Anak Suka Minum Bensin Di Lampung Menghabiskan 3 Liter
Sehari<http://pakar-lampung.blogspot.com/2010/04/anak-suka-minum-bensin-di-lampung.html>

<http://1.bp.blogspot.com/_AGVBmOkms7E/S9kM4JhVgaI/AAAAAAAAAEU/9RM4q0x4cmg/s1600/Anak+Suka+Minum+Bensin+Di+Lampung+Menghabiskan+3+Liter+Sehari.jpg>Jesen
Khairul Fuadi, anak berusia enam tahun mempunyai kebiasaan unik yakni
meminum bensin. Kebiasaan ini sudah dijalaninya sejak ia berusia satu tahun.
Setiap hari, Jesen, bocah yang belum sekolah itu bisa mengabiskan dua hingga
tiga liter bensin. “Rasanya seger dan enak,” kata Jesen di kediamannya di
Desa Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Saat Di Temui Pakar
Lampung <http://pakar-lampung.blogspot.com/> Rabu (28/04)

Kemana pun bocah kurus dan berambut bak serabut jagung itu selalu menenteng
jerigen berisi bensin. Mulut dan hidungnya selalu menempel ke lubang jerigen
untuk sekedar menghirup aroma atau menyeruput bensin layaknya minum air. Dia
mengaku pusing jika tidak menghirup aroma bensin.

Kebiasaan meminum bensing itu, kata Indah Mylana, 33 tahun, orang tua Jesen,
bermula saat masih berusia satu tahun. Saat itu, Jesen yang sering tinggal
di kios bensin miliknya. Saat itu secara diam-diam ia menghirup dan meminum
bensin. “Tahu-tahu sudah satu jerigen bensin diminum. Sejak saat itu tidak
bisa dipisahkan dari jerigen bensin,” katanya.

Indah mengaku sudah kerap melarang anaknya meminum bensin. Berbagai cara
telah diupayakan agar kebiasaan buruk anaknya itu berhenti seperti diterapi
dengan pengobatan alternatif, menyembunyikan semua jerigen berisi bensin dan
mengganti bensin dengan air. “Saya pernah berhenti sama sekali berjualan
bensin. Anak itu malah mencari di kios lain,” ujarnya.

Akibat meminum bensin itu pertumbuhan tubuh Jesen terlihat kalah dibanding
anak seusianya. Tubuhnya tampak mungil, rambutnya kusam dan tatap matanya
sayu. “Dia juga sering batuk, pilek dan mencret,” katanya.

Saat Di temui Pakar Lampung <http://pakar-lampung.blogspot.com/> Dokter
Pusat Kesehatan Masyarakat Pardasuka, Arabiyanto, mengatakan meski kesehatan
Jesen sedikit terganggu tapi belum sampai pada tahap membahayakan jiwanya.
Dia berharap orang tuanya aktif memeriksakan kesehatan Jesen ke dokter.
“Sudah pasti ada pengaruh terhadap kesehatan anak itu. Harus sering dipantau
agar kadar zat berbahaya dalam bensin bisa diketahui,” katanya.


Anak Balita tewas minum bensin

Senin, 24 Mei 2010 12:41:21

[image: 20100524124121_LOGO_ZAT_BERBAHAYA.JPG]

*GUNUNGKIDUL:* Kalifah anak balita berumur 18 bulan meninggal setelah minum
bensin yang ada di dalam botol larutan penyegar, Sabtu (22/5). Peristiwa
yang menimpa putri dari pasangan Suprapto dan Sri Purwanti, warga Dusun
Nglipar Kidul, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar itu terjadi saat korban
bermain sendirian.

Informasi yang dihimpun Harian Jogja menyebutkan, kejadian tersebut bermula
ketika korban diajak berkunjung ke rumah kakeknya, Harto Sukisno, 56 warga
Nglipar.

Saat itu orangtua korban bersama keluarga yang lain asyik ngobrol di ruang
tamu lantaran ada keluarga yang datang dari Jakarta. Tanpa sepengetahuan
mereka korban bermain sendiri dan mengambil botol larutan penyegar cap kaki
tiga yang berisikan bensin tidak jauh dari ruang tamu.

Keluarga mengetahui korban tergeletak dalam kondisi lemas setelah meminum
bensin yang ada di dalam botol larutan penyegar. Tidak lama kemudian korban
langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisinya yang semakin parah Kalifah dirujuk ke RSUD Wonosari dilanjutkan
ke RS Dr Sardjito Jogja. Namun, belum sempat diberikan pertolongan tim medis
korban sudah terlebih dahulu meninggal dunia.

Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP. M Qori Oktohandoko saat di konfirmasi
wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih melakukan
penyelidikan dan mengamankan barang bukti botol larutan penyegar untuk
melakukan penyelidikan.”Kami terus menyelidiki penyebab kematian korban,”
katanya.*(Harian Jogja Cetak/Akhirul Anwar)*



-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke