satu hal paling penting yg ane kelupaan bilang.  etnis hazara ini yang
lembut dan cinta damai ini (meskipun gundek gundek) islamnya islam syiah
ismailiyah. Syiah ? apaan tuh ? yaitu jenis islam yg dianggap kapirun berat
oleh oom yuli yuliadi.

gimana ndak ?

- buat yg nonton prince of persia, islam ismaili inilah yg menelurkan klan
para assasin.  mereka pula yg menelurkan teologi jihad bunuh diri,
hasshasin, disuruh ber hasshih dulu sampai mabok sebelum melakukan
pembunuhan.  ketua klannya si orang tua dari pegunungan (benteng alamut), yg
terkenal jagonya membegal kafilah di sepanjang jalan sutra

- belakangan etnis hazara yg islam ismaili ini malah meninggalkan jalan
kekerasan. bahkan bercitra cinta damai di afghan sana (hukum karma kalo
mereka sekarang dijahatin orang pashtun ??? entahlah)




2010/6/24 <al...@yahoo.com>

> Dulu saya bertetangga dg afgan yg suku hazara.orangnya santun memelihara
> tradisi penghormatan kepada rasul,quran,dg cara yg beda dg afgan yg
> fundamentalis.saya kira tadinya dia beda fisik dari afgan lain karena
> orangnya pendek,wajahnya rada bulat mata sipit,jemarinya juga gitu,tapi
> putih dan stocky Ndak taunya tipikal orang hazara emang gitu,menurut teman
> wm yang pantau pemilu di afgan.mungkin hazara keturunan langsung asia indo
> eropa yg memelihara tradisi kuno pra indo eropa.
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: Ari Condro <masar...@gmail.com>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Wed, 23 Jun 2010 07:41:20
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Ahmadiyah yang dibela pak abdul---->
>        Ahmadiyah,Syiah itu 100% Islam
>
> di afghanistan, ada suku kecil, etnis hazara, kalau liat the kite runner
> nya
> khaled hosseini, yg jadi anak korban sodomi dan beribu yg jadi pelampiaan
> nafsu majikannya sampai hamil, dia adalah anak dari klan hazara.
>
> suku kecil itu cinta damai, dan punya sistem equality gender, wanita gak
> dibawah laki laki, mementingkan pendidikan, dan karena cinta damainya
> mereka
> jadi bulan bulanan suku lain yg dominan, suku pashtun misalnya.
>
> hasil baca tulisan di blognya agustinus weng.   hehehe ....
>
> sampai sekarang wilayah yg didiami suku hazara di afghanistan adalah daerah
> aman yg tidak terlibat konflik dan peperangan
>
>
> salam,
> Ari
>
>
> 2010/6/23 Alexander <alexander_edber...@yahoo.com>
>
> > Dulatip ini otaknya ada, tp licik dan menyesatkan, sm skl tdk ada
> > manfaatnya. Seharusnya si jerky tengik ini dikeluarkan dr WM. Andai ada
> yg
> > tersesatkan krn tulisan2 dulatip ini, maka silahkan moderator ikut andil
> dlm
> > menerima azab dr Allah.
> >
> > Mengapa nama milis ini WM tp isinya byk yg jauh panggang drpd api?
> Tulisan
> > dulatip ini seakan mendominasi dan menutupi tulisan2 lainnya yg bagus dan
> > bermanfaat, syng skl.
> >
> >
> > Sincerely,
> > AEC
> >
> >
> >
> > Sent from my BlackBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "abdul" <latifabdul...@yahoo.com>
> > Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Date: Tue, 22 Jun 2010 15:13:01
> > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Subject: [wanita-muslimah] Re: Ahmadiyah yang dibela pak abdul---->
> > Ahmadiyah,Syiah itu 100% Islam
> >
> > Mujiarto Karuk---------------------Bismilahirrahmanirrahiim.
> >
> > Kalau hanya sekedar mencai atau menyesatkan itu adalah wajar2 saja
> > karena kedalaman ilmu berbeda beda..
> >
> > Yang perlu kita tentang adalah perbuatan aniaya, zolim,melakukan
> > tindakan kekerasan.....kpd saudara2 kita baik sebangsa maupun seiman.
> >
> > Walaupun mereka mengaku ada nabi setelah Muhammad saw,apakah
> > nama Rasulullah saw terhina, apakah agama yg kita anuit terhina?
> > tidak bukan?
> >
> > Biarkan saja mereka mengaku nabi ....tidak ada ruginya pabi kita bukan?
> >
> > Jadi perbuatan2 aniaya, zolim dan kekerasan itu adalah yg dikutuk atau
> > dilarang oleh ALLAH...inilah yang saya perjuangkan agar jangan melakukan
> > kekerasan kpd siapa saja atas nama agama dll.
> >
> > Saya anti kekerasan..bukan saya memperjuangkan keyakinan ahmadiyah,
> > tapi memperjuangkan anti kekerasan.....
> >
> > FPi cs melakukan perbuatan kekerasan,oleh karena itu saya menetang
> > perbuatan FPI cs HTI dll...
> >
> > Asalakan FPI cs HTI cs tidak melakukan kekerasan kpd yang lain,bagi saya
> > oke2 saja....amal mereka untuk mereka,amal saya utk saya
> > Begitu bukan?
> >
> > Saya berkeinaginan melihat semua Firqoh2 islam dapat hidup harmony dan
> > damai..itu saja....
> >
> > Kalau ahmadiyah sesat, FPI sesat,bagi saya tidak masalah..
> > Yang akan menentukan sesat atau tdk nya hanya ALLAH saja.
> >
> > salam
> >
> > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Mujiarto Karuk <mka...@...>
> wrote:
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Caci Maki Mirza Ghulam Ahmad Kepada Seterunya
> > >
> > >
> > > Dia pernah mengatakan, melalui “wahyu” yang konon diterimanya, bahwa
> > salah
> > > seorang seterunya akan mati pada waktu tertentu. Tetapi ternyata,
> seteru
> > yang
> > > ia sebutkan tidak mati. Maka para ulama pun menyanggahnya dengan
> > mengatakan:
> > > “Engkau katanya nabi, tidak berbicara kecuali dengan wahyu. Bagaimana
> > mungkin
> > > janji Allah tidak tepat?”
> > >
> > > Menanggapi bantahan dari para ulama ini, Mirza Ghulam Ahmad bukannya
> > > memberi jawaban dengan bukti dan dalil, tetapi justru melontarkan
> cacian:
> > > “Orang-orang yang menentangku, mereka lebih najis dari babi.” (Najam
> > Atsim,
> > > hal. 21, karya Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Cacian-cacian lain yang keluar dari Mirza Ghulam Ahmad ini sudah sangat
> > > keterlaluan. Sebab orang-orang umum saja tidak akan sanggup
> > mengatakannya.
> > >
> > > Sang anak, Mahmud Ahmad bin Ghulam pernah mendengar ada orang yang
> > mencaci
> > > orang lain dengan sebutan “hai anak haram”, maka ia (Mahmud Ahmad)
> > mengatakan:
> > > “Orang seperti ini, pada masa Umar dihukum pidana pukul karena
> melakukan
> > qadzaf
> > > (tuduhan zina). Tetapi sekarang, dapat di dengar seseorang mencela
> orang
> > lain
> > > dengan celaan itu, namun mereka tidak bereaksi. Seolah-olah celaan ini
> > tida ada
> > > artinya di mata mereka.” (Khutbah Al-Jum’ah, Mahmud Ahmad bin Ghulam,
> > > Koran Al-Fadhl, 13 Februari 1922M)
> > >
> > > Tetapi ironisnya, ayahnya justru pernah mencela seorang ulama dengan
> > ucapan
> > > “hai anak pelacur”. (Najim Atsim, hal. 228, karya Ghulam Ahmad).
> Mengacu
> > > kepada pernyataan Mahmud Ahmad, bukankah berarti Mirza Ghulam ini
> pantas
> > untuk
> > > dihukum pukul? Dan ucapan itu tidak hanya terjadi sekali atau dua kali,
> > tetapi
> > > sangat sering dilontarkan ayahnya “sang mujaddid akhlak”.
> > >
> > > Contoh lainnya, di dalam khutbahnya, ia pernah menyampaikan: “Itu
> adalah
> > > kitab. Akan dilihat oleh setiap muslim dengan penuh kecintaan dan
> sayang
> > serta
> > > ia mendapatkan manfaat darinya. Dia akan menerima dan membenarkan
> > dakwahku,
> > > kecuali keturunan-keturunan para pelacur yang telah Allah kunci hati
> > mereka.
> > > Mereka tidak akan menerima.” (Mir’atu Kamalati Al-Islam, hal. 546,
> karya
> > > Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Begitulah contoh akhlak Mirza Ghulam Ahmad. Semoga kita terlindung dari
> > > perbuatan tercela.
> > >
> > > Komentar Mirza Ghulam Ahmad Terhadap Rasulullah
> > > Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam
> > >
> > > Banyak orang yang celaka muncul di muka bumi karena mencela para rasul,
> > > tetapi tidak banyak yang sekaliber Mirza Ghulam Ahmad dan para
> > pengikutnya,
> > > dalam mencela para rasul, “mencuri” kenabian. Allah berfirman.
> > >
> > > “Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang
> > > mengadakan kedustaan terhadap Allah…” (Qs. Al-An’am: 93)
> > >
> > > Dia mengklaim sebagai nabi dan rasul-Nya, seperti yang dilakukan oleh
> > Musailamah
> > > dan Al-Aswad An-Ansi. Langkah berikutnya, ia mengaku sebagai orang yang
> > paling
> > > utama dari dari seluruh nabi dan rasul. Sebagaimana ia menyatakan
> dirinya
> > telah
> > > dianugerahi segala yang telah diberikan kepada seluruh para nabi (Durr
> > > Tsamin, hal. 287-288, karya Ghulam Ahmad). Dalam pernyataan yang lain,
> ia
> > > mengatakan, sesungguhnya Nabi (Muhammad) mempunyai tiga ribu mukjizat
> > saja.
> > > “Sedangkan aku memiliki mukzijat lebih dari satu juta jenis”, kata
> Ghulam
> > Ahmad
> > > (Tadzkirah Asy-Syahadatain, hal. 72, karya Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Di lain tempat, katanya, Islam muncul bagaikan perjalanan hilal (bulan,
> > > dari kecil), dan kemudian ditaqdirkan mencapai kesempurnaannya di abad
> > ini
> > > menjadi badr (bulan pernama), dengan dalil (menurutnya)… (Khutbah
> > Al-Hamiyah,
> > > hal. 184, karya Ghulam Ahmad), sebuah tafsiran yang kental nuansa
> > tahrifnya
> > > (penyelewengan), layaknya perlakuan kaum Yahudi terhadap Taurat. Sebuah
> > makna
> > > yang tidak dikehendaki Allah, tidak pernah disinggung Nabi Shallallahu
> > > ‘alaihi wa sallam ataupun terbetik di benak salah seorang sahabat, para
> > > imam dan ulama tafsir. Demikian salah satu trik untuk merendahkan
> > kedudukan
> > > Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
> > >
> > > Salah seorang juru dakwah mereka, juga tidak ketinggalan ikut membeo
> > > merendahkan martabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan
> > > mengatakan: “Sesungguhnya Muhammad pernah sekali datang kepada kami.
> Pada
> > waktu
> > > itu, beliau lebih agung dari bi’tsah yang pertama. Siapa saja yang
> ingin
> > > melihat Muhammad dengan potretnya yang sempurna, hendaknya ia memandang
> > Ghulam
> > > Ahmad di Qadian.” (Koran milik Qadiyaniah, Badr, 25 Oktober 1902M)
> > >
> > > Kritik Sang Nabi Palsu Terhadap Beberapa Nabi
> > >
> > > Mirza Ghulam Ahmad pernah berkomentar tentang Nabi Isa: “Sesungguhnya
> Isa
> > > tidak mampu mengatakan dirinya sebagai orang shalih. Sebab orang-orang
> > mengetahui
> > > kalau dia suka minum-minuman keras dan perilakunya tidak baik.”
> (Hasyiyah
> > > Sitt Bahin, hal. 172, karya Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Komentar miring lainnya, menurutnya, Isa cenderung menyukai para
> pelacur.
> > > Karenanya nenek-neneknya adalah termasuk pelacur (Dhamimah Anjam Atsim,
> > > Hasyiyah, hal. 7, karya Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Anehnya, meski perkataan yang keluar dari mulutnya sangat kotor, tetapi
> > > ternyata Mirza Ghulam Ahmad “bersabda” dalam hadits palsunya:
> > “Sesungguhnya
> > > celaan, makian, bukan perangai orang-orang shidiq. Dan orang yang
> > beriman,
> > > bukanlah orang yang suka melaknat.” (Izalatul Auham, hal. 66)
> > >
> > > Cacian Mirza Ghulam Ahmad Kepada Para Sahabat
> > >
> > > Para sahabat pun tidak lepas dari cercaan yang dilancarkan Ghulam
> Ahmad.
> > > Termasuk penghulu para remaja/pemuda di surga kelak, yaitu Hasan,
> Husain,
> > juga
> > > Abu Bakar dan Umar
> > >
> > > Mirza Ghulam Ahmad ini mengataan: “Orang-orang mengatakan aku lebih
> utama
> > > dari Hasan dan Husain. Maka aku jawab, Itu benar. Aku lebih utama dari
> > mereka
> > > berdua. Dan Allah akan menunjukkan keutamaan ini.” (I’jaz Ahmadi, hal.
> > > 58, karya Ghulam Ahmad)
> > >
> > > Salah seorang anaknya dengan congkak berkata: “Dimana kedudukan Abu
> Bakar
> > > dan Umar (tidak ada apa-apanya) bila dibandingkan dengan kedudukan
> Mirza
> > Ghulam
> > > Ahmad? Mereka berdua saja tidak pantas untuk membawa sandalnya.” (Kitab
> > > Al-Mahdi, Pasal 304, hal. 57, karya Muhammad Husain Al-Qadiyani)
> > >
> > > Tentang Abu Hurairah, Ghulam Ahmad mengatakan: “Abu Hurairah orang yang
> > > dungu. Dia tidak memiliki pemahaman yang lurus.” (I’jaz Ahmadi, hal.
> > > 140)
> > >
> > > Perhatikan! Padahal ia sendirilah orang yang dungu, lagi bodoh. Lihat
> > > pengakuannya: “Sesungguhnya ingatanku sangat buruk. Aku lupa
> orang-orang
> > yang
> > > sering menemuiku.” (Maktubat Ahmadiyah, hal. 21)
> > >
> > > Kematian Mirza Ghulam Ahmad
> > >
> > > Menyaksikan sepak terjangnya yang kian menjadi, maka para ulama saat
> itu
> > > berusaha menasehati Mirza Ghulam Ahmad, agar ia bertaubat dan berhenti
> > > menyebarkan dakwahnya yang sesat. Nasihat para ulama ternyata tidak
> > membuahkan
> > > hasil. Dia tetap bersikukuh tidak memperdulikan. Akhirnya, para ulama
> > sepakat
> > > mengeluarkan fatwa tentang kekufurannya. Di antara para ulama yang
> sangat
> > kuat
> > > menentang dakwah Mirza Ghulam Ahmad, adalah Syaikh Tsanaullah.
> > >
> > > Mirza Ghulam Ahmad sangat terusik dengan usaha para ulama yang
> > > mengingatkannya. Akhirnya dia mengirimkan surat kepada Syaikh
> Tsanaullah.
> > Dia
> > > meminta agar suratnya ini dimuat dan disebarkan di majalah milik Syaikh
> > > Tsanaullah.
> > >
> > > Di antara isi suratnya tersebut, Mirza Ghulam Ahmad tidak menerima
> gelar
> > > pendusta, dajjal yang diarahkan kepadanya dari para ulama masa itu.
> Mirza
> > > Ghulam Ahmad menganggap dirinya, tetap sebagai seorang nabi, dan ia
> > menyatakan
> > > bahwa para ulama itulah yang pendusta dan penghambat dakwahnya.
> > >
> > > Sang nabi palsu ini menutup suratnya dengan do’a sebagai berikut:
> > >
> > > “Wahai Allah Azza wa Jalla Yang Maha Mengetahui rahasia-rahasia yang
> > tersimpan
> > > di hati. Jika aku seorang pendusta, pelaku kerusakan dalam
> pandangan-Mu,
> > suka
> > > membuat kedustaan atas nama-Mu pada waktu siang dan malam hari, maka
> > > binasakanlah aku saat Ustadz Tsanaullah masih hidup, dan berilah
> > kegembiraan
> > > kepada para pengikutnya dengan sebab kematianku.
> > >
> > > “Wahai Allah! Dan jika saya benar, sedangkan Tsanaullah berada di atas
> > > kebathilan, pendusta pada tuduhan yang diarahkan kepadaku, maka
> > binasakanlah
> > > dia dengan penyakit ganas, seperti tha’un, kolera atau penyakit
> lainnya,
> > saat
> > > aku masih hidup. Amin.”
> > >
> > > Begitulah bunyi do’a Mirza Ghulam Ahmad. Sebuah do’a mubahallah. Dan
> > > benarlah, do’a yang ia tulis dalam suratnya tersebut dikabulkan oleh
> > Allah Azza
> > > wa Jalla. Yakni 13 bulan lebih sepuluh hari sejak do’anya itu, yaitu
> pada
> > > tanggal 26 bulan Mei 1908M, Mirza Ghulam Ahmad ini dibinasakan oleh
> Allah
> > Azza
> > > wa Jalla dengan penyakit kolera, yang dia harapkan menimpa Syaikh
> > Tsanaullah.
> > > Di akhir hayatnya, saat meregang nyawa, dia sempat mengatakan kepada
> > mertuanya:
> > > “Aku terkena penyakit kolera.” Dan setelah itu, omongannya tidak jelas
> > lagi
> > > sampai akhirnya meninggal. Sementara itu, Syaikh Tsanaullah masih hidup
> > sekitar
> > > empat puluh tahun setelah kematian Mirza Ghulam Ahmad.
> > >
> > > Meski kematian telah menjemput Mirza Ghulam Ahmad, tetapi bukan berarti
> > > ajarannya juga ikut mati. Ternyata kian tersebar di tengah masyarakat.
> > > Karenanya, sebagai seorang muslim, hendaklah lebih berhati-hati, agar
> > tidak
> > > terjerat dengan berbagai ajaran sesat.
> > >
> > > Ya, Allah. Perlihatkanlah kepada kami kebenaran itu sebagai sebuah
> > kebenaran,
> > > dan berilah kami kekuatan untuk melakukannya. Ya, Allah. Perlihatkanlah
> > kepada
> > > kami kebatilan sebagai sebuah kebatilan, dan berilah kami kekuatan
> untuk
> > > menjauhinya.
> > >
> > > ***
> > >
> > > Oleh:
> > >      Muhammad AshimSumber:
> > >      Al-Qadiayaniyah Dirasat Wa Tahtil, karya Syaikh Ihsan Ilahi
> Zhahir,
> > >      Idarati Turjuman As-Sunnah, Lahore Pakistan, tanpa tahun.Disalin
> > >      dari Majalah As-Sunnah Edisi Khusus/Tahun IX/1426H/2005M.Artikel
> > >      dari almanhaj.or.id dipublikasikan kembali oleh www.muslim.or.id
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > INIKAH YANG ANDA MAKSUD 100 % ISLAM, KALAU IYA SESUAI FIRMAN ALLAH
> > SUBHANAHU WA TA ALA DALAM QS. 2:18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka
> > tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar).
> > >
> > > Salam
> > >
> > >
> > > Mujiarto Karuk
> > >
> > >
> > > --- On Tue, 6/22/10, abdul <latifabdul...@...> wrote:
> > >
> > > From: abdul <latifabdul...@...>
> > > Subject: [wanita-muslimah] Re: Ahmadiyah yang dibela pak abdul---->
> > Ahmadiyah,Syiah itu 100% Islam
> > > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > > Date: Tuesday, June 22, 2010, 5:19 PM
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >       Mujiarto Karuk ---------------Bismilahirahmanirrahiim.
> > >
> > >
> > >
> > > Maksud anda saya seorang yang kafir?
> > >
> > >
> > >
> > > Atau maksud anda ahmadiyah adalah kafir?
> > >
> > >
> > >
> > > Yang jelas kita hanya berbeda dlm beberapa hal menafsirkan al Quran.
> > >
> > >
> > >
> > > salam
> > >
> > >
> > >
> > > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Mujiarto Karuk <mkaruk@>
> wrote:
> > >
> > > >
> > >
> > > > QS. Al-Baqarah (2) : 78. Dan di antara mereka ada yang buta huruf,
> > tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan
> > mereka hanya menduga-duga.
> > >
> > > >
> > >
> > > > QS. Al-Baqarah (2) : 171. Dan perumpamaan (orang yang menyeru)
> > orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang
> > tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan
> > buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak  mengerti.
> > >
> > > >
> > >
> > > > QS. Al-Baqarah (2) : 6. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja
> bagi
> > mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka
> tidak
> > akan beriman.
> > >
> > > >
> > >
> > > > QS. Al-Baqarah (2) : 174. Sesungguhnya orang-orang yang
> menyembunyikan
> > apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan
> harga
> > yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan)
> ke
> > dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada
> mereka
> > pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka siksa
> yang
> > amat pedih.
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > salam
> > >
> > > >
> > >
> > > > Mujiarto Karuk
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > --- On Tue, 6/22/10, Yudi Yuliyadi <yudi@> wrote:
> > >
> > > >
> > >
> > > > From: Yudi Yuliyadi <yudi@>
> > >
> > > > Subject: [wanita-muslimah] Ahmadiyah yang dibela pak abdul
> > >
> > > > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > >
> > > > Date: Tuesday, June 22, 2010, 4:30 PM
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Â
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Inilah perilaku JIL, oh ya pak abdul dari kemarin abdl Cuma bilang
> > hadits
> > >
> > > >
> > >
> > > > palsu,kitab ulama palsu
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Satu hal bagaimana cara pak abdul shalat dan beribadah kalao tidak
> > percaya
> > >
> > > >
> > >
> > > > dengan hadits?
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Pertanyaannya saya balik ke pak abdul
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Itu yang saya herankan sekali....apa dasarnya anda percaya
> > >
> > > >
> > >
> > > > kpd perktaan orang kafir yahudi dan nasrani?
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Inilah perkataan orang bodoh, yang tidak tahu ilmu atau bisa kita
> sebut
> > >
> > > >
> > >
> > > > ingkar sunnah
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Abdul berkata
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Kalau saya beriman kpd wahyu2 ALLAH saja, dan peraturan2 ALLAH
> > itu'sudah
> > >
> > > >
> > >
> > > > jelas dan mudah di mengerti....
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Pak abdul lebih percaya dengan ahmadiyah daripada hadits naby,
> berarti
> > >
> > > >
> > >
> > > > secara tidak langsung pak abdul adalh ahmadiyah yang sesat sekaligus
> > yahudi
> > >
> > > >
> > >
> > > > dan nasrany
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Sudah banyak hadits dan ayat al-qur`an yang melarang kita mengikuti
> > kaum
> > >
> > > >
> > >
> > > > nasrani dan yahudi, bahkan ada hadits untuk membedakan diri dari
> yahudi
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > <
> >
> http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/message/144919;_ylc=X3oDMTJzb
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> >
> nM2OW1kBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzE4Nzc5ODgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MjUwBG1zZ0lkA
> > >
> > > >
> > >
> > > > zE0NDkxOQRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMjc3MTk3NTU2> Re: Bls:
> > >
> > > >
> > >
> > > > [wanita-muslimah] FPI cs----VS---Ahmadiyah
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Posted by: "abdul"
> > >
> > > >
> > >
> > > > <mailto:latifabdul...@?subject=%20re%3a%20bls%3a%20%5bwanita-muslim
> > >
> > > >
> > >
> > > > ah%5D%20FPI%20cs----VS---Ahmadiyah> latifabdul777@
> > >
> > > >
> > >
> > > > <http://profiles.yahoo.com/latifabdul777> latifabdul777
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Mon Jun 21, 2010 6:04 pm (PDT)
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Abdul Muiz----------------Bismilahirrahmanirrahiim
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Anda menyuruh saya mencari kitab2 Riwayat sebagai tandingan..?
> > >
> > > >
> > >
> > > > Saya katakan kitab2 riwayat2 itu adalah rekayasa manusia dulu.
> > >
> > > >
> > >
> > > > Kenapa anda percaya kepada perkataan mereka yg mana anda
> > >
> > > >
> > >
> > > > tidak pernah menguji kejujurannya?
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Itu yang saya herankan sekali....apa dasarnya anda percaya
> > >
> > > >
> > >
> > > > kpd perktaan manusia dulu itu?
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Kalau saya beriman kpd wahyu2 ALLAH saja, dan peraturan2 ALLAH
> > itu'sudah
> > >
> > > >
> > >
> > > > jelas dan mudah di mengerti....
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > Kalau 2 golongan muslim berselisih, dan yang satu menganiaya yg lain
> > >
> > > >
> > >
> > > > maka golongan yg menganiaya harus di hukum bersama sama.
> > >
> > > >
> > >
> > > > begitu bukan?
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > salam
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > >
> > >
> > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


-- 
salam,
Ari


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke