----- Original Message ----- 
From: <al...@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Wednesday, July 07, 2010 08:12
Subject: [wanita-muslimah] Re: Mia tahunya ngeuel saja-tulang rusuk


JIL ok wahabi ayuk..kurasa tafsiran ustaz wikan mencerahkan, bahwa tulang rusuk 
bengkok itu sunnatullah. Mengenai pengaruh israilit, ya namanya juga sesama 
agama semit.tinggal dilihat saja permasalahannya masing2. misalnya mengenai 
pentafsiran isa anak ajaib tanpa ayah, maryam tetap perawan, itu aku nggak 
percaya secara harafiah. Dan itu juga pengaruh dari kisah2 kuno, semua dewa 
lahir dari ibu perawan.
##################################################################################
Isa anak ajaib tanpa ayah itu bukan penafsiran. Baca baik-baik mulai dari Surah 
Maryam 19:19
Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya Aku pesuruh Tuhanmu, untuk menyebabkanmu 
dikurniakan seorang anak Yang suci". Maryam bertanya (dengan cemas): 
Bagaimanakah aku akan beroleh seorang anak lelaki, padahal aku tidak pernah 
disentuh oleh seorang lelaki pun, dan aku pula bukan perempuan jahat?" Ia 
(Jibril) menjawab: "Demikianlah keadaannya tak usahlah dihairankan; Tuhanmu 
berfirman: hal itu mudah bagiKu; dan Kami hendak menjadikan pemberian anak itu 
sebagai satu tanda (yang membuktikan kekuasaan kami) untuk ummat manusia dan 
sebagai satu rahmat dari Kami; dan hal itu adalah satu perkara yang telah 
ditetapkan berlakunya.

Pengaruh dari kisah2 kuno? Lalu Al-Quran ngikutin kisah2 kuno? Kalau memang Isa 
itu tidak punya ayah secara harfiyah, yang bukan penafsiran itu, mengapa dalam 
Al-Quran selalu disebutkan Isa bnu Maryam? Isa tidak punya ayah itu adalah 
Mu'jizat(*). 

Al-Quran dan Injil sama sekali tidak mengikuti kisah2 kuno. Kisah2 kuno misal 
dalam mitologi Yunani seperti Hercules, Ulises dan Akhilles, ayahnya Zeus dan 
ibunya manusia biasa itu mempangaruhi theologi Trinitarian Chrisrtian, Yesus 
anak Tuhan. Theologi Yesus anak Tuhan itu mempengaruhi Paulus, yang Mbahnya 
Trinitarian Chrisrtian.  Paulus yang memang dipengaruhi oleh benak Yunani kuno. 
Dalam Injil tidak ada disebutkan Yesus itu anak Tuhan, itu hanya ada dalam 
Surat-Surat Paulus. 

[KJVR-Joh 17:3]  And this is life eternal, that they might know thee the only 
true God, and Jesus Christ, whom thou hast sent. 
[Terjemahan LAI, Lembaga Alkitab Indonesia] Inilah hidup yang kekal itu, yaitu 
bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus 
Kristus yang telah Engkau utus . 

Akan tetapi Paulus menyelewengkan ajaran Jesus dengan mendoktrin orang, bahwa 
demikian cintanya Tuhan kepada manusia, maka ia mengutus anak tunggalNya Yesus 
untuk menebus dosa manusia dengan jalan menderita mati di palang salib. Dengan 
meyakini Jesus sebagai anak Tuhan, sebagai "Penebus"(**), maka orang itu akan 
diselamatkan.
****************************************
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar] 
578. M U ' J I Z A T
 
Ummat Islam yang mengerjakan shalat wajib 5 kali sehari semalam, membaca 
sekurang-kurangnya 17 kali kalimah: 
-- ALhMD LLH RB AL'ALMYN (S. ALFATht, 1:2), dibaca: alhamdu liLla-hi RabbiL 
'a-lami-n. 
-- Allah adalah Rabb al'A-lamiyn, Maha Pengatur alam semesta. Allah mengatur 
alam semesta dengan Hukum yang diciptakanNya bersamaan dengan makhluq 
ciptaanNya. Hukum-hukum Allah yang menyangkut benda-benda mati seperti 
batu-batuan, pepohonan dan binatang disebut TaqdruLlah. Adapun Hukum-hukum 
Allah yang menyangkut manusia dan kemanusiaan disebut SunnatuLlah. Dalam 
istilah sekuler TaqdiruLlah dan SunnatuLlah disebut hukum alam. 
 
TaqdiruLlah dan SunnatuLlah ada yang ditanam di samping ada pula yang tidak 
ditanam di alam syahadah (phyisical world). Jenis yang pertama prosesnya 
berlaku sinambung dan terbuka, sehingga dapat dikaji, karena dapat diobservasi 
kapan saja, (dahulu, sekarang dan yang akan datang), oleh siapa saja dan di 
mana saja. Sedangkan jenis yang kedua prosesnya tidak berlaku sinambung, tidak 
terbuka, hanya muncul di alam syahadah dalam rentang waktu seperlunya saja 
sehingga tidak dapat dikaji. Proses oleh TaqdiruLlah dan SunnatuLlah yang 
ditanam di alam syahadah, dikenal dengan proses yang biasa. Sedangkan 
TaqdiruLlah dan SunnatuLlah yang tidak ditanam di alam syahadah disebut proses 
yang 'Ajaib. 

Contoh TaqdiruLlah yang 'Ajaib ialah: 
-- FALQAHA  FADZA  HY  HYt TS'AY (S. THh, 20:20), dibaca: falqa-ha- faidza- 
hiya hayyatun tas'a-, artinya: 
-- Maka (Musa) melemparkan (tongkat) itu , maka sekonyong-konyong itu menjadi 
ular yang menjalar. 
 
Contoh SunnatuLlah yang 'Ajaib ialah:
-- WADKHL  YDK  FY  JYBK  TKHRJ  TKHRJ  BYDHAa  MN  GHYR  SWN (S. ALNML, 
72:12), dibaca:  wa adkhil yadaka fi- jaybika takhruju baydhaau min ghayri 
suwin [S. An Naml, 72:12), 
-- Dan masukkan tanganmu dalam jaybmu, ia keluar menjadi putih, bukan karena 
penyakit. (Jayb adalah bagian sela-sela di antara biji buah baju pada bagian 
dada dari jubbah). 

Dalam Perjanjian Lama dapat pula kita baca sekaligus TaqdiruLlah dan 
SunnatuLlah yang biasa dan 'Ajaib:
 "If these men die the common death of all men, or if they be visited after the 
visitation of all men, then the Lord hath not sent me. But if the Lord make a 
new thing, and the earth open her mouth and swallow them up, and all that 
appertain unto them, and they go down quick into the pit; then ye shall 
understand that these men have provoked the Lord (Numbers 16:29-30)". Jikalau 
orang-orang ini mati seperti biasanya semua orang lain mati, atau jika 
didatangkan kesukaran atas mereka seperti terjadi atas semua orang, maka aku 
bukanlah utusan Tuhan. Akan tetapi jika Tuhan membuat sesuatu yang baru, dan 
bumi mengangakan mulutnya dan menelan mereka, dan semua yang serta dengan 
mereka, dan mereka meluncur turun dengan cepat ke dalam lahad, maka fahamlah 
kamu bahwa orang-orang ini telah mencela Tuhan.
 "And it came to pass when he had made an end of speaking all these words, that 
the ground clave asunder that was under them. And the earth open her mouth and 
swallowed them up, and their houses, and all men appertained unto Korah, and 
all their goods. They and all appertain to them, went down alive into the pit, 
and the earth closed upon them, and they perish from among the congregation 
(Numbers 16:31-33)". Dan setelah itu tatkala dia telah mengucapkan semua ucapan 
ini, maka merekahlah tanah di bawah mereka itu. Dan bumipun mengangakan 
mulutnya dan menelan mereka, dan pemukiman mereka, dan semua orang yang bersama 
Korah dan semua harta benda mereka. Mereka dan semua yang serta dengan mereka, 
meluncur turun hidup-hidup ke dalam lahad, dan bumi menutupi mereka, dan mereka 
lenyap dari antara majelis. 
 
Apa yang diqisshahkan dalam Perjanjian Lama tersebut adalah sekaligus 
TaqdiruLlah (gempa) dan SunnatuLlah (manusia dan kemanusiaan yang ditelan 
gempa). Kalau itu gempa biasa (artinya TaqdiruLlah yang ditanam di alam 
syahadah) maka Nabi Musa AS mengatakan bukanlah beliau seorang Nabi, tetapi 
kalau itu gempa yang luar biasa ('Ajaib, TaqdiruLlah yang tidak ditanam di alam 
syahadah) itu menandakan beliau adalah Nabi.
 
***

'Ajaib berasal dari akar kata yang dibentuk oleh 3 huruf: 'Ain, Jim dan Ba, 
'AJABA. Itu dapat meningkat menjadi Mu'jizat, dari 'Ain, Jim, Zai, 'AJAZA 
artinya melemahkan. Mu'jizat adalah sesuatu yang dimilki oleh seorang Nabi 
untuk melemahkan visi lawan-lawannya. Tongkat Nabi Musa AS di gunung Sinai 
menjadi ular. Ini 'ajaib. Pada waktu didemonstrasikan di depan majelis Firaun 
tongkat Musa yang menjadi ular itu melahap semua ular-ular sihir dari tukang 
sihir Fir'aun. Ini Mu'jizat. Baik 'Ajaib maupun Mu'jizat diterjemahkan ke dalam 
bahasa Inggris dengan "miracle". Jadi proses oleh TaqdirLlah dan SunnatuLlah 
yang belum disaksikan oleh umum masih disebut 'Ajaib, namun apabila sudah 
dipertontonkan atau diinformasikan untuk melemahkan visi lawan-lawan para 
Nabi-Nabi disebutlah Mu'jizat.
 
Proses Isra Mi'raj termasuk SunnatuLlah yang tidak ditanam di alam syahadah. 
Sebelum Nabi Muhammad SAW menginformasikannya kepada penduduk Makkah, maka 
masih dalam keadaan 'Ajaib. Setelah dimaklumkan barulah menjadi Mu'jizat. 
Tatkala malaikat Jibril AS menyampaikan kepada Maryam bahwa akan dikurniakan 
seorang anak yang suci (ghulaaman zakiyyan, QS 19:19), maka dengan terperanjat 
Maryam menjawab, bagaimna bisa jadi, tidak pernah disentuh laki-laki, maka 
proses kehamilan tanpa sperma yang memberikan energi pada sel telur untuk 
memecah bertumbuh menjadi janin, itu adalah 'Ajaib. Setelah diinformasikan dan 
diketahui umum, maka itu menjadi Mu'jizat.
 
Berpikir haruslah efisien. Artinya proses yang dipikirkan itu seharusnya yang 
termasuk dalam jenis proses yang disebabkan oleh TaqdiruLlah dan SunnatuLlah 
yang ditanam di alam syahadah: Observasilah, pikirkanlah untuk melahirkan 
teori, kemudian ujicobalah teori itu dengan merujukkannya kepada persitiwa yang 
dapat diobsevasi pula. Sedangkan memikirkan proses yang 'Ajaib, sama sekali 
tidaklah efisien. Mengapa? Arang habis, besi binasa, tukang bekerja penat saja. 
Yang 'ajaib itu karena prosesnya disebabkan oleh TaqdiruLlah dan SunnatuLlah 
yang tidak ditanam di alam syahadah, hanya muncul sekali jalan dalam rentang 
waktu terbatas, mana bisa diobervasi. Kalau tidak bisa diobservasi mana bisa 
dipikirkan secara rasional untuk menghasilkan teori, Dan yang paling sia-sia 
ialah bagaimana mnguji-cobanya. WaLlahu a'lamu bishshawab. 

*** Makassar, 8 Juni 2003
   [H.Muh.Nur Abdurrahman]

*******

Reposting

----- Original Message ----- 
From: "encosid" <enco...@yahoo.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Sunday, May 09, 2010 10:35
Subject: Bls: [wanita-muslimah] NABI ISA ATUA JESUS AS ADALAH PENEMBUS DOSA 
MANUSIA.

saudara abdul latif yang baik,

betapa kejamnya tuhan
Dia mensyaratkan "pembunuhan seorang manusia" (yang dia utus sendiri untuk 
mengajak manusia bertakwa kepadanya) sebagai syarat pengampunan dosa manusia

hal ini seperti tradisi agama primitif
mengorbankan manusia agar dewa tidak marah

###################################################################
HMNA:
I know that I hung on the windy tree
For nine whole nigths
Wounded with the spear
dedicated to Odin 
Myself to Myself

Puisi ini menggambarkan suatu suasana upacara kurban bangsa Viking. Dahulu 
bangsa ini mendiami jazirah Skandinavia, bangsa pelaut ulung yang menemukan 
benua Amerika berabad-abad sebelum Columbus lahir di dunia. Bangsa Viking 
menyembah Odin, dewa perang. Sambil memegang pedang dalam keadaan sekarat 
menyeru nama Odin, agar supaya dapat masuk ke dalam Valhalla yang disediakan 
Odin, demikian keyakinan mereka. Bangsa ini melakukan upacara kurban dengan 
mengikatkan atau menggantung kurban pada pohon yang suci yang selalu digoyang 
angin. Kemudian kurban ditusuk dengan tombak. Kurban itu bukan binatang 
sembelihan, melainkan berupa manusia, seorang pendeta yang dianggap titisan 
Odin. Jadi terjadi hal yang unik dalam upacara ini, yaitu titisan Odin 
dipersembahkan kepada Odin. Myself to Myself. Tujuan upacara kurban menurut 
bangsa Viking itu ialah untuk mencuci dan menebus dosa manusia. Darah kurban 
merupakan suatu yang sakral. Inilah sacrifice. (Bandingkan dengan Theologi 
Paulus dari Tarsus: Jesus mati di palamg salib umtuk menebus dosa warisan dari 
Adam).

Yang berikut, saya punya artikel yang diposting dalam kancah debat di milis 
islam_kristen

********************************************
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

==========================================
Paganism, the Origin of Christian Theology
by H.Muh.Nur Abdurrahman
========================
 
As a matter of fact, frankly speaking, every one can learn from the paganism 
about the origin of christian theology, the theology of Jesus Christ as the 
only begotten son, the saviour, the sin bearer, the redeemer who suffered 
death, through passion play which ended with crucifixion, for redemption of 
mankind. 
 
THE CULT OF SUN-WORSHIP
 
Sun-day is the day to worship the sun-god. Worship of the sun formed a most 
popular type of religion for the backward races of mankind. This grand and 
majestic luminary (the ancient egyptians called it Ra, or Re) appears to a 
nascent, half-cultured mind as a source of life and the lord of light, and the 
various phases through which it has to pass provide him occasions for giving 
expression to his inborn instincs of fear and hope and for celebrating 
festivals accordingly.
 
The sun begins to decline (in northern hemisphere) after the automnal equinox, 
and its decline reaches the last stage at the approach of the winter solstice, 
after which it again begins to increase in its light and warmth and ascends the 
horizon as if re-born in the underworld. This progress continues till the 
vernal equinox approaches, when days become of equal length with nights, and 
progress seems to be impeded. But the "crisis" is soon overcome; days becomes 
longer than night, meaning a final victory of the Lord of Light over the Prince 
of Darkness.
 
Thus among all sun-worshipping communities, the autumnal equinox became an 
occation of fear and grief, because of the belief that their deity had fallen 
into clutches of the demon of darkness. On the other hand, the winter solstice 
and vernal equinox (the corresponding festivals in christendom are christmas 
and easter) became the day of the "birth" of the Sun-God and the second day of 
his "triumph" over the prince of darkness.
 
LEGEND OF THE MEDITERRANIAN SUN-GOD
 
Sun-worship was, at the time of the appearance of Jesus, the 
universally-prevelent religion of the roman empire, though the names given to 
the Sun-God in different countries were different. The well known Sun-Gods, 
whose worship had been popular in the mediterranian countires at one time or 
the other, are: Attis of Phygia, Adonis of Syria, Dionysius or Bacchus of 
Greece, Bel of Babylon, Horus of Egypt, Mithras or Mithra of Persia. Brief 
sketches of the legends of these Sun-gods will reveal the soueces of the 
Christian Legend.
 
Attis
He was regarded as "the only begotten Son "and Saviour". He was bled to death 
on march 24th at the foot of a pine-tree and his votaries believed that his 
blood had renewed the fertility of the earth, and thus brought a new life to 
humanity. He, however, rose from the dead, and his resurrection along with his 
death was celebrated by his votaries. Every year on the 24th day of March, they 
would first fasten his image to a pine-tree and then lay it in a tomb with 
wailing and mourning. On the next day they would find the tomb empty and 
celebrate the resurrection with the great rejoicing. Sacramental meal and 
baptism of blood was special feature of the festival of his cult.
 
Adonis or Tammuz
He was the "Saviour" of Syria. He suffered death for redemption of mankind, but 
rose again in the spring. His resurrection was commemorated by agreat annual 
festival. The old testament refers to the weeping and wailing of women over his 
idol (ezekiel,viii,14). His votaries called him the "crucified" tao (Divine 
Love Personified, vide: Mythology of the Aryan Nations, vol.ii.p.113). Tammuz 
belonged to that class of idols which originally design to represent the 
Promised Saviour.
 
Dionysius or Bacchus
He was the "only begotten son" of Jupiter (Zeus Pater, Zupitri, God the Father) 
and was born on December 25th. He was a redeemer, liberator and saviour. "It is 
I," so says Bacchus to mankind, "who guide you; it is I who protect you, and 
who save you; I am alpha and omega", vide: anacalypsis, vol.i.p.302.
Wine had an important place in the festival of his cult. He was slain for 
redeeming humanity and was called "the Slain One", "the sin bearer", the 
redeemer. His passion play was celebrated every year representing his death and 
resurrection.
 
Bel or Ba'al
He was the Sun-God of Babylon and the history of his life is extremely 
astonishing in so far as his passion play has a very close resemblance with the 
christian passion story even in details. Modern arhaelogical researches have 
brought to light some very bewildering facts which go to prove that babilonian 
mithology played an important role in the early stages of christianity. In 
1903-4, the german exavators at kala shergat, the site of ancient Assur, 
discovered two cuneiform documents. When deciphered, they were found to contain 
the narrative of passion play of Ba'al. An english journal, the Quest, London, 
January 1922 published its translation. These are some of them:
1. Ba'al is taken prisoner
1. Jesus is taken prisoner
2. Ba'al is tried in the house on the hall of justice  
2. Jesus is tried of the high priest and the hall of pilate
3. Ba'al is smitten
3. Jesus is scourged
4. Ba'al is led away to the mount
4. Jesus is led away to golgotha
------ 
11 a goddes sits with ba'al; she comes to tend him
11 Mary Magdalene and the other Mary sit before the tomb
------
13 ba'al again brought back to life (as the sunof spring); he comes again out 
of the mount
13 jesus' restoration to life, his rising from the grave (on sunday morning)
14 his chief feast in march at the spring equinox, is celebrated also as his 
triumph over the powers of darkness
14 his festival approximately at the spring equinox ia also celebrated as his 
triumph over the powers of darkness
 
horus
horus of egypt was born on december 29th. He was slain, but came again to life 
after two or three days and three nights. Belief in the god-man in the form of 
horus became the chief element in egyptian religion, and remained for thousands 
of years the faith of the people through the tangled skein of religious life in 
egypt until horus passed into the form of the god-man jesus christ.
        
mithras or mithra
He was the sun-god of the persians, the perfect prototype of jesus christ in 
which christmas and easter were two most inportant festivals. This divine 
saviour's first worshippers were shepherd; and the day of his nativity was 
december 25th, His followers had seven sacraments of which the most important 
were baptism, confirmation and eucharist supper, at which the communicants 
partook of the divine mithra under the species of bread and wine.
 
Summarising the foregoing account of the pagan deities, especially the 
mediterranian sun-gods, we find the following fundamental points of resemblance 
between the lives of the pagan deities and the life of jesus:
1. They were born on or very near desember 25th
2. They were born in a cave or underground chamber
3. They were called by the names of light bringer, healer, madiator, saviour 
and deliverer
4. They were vanquished by the powers of darkness
5. They descended into hell or the underworld
6. They rose again from the dead, and became the pioneers of mankind to the 
heavenly world
7. Their lives were commemorated by eucharistic feasts.
 
The story, however, does not end here. Modern scholars have unearthed a vast 
mass of evidence which proves beyond doubt that not only the life of Chiristian 
Jesus but the whole superstructure of Christianity as such has been built up on 
pagan foundation. As a matter of fact, frankly speaking, christianity, as it 
has existed since the transformation wrought by the neo-platonist Paul, is 
simply a continuation of pre-christian paganism. And that is the whole story!!!
WaLlahu a'lamu bisshawab. 

########################################################################################







 Bicara tentang sex and holy book..

Adam mengacu pada konsep bani manusia bukan seorang nabi, walaupun mungkin ada 
nabi yang namanya adam.

Salam
Mia

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke