----- Original Message ----- 
From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.da...@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Monday, July 05, 2010 21:17
Subject: Re: Mia tahunya ngeuel saja <= Re: mesttinya ranggas <= Re: 
[wanita-muslimah] FPI Akan Bongkar Patung Naga di Kota

sebenarnya dengan makna teroris yang pernah pak nur sampaikan dahulu
mestinya pak nur bangga kalau disebut sebagai pendukung teroris
lebih bangga lagi kalau mendapat aliran dana dari Usama bin Laden
kan Usama pahlawannya pak nur ya?
############################################################
HMNA:
Baca baik-baik:
Istilah terorisme adalah sebuah istilah yang netral, bisa bermakna negatif atau 
positif, tergantung kepada siapa, kapan, dan untuk tujuan apa teror tersebut 
digunakan. Karena itu, teror dan terorisme bisa dikelompokkan dalam dua 
kategori : 
=> terror yang terpuji dan dibenarkan agama, serta 
=> teror tercela yang dilarang agama.
===============================
Teror Terpuji dan Diperintahan Agama
===============================
Yaitu teror yang menyebabkan ketakutan di kalangan musuh-musuh Islam dan pelaku 
kebatilan serta kemaksiatan, sehingga membuat musuh-musuh Islam tidak berani 
menyerang Islam dan kaum Muslimin, sedangkan mereka yang belum berbuat 
kebatilan dan kemaksiatan tidak berani melakukan kebatilan dan kemaksiatan, 
atau membuat jera orang-orang yang terlanjur berbuat kebatilan dan kemaksiatan 
sehingga menghentikan perbuatannya dan tidak melanjutkanya.
Teror jenis ini adalah sesuatu yang terpuji dan diperintahkan oleh agama; 
Al-Qur'an, Al-Sunnah dan ijma' salaf. Di antara dalilnya adalah :
Allah berfirman :
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan 
dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu 
menggentarkan (turhibuwna) musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka 
yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. (QS. Al-Anfal 8:60)

Terror dalam makna "irhab" (turhibuwna = kamu menggetarkan) dalam ayat ini 
mengandung manfaat yang agung, selain
menakut-nakuti musuh untuk tidak mengusik umat Islam, juga mengandung faedah 
umat Islam tidak perlu berperang dengan musuh-musuh Islam, karena mereka sudah 
takut (ru'ba) untuk terjun ke dalam kancah peperangan,  
Ini sebagaimana firman Allah :
Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu 
golongan-golongan yang bersekutu ( Al-Ahzab) dari benteng-benteng mereka, dan 
Dia memasukkan rasa takut (ru'ba) ke dalam hati mereka (QS. Al-Ahzab,33:26).

Turun dari benteng-benteng dalam ayat di atas, maksudnya menyerah. Bani 
Quraizhah dalam Perang Khandaq membantu golongan-golongan yang bersekutu 
(Al-Ahzab, pasukan konfederasi) yang mengepung Madinah. Bani Quraizhah yang 
mempunyai perjanjian pakta pertahanan dengan kaum Muslimim untuk mempertahankan 
Madinah, mengkhianat / membelot menohok dari belakang lini. Setelah pasukan 
konfederasi mundur karena adanya rasa takut (ru'ba) akan diserang pasukan 
Muslim pada malam yang dingin dalam hujan lebat, maka Bani Quraizhah juga turun 
dari benteng-benteng mereka untuk menyerah karena dihinggapi pula rasa takut 
(ru'ba).

Jadi teror terpuji yang diperintahan agama adalah dalam bahasa Al-Quran: 
"irhab" yang menimbulkan "ru'ba" dalam hati musuh Islam

=====================================
Teror yang negatif, tercela dan dilarang Agama
==============================================
Yaitu menempatkan teror tidak pada tempat yang sebenarnya, dengan tujuan 
membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar.

Standar pengertian benar dan salah disebut Al-Furqan, sebagaimana Firman Allah:
Bulan Ramadan Yang padanya diturunkan Al-Quran, menjadi petunjuk bagi sekalian 
manusia, dan menjadi keterangan-keterangan yang menjelaskan petunjuk dan 
(menjelaskan) perbedaan antara yang benar dengan yang salah (Al-Furqan) 

==========
Kesimpulan:
==========
Standar yang dipakai untuk menilai apakah sebuah teror termasuk kategori teror 
positif (irhab yang menimbulkan ru'ba dalam hati musuh Islam ) ataupun terror 
negatif, adalah Al-Furqan. Bukan aparat kepolisian, bukan aparat militer, bukan 
dinas intelijen, bukan MPR, bukan DPR, bukan Presiden dan mentrinya, bukan 
KOMNAS HAM, bukan lembaga pengadilan dan kejaksaan, bukan LSM, bukan yang 
mngenggap dirinya poisi dunia yaitu Amrik, bukan PBB dan bukan hukum 
internasional. 
#################################################

.

jadi mestinya sih ga usah marah2 sama mbak mia
malah justru bangga dong
#####################################################
HMNA:
Terror yang dikemukakan Mia yang ditujukan kepada HMNA adalah terror dalam 
konotasi negatif. Bacalah yang ditulis Mia 
Jadi kesimpulannya HMNA ulama makar yang mendukung teroris? Kapan ditertibkan 
ulama kayak gini?
######################################################
 

salam,
--
Wikan

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke