Ini berita yang menggembirakan bagi dunia Penerbitan Buku di Indonesia
karena dengan adanya program pemerintah ini, para Penulis, editor dan Toko
Buku diberikan kesempatan untuk semakin giat berbagi ilmu dan pengalaman
kepada Siswa SD kita yang kehausan akan buku bacaan.
Sekaligus juga Program ini "diharapkan" akan menggugah dan merangsang minat
baca seluruh siswa di 20.000 SD yang akan menambah Koleksi Buku Perpustakaan
tahun ini.
Masalah yang tidak dijelaskan dalam berita ini adalah:
1. Apakah sudah ada Pustakawan di 20.000 SD tersebut? Saya khawatir bahwa
koleksi ini akan teronggok di ubin tanpa ada yang mengurus. Dan karena
Program ini sudah ada sejak tahun 2006, maka mestinya Pemerintah sudah
membenahi berbagai kekurangan yang ditemui.
2. Apakah Buku-buku Perpustakaan akan di drop oleh Pemerintah pusat????
Kalau ya, dikhawatirkan pilihan yang kurang pas dengan program "Menumbuhkan
minat baca siswa SD", dimana selera Badan Pemilihan di Pusat kurang sensitif
di dalam pemilihan Judul atau bahan bacaan yang akan dibeli.
3. Apakah buku-buku penting untuk Ilmu seperti Ensiklopedia Mini,
Ensiklopedia Fauna, Endiklopedia Sains,, Sejarah Dunia, Atlas Dunia yang
menjadi bacaan pavorit anak-anak sekolah dunia (sudah diterjemahkan ke dalam
Bahasa Indonesia) akan termasuk di dalam daftar yang akan dibeli??? Demikian
pula KBBI, Kamus Populer, kamus 3 Bahasa, 4 bahasa dan lainnya?
4. Bagaimana Peran Toko Buku (yang dari pagi hingga malam menunggu pembeli)
dapat diberdayakan menjadi pemasok program ini. Artinya, jangan Perusahaan
dadakan atau perusahaan konstruksi malah ditunjuk menjhadi pengadaan
sedangkan toko buku dilewatkan begitu saja.
Disamping ribuan toko buku lokal (yang menurut Gabungan Toko Buku Indonesia)
nasibnya sudah diujung tanduk juga rangakain toko buku nasional sudah ada di
tiap kota/kabupaten seperti Gramedia, Gunung Agung, Karisma, Toga Mas,
Tisera, AA dan lainnya.
5. Bagaimana Keputusan pemerintah ini memberikan peran yang lebih besar
kepada Kepala Sekolah dan Guru serta Komite Sekolah untuk memilihkan buku
yang bermanfaat bagi peningkatan minat baca, sekaligus pula menjadi pedoman
membentuk karakter dan haus ilmu bagi para siswa tersebut.

dharma

---------- Forwarded message ----------
From: AgungSmile <agungsm...@yahoo.com>
Date: 2010/7/5
Subject: [sd-islam] Seluruh SD di Indonesia Harus Memiliki Perpustakaan
To: sd-is...@yahoogroups.com




Seluruh SD di Indonesia Harus Memiliki Perpustakaan

Republika OnLine » Pendidikan » Berita
Seluruh SD di Indonesia Harus Memiliki Perpustakaan
Senin, 05 Juli 2010, 12:37 WIB
Smaller Reset Larger
Seluruh SD di Indonesia Harus Memiliki Perpustakaan
Buku perpustakaan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--JAKARTA--Seluruh Sekolah Dasar (SD) di Indonesia
harus memiliki perpustakaan. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas)
menargetkan minimal tahun 2015. Ini sebagai upaya meningkatkan kualitas
murid.

"Sekarang sudah 30 persen SD yang mempunyai perpustakaan. Kami akan
selesaikan dalam lima tahun mendatang," ujar Direktur Pembinaan Taman
Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar Kemendiknas Mudjito di sela-sela peresmian
sejumlah sekolah yang direnovasi oleh Yayasan Tileng Belanda (Stichting
Tileng Foundation Netherland) di Baturaden, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu,
(3/7).

Peningkatan kualitas sekolah tidak hanya melalui perbaikan bangunan sekolah,
tetapi juga dengan pembangunan perpustakaan. Dari jumlah total SD di
Indonesia sebanyak 148 ribu sekolah, kata Mudjito, saat ini sudah ada
sekitar 50 ribu SD yang memiliki perpustakaan.

Pada tahun 2010, ditargetkan sebanyak 20 ribu SD akan dibangun perpustakaan
berikut isinya. "Kami targetkan setiap tahunnya ada 20 ribu SD yang akan
dilengkapi dengan perpustakaan sehingga dapat selesai dalam waktu lima
tahun. Jadi kami tidak hanya memperbaiki ruang yang rusak tetapi juga
meningkatkan kualitas anak," jelas Mudjito.

Menurut Mudjito, anggaran untuk membangun sebuah perpustakaan berikut isinya
ini sekitar Rp 250 juta. "Jika sekolah itu sudah ada ruang perpustakaan,
berarti hanya menambah isinya saja. Akan tetapi bila belum memiliki, berarti
harus menambah bangunan untuk perpustakaan," jelasnya. (f4/vc2)
Red: Endro Yuwanto
Sumber: viruscerdas.com

 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke