Salam Teman-teman Milis,

Wah seru juga komentar - komentar dan pandangannya, kalau saya mau ikutan ini 
menurut pengalaman loh sekali lagi pengalaman bukan dalil. Atau jangan -jangan 
gak boleh kalau gak pake dalil .....?habis kalau pake dalil gak muat bahas 
disini karena alquran itu 6666 ayat yang kesemuanya harus dilink dan mathcing 
untuk dimasukan kedalam satu masalah, kalau cuma dalil satu ayat nanti yang 
lain pakai ayat yang lain nyambung enggak yang ada "berantem".biasanya loh 

Di ketentuan hukum apapun, Di kebudayaan apapun, Di kebiasaan apapun, tak ada 
yang pasti dan tetap, yang pasti selalu adalah perubahan.  Result akhirnya 
kembali kepada kepribadian orang yang menjadi " lakon " tersebut jadi jangan 
salahkan lingkungan jangan salahkan pemicu, karena semuanya berada dalam 
lingkaran yang tidak pernah putus, salah menyalahkan
 tidak akan membawa hasil yang baik dan benar.Jadi yang harus dibentuk adalah 
"Manusia yang kenal siapa dirinya" 

Lebih baik binalah diri dan keluarga kita agar mampu untuk tidak tergoda 
"melanggar pagar", atau "lompat pagar", sebagaimana cerita  pak Ton yang 
mengatakan dilarang menghisap asap rokok bagi yang tidak merokok (itu dari sisi 
perokok), dari sisi yang tidak merokok akan mengatakan Perokok jangan merokok 
sembarangan, semua mengatakan dia yang paling benar menurut versi pemahamannya. 
Menurut pengalaman saya : Jadi jangan dari objeknya yang dirubah karena selalu 
mobile masalahnya rubahlah subjeknya atau manusianya agar memahami kalau dia 
adalah manusia.  

Intinya secanggih apapun aturan mainnya tapi manungsonya gak mudeng siapa 
dirinya ya gak akan mencapai apapun 'NOTHING'. 

Salam, 

R.Yanti

--- Pada Kam, 1/7/10, H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id> 
menulis:

Dari: H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>
Judul: Re: [wanita-muslimah] Manohara, Andi Meriam Mattalatta dan Luna Maya
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 1 Juli, 2010, 4:48 PM







 



  


    
      
      
      Supaya tidak minum kopi di luar, minumlah kopi sampai puas di rumah.

Salam

HMNA



----- Original Message ----- 

From: "sunny" <am...@tele2.se>

To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>

Sent: Thursday, July 01, 2010 15:40

Subject: Re: [wanita-muslimah] Manohara, Andi Meriam Mattalatta dan Luna

Maya



> Ibarat punya kopi di rumah, tetapi minum juga kopi di warung kopi.

>

>  ----- Original Message ----- 

>  From: kmj...@indosat.net.id

>  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com

>  Sent: Thursday, July 01, 2010 8:06 AM

>  Subject: Re: [wanita-muslimah] Manohara, Andi Meriam Mattalatta dan Luna

> Maya

>

>

>

>  Benar mas Chodjim, hubungan seks bukan suami isteri sering

>  dilakukan oleh pejabat negara maupun partai. Juga dilakukan

>  oleh Mao Zhe Dong sewaktu berkuasa, itu menurut buku yang

>  ditulis oleh dokter pribadi Mao Zhe Dong.

>  KM

>

>  ----Original Message----

>  From: chod...@gmail.com

>  Date: 02/07/2010 2:33

>  To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>

>  Subj: Re: [wanita-muslimah] Manohara, Andi Meriam

>  Mattalatta dan Luna Maya

>

>  Pada Mei 1988 saya "meeting dan diskusi" tentang

>  pengembangan benih padi di

>  Manila. Beberapa pesertanya berasal dari RRC, di antaranya

>  dari lembaga

>  penelitian dan pengembangan padi RRC. Pada waktu itu, ada

>  jam istirahat

>  untuk merokok. Ternyata mereka tidak boleh merokok ketika

>  sedang berdinas,

>  meski itu berada di Manila dan bukan di RRC.

>

>  Lalu, saya mencoba bertanya kepada mereka, apakah hubungan

>  seksual yang

>  dilakukan di luar negeri juga termasuk yang dilarang?

>  Jawaban mereka,

>  hubungan seksual hanya untuk pasangan suami istri dan

>  bukan untuk yang di

>  luar itu. Dan, hal itu harus dipatuhi meski sudah jauh

>  dari negeri sendiri.

>  Mereka menyadari bahwa dalam sistem negara komunis, selalu

>  ada mata-mata

>  yang bertugas untuk mematai-matai pegawai negeri dan juga

>  warga sipil di

>  mana pun berada. Hal ini dimaksud agar tidak terjadi

>  pengkhianatan maupun

>  pelanggaran terhadap UUD/UU/Peraturan RRC oleh warganya di

>  mana pun berada.

>  Hukumannya berat!

>

>  Namun, kalau kita membaca buku "Gunung Jiwa" (Lingshan)

>  yang ditulis oleh

>  Gao Hingjian (peraih Nobel Sastra 2000), seks bebas biasa

>  dilakukan oleh

>  para lelaki elite partai kepada perempuan pegiat partai.

>

>  Wassalam,

>

>  chodjim 





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke