kalau melihat dari sejarah masa lalu indonesia ada dua elemen ekstrim
yang ingin merongrong keberadaan negara kesatuan republik indonesia
yang pertama, ekstrim kanan ... kelompok agama, yang berusaha
memanfaatkan doktrin-doktrin agama untuk melakukan kekerasan dan
pembenaran atas tindakannya dan mengubah dasar negara Indonesia
menjadi dasar agama
yang kedua, kelompok ekstrim kiri, kelompok komunis yang berusaha
untuk mewujudkan paham komunisme di indonesia
pada satu level tertentu kedua2-nya bisa sama-sama militan
kalau dulu kita baca koran dari arsip sejarah banyak kelompok2 yang
berafiliasi PKI yang melakukan aksi sepihak, melakukan perampasan
tanah, penyerbuan terhadap basis-basis agama
kini yang terjadi sebaliknya, kelompok2 berbasis agama melakukan
aksi-aksi sepihak, penyerangan dan perusakan terhadap fasilitas
kelompok/organisasi lain yang dinilai tidak sejalan dengan mereka
sementara pemerintah sendiri melalui penegak-penegak hukumnya tidak
bisa melakukan apa2
apa ini kondisi "ibukota sedang hamil tua"?
indonesia dikondisikan sebagai ajang battlefield di mana ideologi2
bertemu dan berkonflik

salam,
--
Wikan

2010/7/5 kmj...@indosat.net.id <kmj...@indosat.net.id>
>
>
>
> Sepertinya yang dipermasalahkan bung Wikan adalah kesamaan
> antara PKI dengan HTI/FPI, yaitu semuanya ingin mengganti
> dasar negara NKRI dari Pancasila menjadi Komunis (untuk
> PKI), dan Islam (untuk FPI dan HTI). Lebih lagi HTI ingin
> menjadikan Indonesia sebagai bagian (jajahan?) dari negara
> Islam yang dipimpin seorang khalifah.
> Tetapi jawaban pak HMNA ke arah yang lain.
> KM

Kirim email ke