emang males sih monkey business ama abah hmna.
monkey business ? gak bonobo sekalian ? hahaha ^^


salam,
Ari


2010/6/17 Ary Setijadi Prihatmanto <ary.setij...@gmail.com>

>
>
> Wuahahahahahahaha...
> no comment....
>
>
> ----- Original Message -----
> From: H. M. Nur Abdurahman
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> Sent: Wednesday, June 16, 2010 8:52 PM
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ary Setijadi Prihatmanto" 
> <ary.setij...@gmail.com<ary.setijadi%40gmail.com>
> >
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Wednesday, June 16, 2010 18:19
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> 1. Kembali pada Allah dan Rasul.
> Hadits Riwayat Muslim, Abu Daud : Nabi SAW bersabda : "Tahukah kamu apa
> ghibah itu ? Jawab sahabat : Allahu warasuluhu a'lam (Allah dan Rasulullah
> yang lebih tahu).Kemudian Nabi SAW bersabda: Menceritakan hal saudaramu yang
> ia tidak suka diceritakan pada orang lain. Lalu Sahabat bertanya: Bagaimana
> jika memang benar sedemikian keadaan saudaraku itu ? Jawab Nabi SAW : "Jika
> benar yang kau ceritakan itu, maka itulah ghibah, tetapi jika tidak benar
> ceritamu itu, maka itu disebut buhtan (tuduhan palsu, fitnah) dan itu lebih
> besar dosanya".
>
> #########################################################################################
> HMNA:
> Mengungkap yang negatif dari orang yang BUKAN SAUDARA dengan tujuan untuk
> memberi nasihat, itu bukan ghibah.
> Dari Fatimah binti Qois RAnha dia berkata
> "Aku pernah mendatangi Nabi lalu aku berkata : Sesungguhnya Abu Jahm dan
> Mu'awiyah telah melamarku? Maka Rasulullah mengatakan : "Adapun Mu'awiyah
> dia itu miskin tidak punya harta dan adapun Abu Jahm maka dia itu tidak
> pernah menaruh tongkat dari pundaknya (sering memukul perempuan)." (HR.
> Muslim 1480).
> Hadits ini menjelaskan bolehnya mengungkap yang negatif dari seseorang
> dengan tujuan untuk memberi nasihat.
>
> Pernah seseorang berkata kepada Imam Ahmad : "Aku merasa berat jika
> mengatakan si fulan itu demikian dan demikian. Maka Imam Ahmad mengatakan:
> "jika engkau diam dan akupun juga diam maka kapan ummat bisa tahu agar
> berhati-hati terhadap si fulan itu."
>
> Demikianlah mengungkap kejelekan seseorang itu bukan ghibah apabila untuk
> tujuan yang benar dan disyariatkan, yang tidak mungkin tujuan itu tercapai
> kecuali dengan mengungkap kejelekan tersebut.
>
> #############################################################################################
>
> .
>
> 2. Soal Suami Cut Tari dibanding si Pemberang dan pengumbar amarah.
> ###############################################
> HMNA:
> Kasus sikap Johannes Subrata atau Joesoef, yang suami Cut yang menyatakan
> bahwa dia biasa-biasa saja isterinya ditiduri laki-laki lain, itu
> dikampanyekan supaya dijadika idola. Menasihati ummat agar tidak terpengaruh
> pada kampanye suami Cut dijadikan idola, itu bukan ghibah.
> ##############################################
>
> Bahkan dalam urusan pembunuhan pun Allah menyatakan bahwa membalas itu hak,
> tapi memaafkan itu lebih baik.
>
> Jadi...
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ari Condro" <masar...@gmail.com <masarcon%40gmail.com>>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Wednesday, June 16, 2010 13:38
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> itu syekh puji yg berhubungan sex dengan anak di bawah umur (dgn memakai
> tedeng aling aling pernikahan agama) lolos gitu aja dari jerat hukum. malah
> didukung kaum agamawan.
>
> #############################################################################
> HMNA:
> Ini arcon bikin thread (meneruskan cerita) baru lagi ke syaikh Puji yang
> tidak ada hubungannay dengan update. Itu update saya kemukakan untuk
> membuktikan bahwa kasus mesum Ariel, Luna Maya dan Cut Tari itu sama sekali
> bukanlah ghibah (masdar dari ghaba, mnggunjing di belakang lempar batu
> sembunyi tangan)
>
> Itu Syaikh Puji lolos dari pengadilan, karena yang disebut anak di bawah
> umur bagi perempuan yaitu yang belum haid. Itu yang dinikahi Syaikh puji
> sudah haid, jari bukan lagi anak di bawah umur.
>
> ##############################################################################
>
> gimane nih .... :))
>
> dulu istri eks peristiwa priok juga nikah dengan kyai terkenal, dan
> nikahnya
> mut'ah (bahkan parahnya lagi, menikah tanpa saksi), juga lolos aja dari
> jeratan sosial maupun hukum.
> ##################################################################
> HMNA:
> Itu dulu istri eks peristiwa priok nikah dengan kyai terkenal, dan nikahnya
> mut'ah itu sumber beritanya dari mana? Tanpa menyebut sumber itu artinya
> membicarakan/menggunjing di belakang lempar batu sembunyi tangan, itu
> termasuk ghibah .
> #####################################################################
>
> 2010/6/16 H. M. Nur Abdurahman 
> <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id<mnur.abdurrahman%40yahoo.co.id>
> >
>
> =====
> Update
> =====
>
> Hukum & 1001
> Masalah Kemasyaratan
> Kolom Harian Fajar
> Rabu, 16 Juni 2010
>
> Bukan Mirip, Tetapi Diduga Keras
> Prof. Achmad Ali (*)
>
> DI dalam kuliah semester awal mahasiswa baru Fakultas Hukum, telah
> diajarkan bahwa masyarakat ini tidak sekadar diatur oleh aturan hukum (the
> legal rules) saja, melainkan "dikeroyokin" oleh berbagai norma dan aturan
> lain termasuk norma moral, norma adat-istiadat, norma agama, norma
> kedisiplinan, norma etika, norma kesopanan, dan sebagainya. Oleh karena itu,
> kasus peredaran film porno yang "diduga keras" (jadi istilah yang digunakan
> Metro TV "mirip" artis, itu keliru, karena kalau mirip, berarti sudah pasti
> bukan Luna Maya, Ariel dan Cut Tari), diperankan oleh Luna Maya, Ariel dan
> Cut Tari. Istilah "diduga keras" saya gunakan sekadar supaya tidak dianggap
> melanggar asas praduga tak bersalah (the presumption of innocence), meskipun
> menurut sebagian besar pakar IT, sangat besar kemungkinan pemerannya memang
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari. Saya juga sudah menonton di internet 3 film
> porno itu, agar saya bisa lebih yakin berkomentar, dan menurut saya yang
> "gagap teknologi", film itu bukan rekayasa. Wallahu Alam.
>
> Dari segi hukum pidana positif yang berlaku di Indonesia, dalam hal ini
> pasal 284 KUH Pidana, sama sekali tidak mengancamkan sanksi pidana bagi
> pelaku "perzinaan", tetapi hanya mengancamkan pidana bagi pelaku
> "perselingkuhan". Jadi saya selalu membantah bahwa pasal 284 KHU Pidana
> adalah pasal tentang perzinaan, melainkan hanya pasal tentang
> perselingkuhan. Yang dapat dijerat dengan pasal itu, hanya jika salah satu
> atau kedua pelakunya sudah terikat dengan perkawinan yang sah dengan orang
> lain. Jadi, jika sepasang muda-mudi yang sudah berusia dewasa, dan keduanya
> masih bujang dan gadis yang belum beristri atau bersuami, maka persetubuhan
> yang mereka lakukan suka sama suka di luar perkawinan yang sah, di tempat
> yang tertutup, bukan di muka umum, yang dalam bahasa Indonesia maupun norma
> agama dan moral dikategorikan "perzinaan", tidak dapat dijerat dengan pasal
> 284 KUH Pidana itu. Pasal itu hanya mengatur tentang "overspel"
> (perselingkuhan). Dan itu karena KUH Pidana kita itu 100 persen diadopsi
> dari wetboek van straft recht-nya Belanda, yang berangkat dari nilai-nilai
> moral Barat yang liberal dan individualis. Secara hukum, agar polisi dapat
> menjadikan Luna Maya, Ariel dan Cut Tari sebagai tersangka, maka selain
> harus dibuktikan bahwa pelaku dalam film porno itu adalah memang Luna Maya,
> Ariel dan Cut Tari, tentunya meminta keterangan ahli; maka juga
> harus dibuktikan bahwa beredarnya ketiga film porno yang mereka lakonkan,
> adalah diketahui dan dikehendaki mereka. Jadi menurut saya, polisi tidak
> cukup mencari dan menangkap pengedarnya, tetapi juga berupaya maksimal
> membuktikan bahwa pelakunya memang Luna Maya, Ariel dan Cut Tari, meskipun
> tentu saja ketiganya bakal membantah.
>
> Terlepas dari aspek hukum pidana, film porno yang "diduga keras" diperankan
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari, telah beredar sedemikian luas, baik di dunia
> maya (internet) maupun di ponselponsel remaja, yang duduk di SD, SMP dan
> SMA. Dari aspek moral, realitas ini tidak dapat dimaafkan. Pelaku dan
> pengedarnya sama bahayanya dengan pelaku teroris. Kehancuran moral generasi
> muda, dampak buruknya sama dengan peledakan bom oleh teroris.
>
> Sangat tepat langkah Pemda Jatim, Pemda Bandung untuk memboikot kehadiran
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari. Ini bukan pelanggaran asas praduga tak
> bersalah, karena kita tidak bicara ranah hukum, melainkan ranah moral dan
> ranah agama. Sanksi sosial harus dijatuhkan kepada pelaku film porno itu.
> Asas praduga tak bersalah hanya berlaku dalam perkara pidana (baca: Black's
> Law Dictionary).
> ---------------------------------------------
> (*)
> Siapa Achmad Ali?
> Baca berita di bawah
>
> SUARA MERDEKA
> KY Serahkan Enam Calon Hakim Agung ke DPR
> * Achmad Ali Lolos Seleksi
> JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) secara resmi menyerahkan nama enam calon
> hakim agung kepada DPR untuk dilakukan fit and proper test. Nama-nama itu
> diserahkan Ketua KY Busyro Muqoddas kepada Ketua DPR , di Senayan Jakarta.
> Mereka adalah Prof Dr Abdul Gani Abdullah, Prof Dr Achmad Ali, Bagus Sugiri
> SH, HM Hatta Ali, Prof Dr Komariah E Sapardjaja, dan Prof Dr Sanusi Husin.
> ''Sesuai dengan Tata Tertib DPR, (nama-nama) ini akan dibacakan dalam rapat
> paripurna, 13 November mendatang. Lalu, DPR akan menindaklanjutinya sesuai
> dengan tatib, yakni membawanya ke Badan Musyawarah DPR,'' ungkap Ketua DPR
> ketika mengumumkan nama-nama tersebut.
> Proses selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Komisi III DPR yang membawahi
> masalah hukum. Daftar nama calon hakim agung yang diterima DPR ini merupakan
> hasil seleksi KY. Mereka telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan
> perundang-undangan.
> ''KY menyeleksi sembilan nama calon terpilih. Kemudian terjaring enam nama
> calon. Dari enam nama calon hakim agung itu, nantinya akan dipilih dua untuk
> mengisi kekosongan yang ada,'' tambah dia.
> Sebelum memilih dua hakim agung, DPR akan mengajukan beberapa persyaratan,
> di antaranya kelengkapan administratif, termasuk fit and proper test (uji
> kelayakan dan kepatutan).
>
> Transparan
> Ketua KY Busyro Muqaddas berharap, Komisi III DPR bisa menerima keenam
> calon hakim agung yang diajukan KY. Dia meyakini, DPR tidak akan serta-merta
> menolak keenam calon tersebut. Sebab seleksi itu dilakukan secara akuntabel,
> transparan, dan profesional.
> ''Nama-nama ini hasil seleksi KY yang diberi wewenang secara
> konstitusional. Kami sudah melakukannya secara transparan. Tentu, ada
> semacam penghargaan dari DPR terhadap apa yang telah kami lakukan,''
> tuturnya. ''Nama-nama yang diajukan juga cukup representatif dan kapabel,''
> tandas dia.
>
> Mengenai kemungkinan penolakan oleh Komisi III, dia mengatakan, akan sangat
> tergantung pada kemampuan para calon hakim agung dalam meyakinkan Komisi
> III.
> ''Semua tergantung apa yang dijelaskan. Untuk fit and proper test, kami
> agendakan pada awal masa sidang nanti,'' ujarnya.
>
> Kandidat Kuat
> Di tempat terpisah, anggota KY yang juga tim panelis dalam wawancara akhir
> beberapa waktu lalu, Irawady Joenoes menilai, Dekan Universitas Hasanuddin
> (Unhas) Makassar Prof Dr Achmad Ali menjadi kandidat kuat untuk lolos tahap
> akhir fit and proper test. Dari sisi kecerdasan intelektual dan integritas
> moral, dia juga sangat memesona tim panelis.
> ''Dia bisa memberikan jawaban dengan terobosan hukum yang kuat, saat
> ditanya masalah-masalah hukum,'' ujar dia di Jakarta kemarin.
>
> Kandidat lain yang akan lolos adalah Komariah E Supardjaja dan Sanusi
> Husin. ''Mereka memiliki integritas dan passing grade yang tinggi,'' tambah
> dia.
> (H28,H27-49m)
>
> ----- Original Message -----
> From: "Dwi Soegardi" <soega...@gmail.com <soegardi%40gmail.com>>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Sunday, June 13, 2010 09:00
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> Browsing ke group WM
> groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> isinya cuma abdullatif sama HMNA 2/3nya
> Ini dua orang mikir apa gitu? Kurang kerjaan apa menuh-menuhi milis :-(
> (biasanya ditambah pula dengan sunny)
>
> Abah, inga-inga
> - kompasiana.com itu situs blog, Anda percaya blogger?
>
> ################################################################################
> HMNA:
> Tergantung blognya, bos. Kiranya cukup jika saya kemukakan Japri dari Ade
> Suerani moderator dari milis Lautan Quran
>
> ***
> ----- Original Message -----
> From: Ade Suerani
> To: mnur.abdurrah...@yahoo.co.id <mnur.abdurrahman%40yahoo.co.id>
> Sent: Saturday, February 20, 2010 23:36
> Subject: Asalamualaikum
>
> Assalamualaikum abah...
> Semoga sehat selalu dan dalam perlindungan-Nya.
> Abah, saya mengajak abah bergabung di blog kompasiana.
> blog gratis dari kompas.
> disana mulai ada diskusi soal liberal sekular.
> hanya abah yang bisa mengcounter mereka
>
> http://polhukam.kompasiana.com/2010/02/20/negara-berbasis-agama-atau-netral-agama/
>
> http://polhukam.kompasiana.com/2010/02/17/syariat-jilbab-dan-mentalitas-tiran/
>
>
> #############################################################################################
>
> - yang dikutip oleh blogger tersebut adalah jpnn.com, bagian berita seleb,
> di sana-sini penuh dengan kata kunci "katanya," "menurut kabar," "sumber
> yang menolak disebut nama," ....
> Jurnalisme model apa pula ini?
> #########################################################################
> HMNA:
> "Sejauh ini belum ada indikasi yang menunjukkan, berbuat itu untuk
> disebarluaskan, itu untuk koleksi pribadinya," kata Komjen Pol Ito Sumardi.
> Silakan tabayyun pada Komjen Pol Ito Sumardi kalau tidak percaya.
> Apa bedanya dengan berita yang bukan dari kompasiana, melainkan dari TPM
> yang ini:
> Ahmad Michdan dari Tim Pengacara Muslim (TPM) usai bertemu perwakilan
> Densus 88 di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel menjelaskan, Densus
> 88 mengatakan bahwa penangkapan tersebut tidak terkait dengan JAT. Padahal
> sebelumnya penyidik Densus 88 telah melakukan rekonstruksi di markas JAT, di
> mana penyidik menggunakan pameran figuran yang dikalungi tag name
> bertuliskan Abu Bakar Ba'asyir.
> ###########################################################################
>
> segitunya Anda bawa-bawa hadis Nabi hanya untuk membenarkan bergunjing ala
> infotainment
> mubazir, mubazir .....
> ##########################################################################
> HMNA:
> Tidak ada yang mubazzir untuk da'wah.
> ##########################################################################
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting 
> mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> Berhenti 
> mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com<wanita-muslimah-unsubscribe%40yahoogroups.com>
> Milis Keluarga Sejahtera 
> mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com<keluarga-sejahtera%40yahoogroups.com>
> Milis Anak Muda Islam 
> mailto:majelism...@yahoogroups.com<majelismuda%40yahoogroups.com>
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
> 2. Soal Suami Cut Tari dibanding si Pemberang dan pengumbar amarah.
>
> Bahkan dalam urusan pembunuhan pun Allah menyatakan bahwa membalas itu hak,
> tapi memaafkan itu lebih baik.
>
> Jadi...
>
> ----- Original Message -----
> From: H. M. Nur Abdurahman
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> Sent: Wednesday, June 16, 2010 1:48 PM
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ari Condro" <masar...@gmail.com <masarcon%40gmail.com>>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Wednesday, June 16, 2010 13:38
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> itu syekh puji yg berhubungan sex dengan anak di bawah umur (dgn memakai
> tedeng aling aling pernikahan agama) lolos gitu aja dari jerat hukum. malah
> didukung kaum agamawan.
>
> #############################################################################
> HMNA:
> Ini arcon bikin thread (meneruskan cerita) baru lagi ke syaikh Puji yang
> tidak ada hubungannay dengan update. Itu update saya kemukakan untuk
> membuktikan bahwa kasus mesum Ariel, Luna Maya dan Cut Tari itu sama sekali
> bukanlah ghibah (masdar dari ghaba, mnggunjing di belakang lempar batu
> sembunyi tangan)
>
> Itu Syaikh Puji lolos dari pengadilan, karena yang disebut anak di bawah
> umur bagi perempuan yaitu yang belum haid. Itu yang dinikahi Syaikh puji
> sudah haid, jari bukan lagi anak di bawah umur.
>
> ##############################################################################
>
> gimane nih .... :))
>
> dulu istri eks peristiwa priok juga nikah dengan kyai terkenal, dan
> nikahnya
> mut'ah (bahkan parahnya lagi, menikah tanpa saksi), juga lolos aja dari
> jeratan sosial maupun hukum.
> ##################################################################
> HMNA:
> Itu dulu istri eks peristiwa priok nikah dengan kyai terkenal, dan nikahnya
> mut'ah itu sumber beritanya dari mana? Tanpa menyebut sumber itu artinya
> membicarakan/menggunjing di belakang lempar batu sembunyi tangan, itu
> termasuk ghibah .
> #####################################################################
>
> 2010/6/16 H. M. Nur Abdurahman 
> <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id<mnur.abdurrahman%40yahoo.co.id>
> >
>
> =====
> Update
> =====
>
> Hukum & 1001
> Masalah Kemasyaratan
> Kolom Harian Fajar
> Rabu, 16 Juni 2010
>
> Bukan Mirip, Tetapi Diduga Keras
> Prof. Achmad Ali (*)
>
> DI dalam kuliah semester awal mahasiswa baru Fakultas Hukum, telah
> diajarkan bahwa masyarakat ini tidak sekadar diatur oleh aturan hukum (the
> legal rules) saja, melainkan "dikeroyokin" oleh berbagai norma dan aturan
> lain termasuk norma moral, norma adat-istiadat, norma agama, norma
> kedisiplinan, norma etika, norma kesopanan, dan sebagainya. Oleh karena itu,
> kasus peredaran film porno yang "diduga keras" (jadi istilah yang digunakan
> Metro TV "mirip" artis, itu keliru, karena kalau mirip, berarti sudah pasti
> bukan Luna Maya, Ariel dan Cut Tari), diperankan oleh Luna Maya, Ariel dan
> Cut Tari. Istilah "diduga keras" saya gunakan sekadar supaya tidak dianggap
> melanggar asas praduga tak bersalah (the presumption of innocence), meskipun
> menurut sebagian besar pakar IT, sangat besar kemungkinan pemerannya memang
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari. Saya juga sudah menonton di internet 3 film
> porno itu, agar saya bisa lebih yakin berkomentar, dan menurut saya yang
> "gagap teknologi", film itu bukan rekayasa. Wallahu Alam.
>
> Dari segi hukum pidana positif yang berlaku di Indonesia, dalam hal ini
> pasal 284 KUH Pidana, sama sekali tidak mengancamkan sanksi pidana bagi
> pelaku "perzinaan", tetapi hanya mengancamkan pidana bagi pelaku
> "perselingkuhan". Jadi saya selalu membantah bahwa pasal 284 KHU Pidana
> adalah pasal tentang perzinaan, melainkan hanya pasal tentang
> perselingkuhan. Yang dapat dijerat dengan pasal itu, hanya jika salah satu
> atau kedua pelakunya sudah terikat dengan perkawinan yang sah dengan orang
> lain. Jadi, jika sepasang muda-mudi yang sudah berusia dewasa, dan keduanya
> masih bujang dan gadis yang belum beristri atau bersuami, maka persetubuhan
> yang mereka lakukan suka sama suka di luar perkawinan yang sah, di tempat
> yang tertutup, bukan di muka umum, yang dalam bahasa Indonesia maupun norma
> agama dan moral dikategorikan "perzinaan", tidak dapat dijerat dengan pasal
> 284 KUH Pidana itu. Pasal itu hanya mengatur tentang "overspel"
> (perselingkuhan). Dan itu karena KUH Pidana kita itu 100 persen diadopsi
> dari wetboek van straft recht-nya Belanda, yang berangkat dari nilai-nilai
> moral Barat yang liberal dan individualis. Secara hukum, agar polisi dapat
> menjadikan Luna Maya, Ariel dan Cut Tari sebagai tersangka, maka selain
> harus dibuktikan bahwa pelaku dalam film porno itu adalah memang Luna Maya,
> Ariel dan Cut Tari, tentunya meminta keterangan ahli; maka juga
> harus dibuktikan bahwa beredarnya ketiga film porno yang mereka lakonkan,
> adalah diketahui dan dikehendaki mereka. Jadi menurut saya, polisi tidak
> cukup mencari dan menangkap pengedarnya, tetapi juga berupaya maksimal
> membuktikan bahwa pelakunya memang Luna Maya, Ariel dan Cut Tari, meskipun
> tentu saja ketiganya bakal membantah.
>
> Terlepas dari aspek hukum pidana, film porno yang "diduga keras" diperankan
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari, telah beredar sedemikian luas, baik di dunia
> maya (internet) maupun di ponselponsel remaja, yang duduk di SD, SMP dan
> SMA. Dari aspek moral, realitas ini tidak dapat dimaafkan. Pelaku dan
> pengedarnya sama bahayanya dengan pelaku teroris. Kehancuran moral generasi
> muda, dampak buruknya sama dengan peledakan bom oleh teroris.
>
> Sangat tepat langkah Pemda Jatim, Pemda Bandung untuk memboikot kehadiran
> Luna Maya, Ariel dan Cut Tari. Ini bukan pelanggaran asas praduga tak
> bersalah, karena kita tidak bicara ranah hukum, melainkan ranah moral dan
> ranah agama. Sanksi sosial harus dijatuhkan kepada pelaku film porno itu.
> Asas praduga tak bersalah hanya berlaku dalam perkara pidana (baca: Black's
> Law Dictionary).
> ---------------------------------------------
> (*)
> Siapa Achmad Ali?
> Baca berita di bawah
>
> SUARA MERDEKA
> KY Serahkan Enam Calon Hakim Agung ke DPR
> * Achmad Ali Lolos Seleksi
> JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) secara resmi menyerahkan nama enam calon
> hakim agung kepada DPR untuk dilakukan fit and proper test. Nama-nama itu
> diserahkan Ketua KY Busyro Muqoddas kepada Ketua DPR , di Senayan Jakarta.
> Mereka adalah Prof Dr Abdul Gani Abdullah, Prof Dr Achmad Ali, Bagus Sugiri
> SH, HM Hatta Ali, Prof Dr Komariah E Sapardjaja, dan Prof Dr Sanusi Husin.
> ''Sesuai dengan Tata Tertib DPR, (nama-nama) ini akan dibacakan dalam rapat
> paripurna, 13 November mendatang. Lalu, DPR akan menindaklanjutinya sesuai
> dengan tatib, yakni membawanya ke Badan Musyawarah DPR,'' ungkap Ketua DPR
> ketika mengumumkan nama-nama tersebut.
> Proses selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Komisi III DPR yang membawahi
> masalah hukum. Daftar nama calon hakim agung yang diterima DPR ini merupakan
> hasil seleksi KY. Mereka telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan
> perundang-undangan.
> ''KY menyeleksi sembilan nama calon terpilih. Kemudian terjaring enam nama
> calon. Dari enam nama calon hakim agung itu, nantinya akan dipilih dua untuk
> mengisi kekosongan yang ada,'' tambah dia.
> Sebelum memilih dua hakim agung, DPR akan mengajukan beberapa persyaratan,
> di antaranya kelengkapan administratif, termasuk fit and proper test (uji
> kelayakan dan kepatutan).
>
> Transparan
> Ketua KY Busyro Muqaddas berharap, Komisi III DPR bisa menerima keenam
> calon hakim agung yang diajukan KY. Dia meyakini, DPR tidak akan serta-merta
> menolak keenam calon tersebut. Sebab seleksi itu dilakukan secara akuntabel,
> transparan, dan profesional.
> ''Nama-nama ini hasil seleksi KY yang diberi wewenang secara
> konstitusional. Kami sudah melakukannya secara transparan. Tentu, ada
> semacam penghargaan dari DPR terhadap apa yang telah kami lakukan,''
> tuturnya. ''Nama-nama yang diajukan juga cukup representatif dan kapabel,''
> tandas dia.
>
> Mengenai kemungkinan penolakan oleh Komisi III, dia mengatakan, akan sangat
> tergantung pada kemampuan para calon hakim agung dalam meyakinkan Komisi
> III.
> ''Semua tergantung apa yang dijelaskan. Untuk fit and proper test, kami
> agendakan pada awal masa sidang nanti,'' ujarnya.
>
> Kandidat Kuat
> Di tempat terpisah, anggota KY yang juga tim panelis dalam wawancara akhir
> beberapa waktu lalu, Irawady Joenoes menilai, Dekan Universitas Hasanuddin
> (Unhas) Makassar Prof Dr Achmad Ali menjadi kandidat kuat untuk lolos tahap
> akhir fit and proper test. Dari sisi kecerdasan intelektual dan integritas
> moral, dia juga sangat memesona tim panelis.
> ''Dia bisa memberikan jawaban dengan terobosan hukum yang kuat, saat
> ditanya masalah-masalah hukum,'' ujar dia di Jakarta kemarin.
>
> Kandidat lain yang akan lolos adalah Komariah E Supardjaja dan Sanusi
> Husin. ''Mereka memiliki integritas dan passing grade yang tinggi,'' tambah
> dia.
> (H28,H27-49m)
>
> ----- Original Message -----
> From: "Dwi Soegardi" <soega...@gmail.com <soegardi%40gmail.com>>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>>
> Sent: Sunday, June 13, 2010 09:00
> Subject: Re: Ralat sedikit <= Re: [wanita-muslimah] Ariel sang vokalis grup
> band Peterpan akhirnya mengaku
>
> Browsing ke group WM
> groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> isinya cuma abdullatif sama HMNA 2/3nya
> Ini dua orang mikir apa gitu? Kurang kerjaan apa menuh-menuhi milis :-(
> (biasanya ditambah pula dengan sunny)
>
> Abah, inga-inga
> - kompasiana.com itu situs blog, Anda percaya blogger?
>
> ################################################################################
> HMNA:
> Tergantung blognya, bos. Kiranya cukup jika saya kemukakan Japri dari Ade
> Suerani moderator dari milis Lautan Quran
>
> ***
> ----- Original Message -----
> From: Ade Suerani
> To: mnur.abdurrah...@yahoo.co.id <mnur.abdurrahman%40yahoo.co.id>
> Sent: Saturday, February 20, 2010 23:36
> Subject: Asalamualaikum
>
> Assalamualaikum abah...
> Semoga sehat selalu dan dalam perlindungan-Nya.
> Abah, saya mengajak abah bergabung di blog kompasiana.
> blog gratis dari kompas.
> disana mulai ada diskusi soal liberal sekular.
> hanya abah yang bisa mengcounter mereka
>
> http://polhukam.kompasiana.com/2010/02/20/negara-berbasis-agama-atau-netral-agama/
>
> http://polhukam.kompasiana.com/2010/02/17/syariat-jilbab-dan-mentalitas-tiran/
>
>
> #############################################################################################
>
> - yang dikutip oleh blogger tersebut adalah jpnn.com, bagian berita seleb,
> di sana-sini penuh dengan kata kunci "katanya," "menurut kabar," "sumber
> yang menolak disebut nama," ....
> Jurnalisme model apa pula ini?
> #########################################################################
> HMNA:
> "Sejauh ini belum ada indikasi yang menunjukkan, berbuat itu untuk
> disebarluaskan, itu untuk koleksi pribadinya," kata Komjen Pol Ito Sumardi.
> Silakan tabayyun pada Komjen Pol Ito Sumardi kalau tidak percaya.
> Apa bedanya dengan berita yang bukan dari kompasiana, melainkan dari TPM
> yang ini:
> Ahmad Michdan dari Tim Pengacara Muslim (TPM) usai bertemu perwakilan
> Densus 88 di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel menjelaskan, Densus
> 88 mengatakan bahwa penangkapan tersebut tidak terkait dengan JAT. Padahal
> sebelumnya penyidik Densus 88 telah melakukan rekonstruksi di markas JAT, di
> mana penyidik menggunakan pameran figuran yang dikalungi tag name
> bertuliskan Abu Bakar Ba'asyir.
> ###########################################################################
>
> segitunya Anda bawa-bawa hadis Nabi hanya untuk membenarkan bergunjing ala
> infotainment
> mubazir, mubazir .....
> ##########################################################################
> HMNA:
> Tidak ada yang mubazzir untuk da'wah.
> ##########################################################################
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting 
> mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> Berhenti 
> mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com<wanita-muslimah-unsubscribe%40yahoogroups.com>
> Milis Keluarga Sejahtera 
> mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com<keluarga-sejahtera%40yahoogroups.com>
> Milis Anak Muda Islam 
> mailto:majelism...@yahoogroups.com<majelismuda%40yahoogroups.com>
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke