kalau pas jumatan dan hari raya, areal buat sholat meluas ke mana2,
sampai ke halaman, areal parkir, areal pertokoan, dan bahkan sampai ke
jalan umum
areal yang sama yang dimanfaatkan oleh pedagang2 dadakan dan
businessman yang beneran
bahkan ada pedagang yang sholat di samping dagangan mereka
ya mungkin FPI mau menertibkan mereka? Pedagang Kaki Lima semakin lama
semakin semrawut sih

salam,
--
wikan

2010/6/14 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>
>
>
>
> arcon, arcon, asal nyeletuk saja tanpa membaca baik-baik:
> Ayuh baca ini baik-baik
>
> Yesus membentuk kumpulan untuk bertindak seperti FPI. Silakan baca Injil di 
> bawah ini:
> Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan 
> merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali 
> lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan 
> lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan
> meja-meja mereka dibalikkan-Nya [*Yoh 2:14-15*,
> ia saat itu datang bersama murid2nya (*Markus 11:15*) dan
> juga saudara2nya dan juga Ibunya (*Yoh 2:12*)]
>
> Yesus cs mengobrak-abrik pedagang dan penukar uang yahudi DI DALAM BAIT SUCI 
> bukan di pelatarannya. Pasar seng di pinggir Masjid al-Haram di Makkah itu 
> sebuah contoh oleh masjid-masjid seluruh dunia termasuk Indonesia, para 
> pedagang dadakan berdagang di sekitar dan pelataran masjid, BUKAN DI DALAM 
> masjid diruangan yang dipakai untuk shalat berjama'ah.

Kirim email ke