Browsing ke group WM
groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
isinya cuma abdullatif sama HMNA 2/3nya
Ini dua orang mikir apa gitu? Kurang kerjaan apa menuh-menuhi milis :-(
(biasanya ditambah pula dengan sunny)

Abah, inga-inga
- kompasiana.com itu situs blog, Anda percaya blogger?
- yang dikutip oleh blogger tersebut adalah jpnn.com, bagian berita seleb,
di sana-sini penuh dengan kata kunci "katanya," "menurut kabar," "sumber
yang menolak disebut nama," ....
Jurnalisme model apa pula ini?

segitunya Anda bawa-bawa hadis Nabi hanya untuk membenarkan bergunjing ala
infotainment
mubazir, mubazir .....


2010/6/12 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>

>
>
> Susulan, ralat:
> Tertulis:
> Dan secara praktek, selama masa hidup Rasulullah SAW paling tidak tercatat
> 4 kali beliau merajam pezina yaitu Asif, Maiz, seorang perempuan Ghamidiyah
> dan
> Selengkapnya:
> Dan secara praktek, selama masa hidup Rasulullah SAW paling tidak tercatat
> 4 kali beliau merajam pezina yaitu Asif, Maiz, seorang perempuan Ghamidiyah
> dan .
> sepasang pezina Yahudi
> Salam
> HMNA
>
> ********************.
>
> Ariel sang
> vokalis grup band Peterpan akhirnya mengakui bahwa video adegan mesum itu
> bukanlah merupakan rekaman video dengan pemeran dan pelakunya yang hanya
> sekedar mirip atau menyerupai dirinya.
>
> Diakuinya bahwa memang rekaman video itu asli, dalam arti kata dirinya
> memang menjadi pemeran dan pelaku seperti yang terekam dalam video itu.
>
> Demikian menurut salah
> satu sumber berita online yang mengutip pernyataan dari salah seorang
> penyidik di Direktorat Keamanan dan Transnasional Mabes Polri.
>
> Bahkan menurut sumber berita online
> yang lainnya, Kabreskrim juga membenarkan bahwa video hubungan intim dengan
> kekasihnya itu adalah asli, namun bukan untuk disebarluaskan.
>
> "Sejauh ini belum ada indikasi
> yang menunjukkan, berbuat itu untuk disebarluaskan, itu untuk koleksi
> pribadinya," kata Komjen Pol Ito Sumardi.
>
> Menurut sumber berita online yang lainnya lagi,
> Komjen Pol Ito Sumardi memberikan penjelasan bahwa rekaman video itu tidak
> diperuntukkan untuk dilihat oleh orang lain.
>
> "Dia memang
> sangat tidak berharap dilihat orang, dia menjadi korban", kata Komjen Pol
> Ito Sumardi.
>
>
> Cuplikan berita tersebut
> diatas adalah pengakuan Ariel atas rekaman video adegan mesum antara
> dirinya dengan Luna Maya.
>
> Lalu bagaimana dengan rekaman video adegan mesum
> antara Ariel dengan Cut Tari ?.
>
> Jika rekaman itupun
> kemudian juga diakuinya sebagai rekaman yang asli.
>
> Maka, menjadikan sangat
> wajar jika Ariel tentunya tidak ingin rekamannya itu dilihat oleh orang
> lain. Apalagi tentu sangat tidak ingin sampai terlihat oleh suami dari istri
> yang telah disetubuhinya itu.
>
> Akhirulkalam,
> yang sesungguhnya pantas disebut sebagai 'korban' itu adalah Ariel ataukah
> suami dari istri yang disetubuhi oleh Ariel ?.
>
> Wallahualambishshawab.
>
> Ariel akhirnya Mengaku
>
> http://hiburan.kompasiana.com/group/gosip/2010/06/13/ariel-akhirnya-mengaku/
>
>
> ##################################################################################
> HMNA
> Pantulan:
> Sebenarnya UU tentang hal menyebarkan di cyber space belum cukup. Sumber
> dari yang disebarkan itu antara lain seperti Ariel bersama dengan para
> perempuan yang ditidurinya juga patut pula mendapat sanksi hukum. Perzinaan
> sudah sangat meraja lela dan terang-terangan, maka perlu dibuat hukum
> positif sanksi zina ini yaitu cambuk bagi yang belum kawin dan rajam bagi
> yang sudah kawin.
>
> Yang berkaitan dengan perzinaan, kumpul kebo ada kalangan yang tidak
> setuju. Mereka berpendapat bahwa jika hal-hal
> tersebut dimasukkan dalam KUHP, berarti telah mengorbankan hak asasi
> manusia dan negara dianggap terlalu jauh mengintervensi wilayah yang
> bersifat pribadi. Alasan para sekularist liberalist ini ini sangat sulit
> diterima oleh orang-orang yang berpikiran sehat dan jernih yang menginginkan
> keteraturan dalam kehidupan. Oleh karena itu secara obyektif kita harus
> mengkritisi konsep individual liberty ini. Kebebasan individu itu tidak
> identik dengan anarki. Kebebasan individu itu harus dibatasi oleh ketertiban
> berdasarkan hukum.
>
> Dari kalangan agamawan (muslim maupun non-muslim) dan dari kalangan
> praktisi hukum yang bukan sekularist berpendapat sebaliknya. Jika masalah
> tersebut dibiarkan mengambang, tidak ada hukum yang mengaturnya secara tegas
> dan jelas, maka akan memunculkan kekhawatiran pelanggaran hukum secara
> beramai-ramai, yaitu masyarakatlah yang akan menghukum pelakunya atau main
> hakim sendiri secara berjama'ah, seperti yang sering terjadi selama ini.
>
> Perzinaan sudah sangat meraja lela dan terang-terangan seperti sekarang ini
> perlu sanksi hukum yang keras sebagai shock therapy.
>
> Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu
> perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk [QS. 17:32].
> Sanksi zina disebutkan dalam Nash (Al-Quran dan Hadits)
> Sanksi menurut Al-Quran:
> Pezina perempuan dan pezina laki-laki setiap orang dari keduanya
> mendapatkan dera seratus cambukan [QS. 24:2].
>
> Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul
> [QS. 4:59]
> Aplikasinya menurut Sunnah Rasul:
> Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya
> bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
> amat keras hukumannya [QS. 59:7]
>
> Dan secara praktek, selama masa hidup Rasulullah SAW paling tidak tercatat
> 4 kali beliau merajam pezina yaitu Asif, Maiz, seorang perempuan Ghamidiyah
> dan .
>
> 1. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan
> kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda, `Wahai
> Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah`.
>
> 2. Kisah Maiz diriwayatkan dari banyak alur hadits dimana Maiz pernah
> mengaku berzina dan Rasulullah SAW memerintahkan untuk merajamnya.
>
> 3. Kisah seorang perempuan Ghamidiyah yang datang kepada Rasulullah SAW
> mengaku berzina dan telah hamil, lalu Rasulullah SAW memerintahkannya untuk
> melahirkan dan merawat dulu anaknya itu hingga bisa makan sendiri dan
> barulah dirajam.
>
> 4. Kisah pasangan Yahudi yang diperintahkan Rasulullah SAW kepada keduanya
> untuk dirajam.
> Penjelasan khusus dalam kasus ke-4 ini
> Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami
> beri wahyu kepada mereka; Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai
> pengetahuan jika kamu tidak mengetahui [1QS 6:43].
> Adapun yang Nabi SAW tanyakan kepada orang Yahudi, adalah perihal zina. Itu
> diperjelas dalam Hadits, yang artinya: Dari AbduLlah bin Umar bahwa ada
> beberapa orang Yahudi datang kepada RsuluLlah SAW. Mereka memberitakan
> kepada beliau tentang seorang laki-laki dan seorang perempuan melakukan
> perzinaan. Lalu RasuluLlah menanyakan kepada mereka: "Apakah yang kamu
> dapati dalam Taurah ttg soal rajam?" dst, dst. ... Orang Yahudi tadi
> berkata: "Benar, ya Muhammad ! Di situ (maksudnya Taurah) ada ayat ttg
> hukuman rajam." RasuluLlah memerintahkan supaya kedua orang berzina itu
> dirajam. Saya melihat (kata AbduLlah bin Umar) laki-laki melindungi
> perempuan sipaya jangan kena batu. [HR Bukhari]
>
> Apa dalam NKRI ini yang Pancasila sebagai dasar negara apa tidak bisa
> sanksi cambuk dan rajam itu tidak bisa dijadikan hukum positif? Mengapa
> tidak! Sila Pertama memungkinkan hal itu. UU dibuat oleh DPR bersama-sama
> dengan Pemerintah.
>
> Asal tahu saja, sanksi rajam telah pernah diberlakukan di Ambon.
> Hukum Rajam Abdullah, Laskar Jihad Tegakkan Hukum Allah
> RAJAM ANGGOTANYA YANG MELAKUKAN ZINA
> Ambon, Laskarjihad.or.id (30/03/2001)
>
> Upaya menegakkan hukum Allah Subhanahu Wa Ta'ala dimuka bumi dilaksanakan
> Laskar Jihad Ahlus Sunnah wal Jamaah. Penegakan hukum kali ini didasarkan
> atas tindakan perzinaan yang dilakukan salah satu anggotanya. Karena
> terbukti dan mengakui telah menzinahi seorang wanita maka pelaku tersebut
> diputuskan untuk dihukum rajam hingga meninggal. Hukuman rajam pertama di
> Indonesia ini dialami oleh salah satu anggota Laskar Jihad, Abdullah 30.
> Prosesi hukum rajam berlangsung pada hari selasa (27/3) pukul 16.00 WIT di
> desa Ahuru, kodya Ambon. Abdullah dijatuhi hukuman rajam setelah menjalani
> interogasi yang dilakukan oleh provost Laskar Jihad didampingi para ustadz
> Laskar Jihad. Di hadapan para pemeriksanya Abdullah mengaku telah berzina
> dengan seorang wanita di kampung Ponegoro, Nusaniwe Ambon, Juma'at (23/3)
> sekitar pukul 04.30 WIT.
>
> Sebelum pelaksanaan hukuman dilaksanakan, Abdullah telah menyatakan
> penyesalan atas perbuatannya. Oleh karena itu dia secara sukarela bersedia
> dihukum sesuai dengan syariat Islam. Ayah dari tiga orang anak ini akhirnya
> dirajam dengan disaksikan oleh kaum muslimin Ambon, pukul 16.00 tadi sore.
> Penyesalan tampak dari sikap tenang dan sabar yang ditunjukan Abdullah,
> sementara itu anggota Laskar Jihad yang lainnya terus menyalami dan memeluk
> tubuhnya, menandai pertemuan terakhir mereka. Dalam kata-kata terakhirnya,
> Abdullah menyatakan keridhoan dan keikhlasannya atas pelaksanaan hukum had
> tersebut dan ia memohon agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah Subhanahu
> wata'ala.
>
> Pelaksanaan hukum rajam tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Laskar
> Jihad Ahlus Sunnah Wal Jamaah Ustadz Ja'far Umar Tholib dan dihadiri oleh
> tokoh-tokoh muslim Ambon. Usai pelaksanaan hukum rajam, jenazah Abdullah
> segera dimandikan dan dikebumikan setelah sebelumnya disholatkan oleh kaum
> muslimin yang menghadiri acara tersebut.
> Dalam nasihatnya sebelum dilakukan prosesi rajam, Ustadz Ja'far mengatakan,
> sesuai dengan syariat Islam hukuman bagi orang yang berbuat zina apabila dia
> masih bujangan adalah didera atau dicambuk sebanyak seratus kali sedangkan
> bagi orang yang telah menikah hukumannya adalah dirajam (dilempari batu)
> hingga mati. Panglima Laskar Jihad juga menandaskan kalau hukum rajam
> terhadap Abdullah ini mungkin merupakan yang pertama kali di Indonesia sejak
> bangsa ini berdiri. "Sekilas, hukuman ini bagi sebagian besar manusia tampak
> tidak manusiawi. Namun dibalik itu tersimpan hikmah yang begitu besar,"
> tegasnya.
>
> Ustadz Ja'far juga mengingatkan kepada kaum muslimin bahwa Allah telah
> mengingatkan kepada kaum muslimin untuk tidak menyayangi atau mengasihi
> kedua pelaku zina itu ketika menegakkan hukum atas keduanya. Dan hendaknya
> ikut menyaksikan hukum itu sekelompok dari kaum mukminin. Lebih jauh Ustadz
> menyatakan, bahwa semua yang dilakukan itu merupakan bentuk dari ketaatan
> umat Islam terhadap syariat Allah. "Apa yang tengah kita lakukan ini semoga
> dianggap oleh Allah sebagai keikhlasan dalam menjunjung tinggi agama Allah,
> dan semoga dengan sebab ini pula Allah menurunkan kemenangan kepada kita
> dalam jihad fi sabilillah," tambah Ustad Ja'far. Selain itu, lanjut Ustadz
> Ja'far, jalan yang ditempuh oleh Laskar Jihad itu dapat dijadikan bukti,
> bahwa tekad pemberantasan kemaksiatan yang digelorakan akhir-akhir ini tidak
> main-main. Ustadz Ja'far kembali menegaskan kalau semua itu adalah bukti
> bahwa muslim Ambon tidak main-main dalam memberantas segala bentuk
> kemaksiatan di bumi Allah. Ustad Ja'far mengatakan, di dalam penegakan hukum
> ini ada fadhilah atau keutamaan bagi kaum muslimin yang menjalankan hukum
> itu, maupun bagi orang yang dirajam sendiri." Rasulullah shallallahu 'alaihi
> wassallam bersabda bahwa apabila ditegakkan satu hukum had di bumi Allah,
> maka di seluruh wilayah ditegakkannya hukum tersebut akan turun barokah dari
> langit selama 40 hari 40 malam," kata ustad mengutip hadits Rasulullah.
>
> Hukum rajam adalah hukuman yang ditetapkan bagi pezina yang telah menikah
> yaitu dengan melempari batu pada pelaku zina tersebut hingga meninggal.
> Hukum rajam terhadap Abdullah ini mungkin merupakan yang pertama kali di
> Indonesia sejak bangsa ini berdiri. (ron)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke