> al...@... wrote:
> Pak waluya, hubungan turki dengan aceh terbatas aceh sbg 
> vassal,yaitu kerajaan subordinasi dari turki, karena aceh perang dg > 
> portugis dan mau kuasai sumatera dengan armada lautnya. Karena 
> jauh, hubungan nggak terlalu intense tapi kerajaan aceh berusaha 
> memelihara hubungan ini. Malahayati itu admiral lulusan angkatan 
> laut turki loh. Setau saya  dari catatan sejarah turki cuman aceh 
> saja . Emang ada bagian nusantara yg lain sebagai negara vassal? 
> Btw negara vassal bukan bagian dari negara dominan, tapi biasanya 
> menyatakan kesetiaan dan bayar upeti..

Kalau menurut saya mah bukan vassal, tapi SEKUTU. Artinya Aceh dan Imperium 
Turki itu sahabat dan saling membantu, tapi Aceh bukan "bawahan" Turki, tapi 
negara independen. Salah satu buktinya Kesultanan Aceh beberapa kali dipimpin 
sultan perempuan (sultanah). Menurut Prof K. Ali, dalam bukunya "Sejarah 
Islam",  Kebanyakan penguasa Usmani cenderung bersifat taqlid dan fanatik 
terhadap suatu mazhab dan menentang mazhab-mazhab lainnya dan dalam sejarah 
Turki Usmani, belum pernah satu kalipun Turki Usmani dipimpin  Sultan 
perempuan. Nah, kalau Aceh itu vassal dari Imperium Usmani,  bagaimana mungkin 
bisa merestui "negeri bawahannya" dipimpin seorang perempuan?

Salam,
WALUYA

Kirim email ke