Tidak mudah memang untuk out box of thinking, kalau diri manusia sudah 
dibingkai iman, maka kadang logika tidak perlu dipakai padahal qur'an 
menganjurkan "la'allakum ta'lamun/ta'qilun/tatafakarun. Apalagi kalau sudah 
merasa dirinya mukmin sudah otomatis menyimpulkan telah mengoptimalkan aqal 
fikirannya. Ya seperti yang dikatakan pak dr. Kartono Muhammad, kelemahan umat 
islam tidak mau menelusuri fakta arkeologis.

Wassalam
Abdul Mu'iz

--- Pada Sen, 21/6/10, Bang Mossad <bangmos...@yahoo.com> menulis:

Dari: Bang Mossad <bangmos...@yahoo.com>
Judul: Bls: [wanita-muslimah] penemuan-perkamen-al-quran
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Tanggal: Senin, 21 Juni, 2010, 11:51 PM







 



  


    
      
      
      Salam,

 

kalau benar fakta akeolog yang ditemukan konon isinya mirip2 tulisan Al Quran 
itu,  

yang jelas semakin dapat kita simpulkan bahwa sejak jaman dahulupun AlQuran 
pernah diupayakan untuk di palsukan orang.

dan bukti Al Quran pernah mau dipalsukan sekarang sudah ditemukan.



________________________________

Dari: Wikan Danar Sunindyo <wikan.da...@gmail.com>

Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com

Terkirim: Sen, 21 Juni, 2010 22:31:52

Judul: Re: [wanita-muslimah] penemuan-perkamen-al-quran



1. yakin itu Al Quran? dan bukan bukan kitab lain yang menyerupai Al

Quran atau kitab tafsir Al Quran atau kitab hadits?

2. bagaimana orang yang tidak mempercayai Al Quran bisa mempelajari Al Quran?

3. penggunaan atom C14 didasarkan pada waktu zat/mahluk hidup mati,

kemudian dihitung peluruhan karbon yang tersisa. Umur kertas sendiri

tidak diketahui secara persis bisa lebih muda, apalagi tulisan yang

tercantum di dalamnya. Untuk diagnosa umur fosil yang jutaan tahun

penggunaan atom C14 bisa akurat, tapi makin kecil rentang waktunya

makin sulit dicek akurasinya (misal fosil berusia 1 juta tahun dan 1

juta 10.000 tahun tidak tampak bedanya, tapi naskah 1300 tahun dan

1400 tahun sulit dibedakan)

4. Menurut saya, keimanan muslim tidak banyak berubah atau terguncang

karena penemuan ini. Ini karena bacaan Al Quran diturunkan secara

turun temurun melalui para hafiz dari generasi ke generasi, sehingga

teks/naskah Al Quran lebih bersifat sekunder daripada hafalan para

hafidz ini. Teks Al Quran yang berbeda-beda merupakan rekaan para

Islamis yang sulit dibuktikan kebenarannya. Jika benar bahwa teks Al

Quran itu berbeda-beda, pasti sekarang bakal ada berbagai versi Al

Quran, nyatanya tidak. Jikapun teks Al Quran dipaksakan oleh rezim

politik tertentu, tentu akan ada deviasi yang disimpan oleh lawan

politiknya. Nyatanya walaupun antara Sunni dan Syiah berseberangan,

teks Al Quran yang dipergunakan tetap sama. Katakanlah Al Quran

sekarang adalah versi Muawiyah, tentu pengikut Ali akan punya versi

sendiri. Nyatanya tidak. Bahkan Ahmadiyah yang punya Nabi dan

kepercayaan berbeda pun menggunakan Al Quran yang sama. Dibandingkan

dengan Injil, Injil mengalami perubahan setiap rezim berubah,

perbedaan pandangan politik dan revisi terus menerus.

Perubahan pada naskah Al Quran lebih dititikberatkan pada faktor untuk

mempermudah bacaan. Beberapa titik, harokat dan tanda baca ditambahkan

pada huruf untuk mempermudah pembaca non-Arab untuk membacanya.



salam,

--

Wikan



2010/6/21 Abdul Muiz <mui...@yahoo.com>

>

>

>

> Situs berita muslim.wordpress memberitakan penemuan perkamen al qur'an bukan 
> oleh orang kafir tetapi oleh orang islam sendiri, referensi yang diajukan 
> cukup valid, apa pendapat teman-teman ??

>

> Wassalam

> Abdul Mu'iz

>

> http://beritamuslim.wordpress.com/2010/03/19/penemuan-perkamen-al-quran/

>

> Penemuan Perkamen Al-quran di Sana’a

> Oleh: Sujit Das

>

> “Menghormati iman orang-orang percaya yang tulus seharusnya tidak menyebabkan 
> investigasi yang dilakukan para ahli sejarah dilarang atau 
> dibelokkan….Seseorang harus mempertahankan hak-hak metodologi dasar sejarah.” 
> – Maxime Rodhinson, 1981; p. 57



------------------------------------



=======================

Milis Wanita Muslimah

Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.

Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah

Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com

ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages

Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com

Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com

Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com



Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke