[Haibun] Di Pasar Bebas

Pintu pasar bebas sistim ekonomi kapitalisme semakin terbuka lebar, arus badai 
produk import mengalir deras, meluber tak tertanggulangi di Ibu pertiwi, 
bagaikan air bah yang meluap liar, menerjang garang dan mengganas melibas 
produk lahan sektor dalam negeri.

Di pasar bebas
Ekonomi liberal
Buruh di pecat
Sumber alam dikuras
Tergantung barang impor

Aah...kehidupan sosial ekonomi liberalisasi, nyatanya di dukung dan ditunjang 
oleh sistim pemerintah paska Orde Baru, peran individu dan mekanisme pasar 
telah mendominasi kekuatan penawaran dan permintaan barang konsumsi impor, 
dengan harga dijajakan lebih murah dari pada barang barang produk dalam negeri, 
proses kehancuran usaha sektor industri padat karya.

Kalah bersaing
Yang dari pengusaha
Jadi pedagang

Diperdagangkan
Semuanya dijarah
Broker politik

Pemecatan kerja, pengangguran yang kehilangan sumber mata pencahariannya, telah 
merubah nasib rakyat semakin terjerumus dalam jurang kemiskinan dan 
ketidakberdayaan, bahkan harga kebutuhan bahan pokok, menghimpit roda kehidupan 
masyarakat pengangguran dan miskin, lalu sampai kapankah berakhir?

Mulia dan megah,
Hidup pengabdi uang
Membungkuk damai

Eksploitasi
Dari barat ke timur
Dikhianati

Bebaskan jiwa budak!
Kemenangan direbut

MiRa - Amsterdam, 5 Juli 2010

http://sastrapembebasan.wordpress.com/
http://tamanhaikumiryanti.blogspot.com/
Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/   



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke