Mitos para dewa/nabi/pemimpin lahir dari ibu perawan adalah sangat umum di 
berbagai kebudayaan. Quran pun menyinggung keperawanan
Maryam seperti yang dikutip HMNA. 
Di satu sisi Quran selalu menyisipkan "kitab ini penuh perumpamaan". Bagian 
krusial mitos adalah perumpamaan (metafora,bayan?), yaitu konsep ide yang 
menolong manusia untuk meraih kemajuan mengarungi kehidupan yang di luar kuasa 
kontrolnya. 
Percakapan malaikat (?) dengan Maryam, seperti juga percakapan antara tuhan, 
malaikat dan adam adalah salah satu bentuk perumpamaan. Yang namanya 
perumpamaan yang mesti dimengerti adalah maknanya, bukan bentuk lahiriahnya.
Misalnya nih, Maryam yang tidak pernah disentuh adalah bentuk perumpamaan untuk 
penghormatan pada tradisi kristiani. Ini misalnya loh. Apapun itu, perumpamaan 
mesti bisa memperkaya imajinasi kita untuk meraih ke depan.
Salam
Mia 

Kirim email ke