Terima kasih Mbak Mia, juga Pak Arcon. Wah ...habis alasanku, perkara Aceh ini, 
nyerah ....deh ...hehehehe

Salam,
WALUYA

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, al...@... wrote:
>
> 
> -----Original Message-----
> From: al...@...
> Date: Sun, 11 Jul 2010 14:59:28 
> To: Waluya<waluya2...@...>
> Reply-To: al...@...
> Subject: Re: Khilafah dan Khalifah <=Re: Trik-trik Penyusupan Neo-Marxisme <= 
> Re: mesttinya ranggas <= Re: [wanita-muslimah] FPI Akan Bongkar Patung Naga 
> di Kota
> 
> Subordinasi di sini maksudnya negara yg lebih kecil, minta bantuan yang lebih 
> besar. Menurut catatan sejarah aceh emang mendeklarasikan kesetiaan kepada 
> turki abad 16, tapi tetep independen donk.  istilahnya emang lazimnya disebut 
> vassal. Ini catatan paper dari peserta conferensi ICAIOS 2007 di banda aceh, 
> yang dipimpin prof. Anthony Reid. 
> Dikatakan bahwa ringkasnya Turki nggak bisa intense bantu aceh, tapi 
> pelatihan militer yang didatangkan sekali itu sangat berkesan pada orang 
> aceh, salah satu lulusannya Malahayati.
> 
> Sekali lagi kesan dari sumber itu mengatakan bahwa aceh yg ngebet, turkinya 
> sih nggak karena kejauhan dan mungkin kurang nilai tambahnya. Malahan turki 
> mendelegasikan otoritas di hejaz dan yemen utk urus aceh. 
> 
> Jadi turki juga mungkin nggak terlalu peduli apa penguasa aceh itu perempuan 
> melulu. Ato ini yg membuat mereka malas meningkatkan hubungan, merasa nggak 
> level gitu lo? Tapi perlu diinget juga sih, penguasa turki kan gaya hidupnya 
> liberal pragmatis kapitalis hehe, walaupun deeply conservative thd tradisinya 
> sendiri.. Jadi apa mereka peduli perbedaan mazhab di tempat lain?   
> 
> Salam
> Mia
> ------Original Message------
> From: Waluya
> Sender: not...@yahoogroups.com
> To: al...@...
> Subject: Khilafah dan Khalifah <=Re: Trik-trik Penyusupan Neo-Marxisme <= Re: 
> mesttinya ranggas <= Re: [wanita-muslimah] FPI Akan Bongkar Patung Naga di 
> Kota
> Sent: Jul 11, 2010 9:16 PM
> 
> > aldiy@ wrote:
> > Pak waluya, hubungan turki dengan aceh terbatas aceh sbg
> > vassal,yaitu kerajaan subordinasi dari turki, karena aceh perang dg
> > portugis dan mau kuasai sumatera dengan armada lautnya. Karena jauh,
> > hubungan nggak terlalu intense tapi kerajaan aceh berusaha memelihara > 
> > hubungan ini. Malahayati itu admiral lulusan angkatan laut turki loh. > 
> > Setau saya  dari catatan sejarah turki cuman aceh saja . Emang ada
> > bagian nusantara yg lain sebagai negara vassal? Btw negara vassal
> > bukan bagian dari negara dominan, tapi biasanya menyatakan kesetiaan
> > dan bayar upeti..
> 
> Kalau menurut saya mah bukan vassal, tapi SEKUTU. Artinya Aceh dan Imperium 
> Turki itu sahabat dan saling membantu, tapi Aceh bukan "bawahan" Turki, tapi 
> negara independen. Salah satu buktinya Kesultanan Aceh beberapa kali dipimpin 
> sultan perempuan (sultanah). Menurut Prof K. Ali, dalam bukunya "Sejarah 
> Islam",  Kebanyakan penguasa Usmani cenderung bersifat taqlid dan fanatik 
> terhadap suatu mazhab dan menentang mazhab-mazhab lainnya dan dalam sejarah 
> Turki Usmani, belum pernah satu kalipun Turki Usmani dipimpin  Sultan 
> perempuan. Nah, kalau Aceh itu vassal dari Imperium Usmani,  bagaimana 
> mungkin bisa merestui "negeri bawahannya" dipimpin seorang perempuan?
> 
> Salam,
> WALUYA
>


Kirim email ke