alhamdulillah mbak mia,
kita sama2 belajar ya  ...
saya diajari oleh ustadz saya untuk mentadaburi ayat2 Al Quran dengan
hati yang tunduk dan ikhlas
supaya jangan memandang kebaikan dan keburukan dengan berlebihan
karena sikap berlebihan itu yang menjerumuskan kita pada kesesatan,
kesombongan, serta ketidakmauan untuk terus belajar
padahal kita sama sekali tidak mempunyai kebenaran itu, Allah-lah yang
mempunyai kebenaran dan menganugerahi kita ilmu
dan apa yang kita pandang baik, belum tentu baik oleh Allah, begitu
juga sebaliknya

saya ngerasa seperti Nabi Musa yang ketemu Khidr yang ngerasa udah
Nabi, udah jagoan, udah paling alim
tapi di hadapan Khidr yang terlihat biasa-biasa saja, ternyata Allah
meletakkan ilmu dan hikmah yang tidak disangka-sangka
intinya, kita musti tetap berendah hati, ikhlas, dan bersabar
serta banyak2 mencari ilmu dari orang2 atau peristiwa di sekitar kita
jangan gampang meremehkan/merendahkan orang lain yang terlihat remeh sekalipun
karena justru ujian Allah ada pada bagaimana kita menghadapi orang lain

salam,
--
Wikan

2010/7/7 <al...@yahoo.com>
>
>
>
> Mba lina,
> Iya saya setuju perempuan diciptakan " spt tulang rusuk" yang sunnatullahnya 
> bengkok,untuk melindungi organ2 tubuh vital (i.e perempuan sbg "tulang rusuk" 
> masyarakat).
> Saya bayangkan cowok2 arab padang pasir abad 6 suka kasar sama perempuannya. 
> Berarti untuk menuju masyarakat madani nabi mesti nasihatin dong. Yaitu 
> nasihatin cowok2 arab baduy kira2 gini; "kalo menasihati perempuan caranya 
> baik2 dong jangan kasar gitu."
> Kira2 begitu matan hadis bukhari muslim ini yang teks indonesianya 
> "berwasiatlah kepada perempuan2 kalian dengan kebaikan.."
>
> Ini hikmah ajar yang saya dapat dari diskusi temen2 di WM terutama ustaz 
> wikan dan pak KM yang menjelaskan ttg fisiologi bengkoknya tulang rusuk.
>
> Hikmah ajar yang lain, selama ini kita mentafsirkan bengkok tulang rusuk 
> secara negatif , mungkin lantaran ketutup oleh tafsir bias gender ttg 
> perempuan. Pak HMNA misalnya nggak mempraktekkan hikmah ajar hadis ini waktu 
> blio menasihatin perempuan dengan pepatah makassar, yang sesungguhnya 
> bertujuan mendidik laki2 dan perempuan, tapinya jadinya malah menghina para 
> perempuan.

Kirim email ke