasang tarif OK, negosiasi di depan OK, digaji tetap OK, ikhlas tidak
dibayar pun OK
bukan sekedar "seikhlasnya" terima di belakang,
setelah dibuka amplopnya isinya ngga sesuai
dengan biaya bensin, akomodasi, waktu yang dia perlukan
(belum termasuk biaya persiapan menyampaikan materi).

Ini anekdot yang pernah disampaikan Presiden Habibie:
- seseorang memanggil montir untuk memperbaiki mobilnya yang mogok.
setelah memeriksa sebentar, sang montir mengambil palu
dan mengetok salah satu bagian mobil. Mesin mobil tiba-tiba bisa dinyalakan.
Ditanya ongkosnya, si montir menagih $100!
WTF? Cuma untuk satu ketokan?
"Iya, " sang montir bilang "$1 untuk ketokannya, $99 dolar untuk
mengetahui bagian mana yang perlu diketok!"

Nah, para juru dakwah juga harus bisa melakukan serupa,
menganalisa kebutuhan umat dan menawarkan solusi.
Tentu saja tidak bisa dilakukan tanpa memiliki ilmu dan pengalaman yang
memadai.
Untuk memperoleh ilmu dan pengalaman itulah diperlukan biaya,
jer basuki mawa beya.

Orang yang menuntut ilmu juga harus tahu diri.
Anda bersedia bayar berapa untuk menghadiri seminar mengelola keuangan,
memulai bisnis, belajar membuat mobile phone apps?
Tetapi Anda menuntut pengajar agar ikhlas gratisan
mengajarkan tazkiyatun nafs, aqidah yang benar, sabar dan bersyukur,
cara baca alif ba ta metode Iqra?

Mengenai "menjual ayat Allah dengan harga murah," dalam tafsir al-Azhar
Buya Hamka menjelaskan bahwa Allah mengecam orang-orang
yang menggunakan ayat-ayat Allah untuk menjustifikasi/membenarkan
tindakan para penguasa zalim. Termasuk juga orang-orang
yang mengutip al-Quran dengan pesan sponsor!





2010/6/9 abdul <latifabdul...@yahoo.com>

>
>
>
> DO NOT MAKE PROFIT FROM SHARING GOD MESSAGE WITH OTHERS.QS.6:90
>
> Assalamu'alaikum wrwb.
> Semoga ALLAH melindungi saya dari tipu setan terkutuk dalam menjelaskan
> ayat2ALLAH dibawah ini
>
> Bismilahirrahmanirrahiim,
> Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka
> ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam
> menyampaikan [Al Qur'an]".
>
> Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat.
> QS6:(90)
>
> Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah
> orang-orang yang mendapat petunjuk.QS 36: (21)
>
> Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu;
> upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. QS. 26:109)
>
> Kalau kita perhatikan perintah2 atau peraturan2 ALLAH diatas itu jelaslah
> bagi kita bahwa ustad2 atau khotip2 yang memberikan dakwah di
> mesdjid2,seminra2 dan dlm pengajian2 Islam dalam menyampaikan wahyu2 ALLAH
> tidak dibenarkan oleh ALLAH swt untuk menerima uang dari jemaahnya.TITIK.
>
> Banyak kita lihat sekarang ini para khotip2 kalau memberikan ceramah di
> mesdjid2 atau di seminar2 mereka menerima atau malah meminta tuntutan untuk
> dibayar ilmu dan waktunya untuk menyampaikan dakwah2 Islam.
>
> Sesungguhnya mereka sudah menyimpang dari peraturan2 ALLAH swt dan sunnah
> Rasulullah saw.
>
> Demikian semoga ayat2 ALLAH diatas itu dapat memperbaiki aqidah kita ke
> jalan yang lurus di redhoi oleh ALLAH swt.
>
> Mari kita bersama sama mengingatkan kothip2 atu usztad2 yang menerima
> enplop atau uang kalau selesai melaksankan khotip / ceramah agama.
> Semoga kesalahan2 khotip2 itu di maafkan oleh ALLAH swt
>
> Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan
> mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan
> buta. QS 25(73)
>
> ...dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku
> tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. QS 26:(180)
>
> Wassalamu'alaikum wrwb.
>
> Creative AlQuran Study.
> Al Quran gives the true solution
> Book Seri I.
> Abdullatif.
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke