Lah banyak yang bisa dipelajari, seperti iklannya mastercard:

bisa liat Topkapi palace, bisa belajar bagaimana pusat pemerintahan itu 
dibangun plus dengan haremnya, bisa belajar bagaimana suksesi kekalifahan 
otoman dilakukan.  (Nggak pake 4 model suksesi yang pak uztads sudah sebutkan). 
masuk istana topkapi bayar 12 euro, kalo mau masuk kompleks haremnya harus 
nambah 5 euro. kalo mau pake electronic guide juga mesti sewa lagi

bisa ke haga sofia atau ke blue mousqe. Kalau Ke Haga Sofia bisa belajar bahwa 
arsitektur masjid itu sebenarnya mencontek arsitektur gereja, dan disana juga 
bisa belajar bagaimana mengubah bangunan gereja menjadi masjid. tiket masuk 10 
euro

bisa belajar membangun  jembatan yang menghubungkan dua benua (asia eropa), 
minimal menyeberanginya. Biayanya mah tergantung seberapa pintar nego sama 
sopir taksi

Bisa belajar tentang budaya jaman kekhalifahan ottoman, terutama tari perut 
(makan malam sambil berlayar di selat bhosporus disuguhi tarian perut yang 
mbaknya minta saweran ditempelkan dibelahan dadanya seharga 85 euro)

 Tapi belajar untuk bisa menyadari bahwa kekhalifahan adalah sebuah masa lalu.. 
priceless :D

:D

On Jul 13, 2010, at 6:39 PM, H. M. Nur Abdurahman wrote:

> BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
> 
> WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
> [Kolom Tetap Harian Fajar]
> 672. Mengapa ke Turki?
> 
> Kalau Seri 670 ditimba dari Pidato Sambutan Gubernur Sulsel dalam Upacara 
> Pembukaan Kongres III Ummat Islam, maka Seri 672 ini ditimba dari Pidato 
> Ketua Lajnah Tanfidziyah KPPSI Sulsel, Abd. Aziz Qahhar Mudzakkar. Ia 
> menyinggung bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyediakan anggaran, 
> sekitar Rp250-juta, untuk studi banding pelaksanaan Syari'at Islam ke 
> berbagai negara antara lain seperti Pakistan dan Turki. Menurut Abd Aziz 
> lebih baik dana itu dialihkan saja untuk membiayai kajian-kajian tentang 
> berbagai problema sosial dalam masyarakat yang dilakukan oleh lembaga NGO 
> independen seperti UMI dan KPPSI sendiri. Ia juga mempertanyakan mengapa 
> Turki yang dipilih untuk studi banding tersebut. 
> 
> Dalam Seri ini difokuskan seperti pada judul: "Mengapa ke Turki?". Ya, 
> mengapa untuk studi banding pelaksanaan Syari'at Islam terpilih antara lain 
> direncanakan ke Turki? Apa alasan para penasihat Pemerintah Provinsi Sulawesi 
> Selatan memilih Turki? 
> 
> ***
> 
> Sultan Abdul Hamid II dilahirkan pada hari Rabu, 16 Sya'ban 1258 (21 
> September 1842). Pada 11 Sya'ban 1293 H [31 Agustus 1876 M] Sultan Hamid 
> diangkat menjadi Khalifah. Dia menjadi pemimpin dari Khilafah dengan wilayah 
> yang sangat luas dalam situasi yang tegang dan genting, baik di dalam maupun 
> di luar negeri. Khalifah mempunyai visi sejarah yang mendalam. Dia melewatkan 
> waktu tiga puluh tahun yang penuh dengan tantangan konspirasi ke dalam dan 
> keluar, peperangan, revolusi, dan perubahan-perubahan. 
> 
> Khalifah Abdul Hamid mempunyai visi membangkitkan rasa kesatuan dalam 
> kalangan negeri-negeri Islam di seluruh dunia. Untuk itu Khalifah membangun 
> jaringan transportasi, yaitu jalur kereta api Hijaz dari Dimasyk ke Madinah, 
> dari Aqabah ke Maan. Untuk memperlancar komunikasi, Khalifah juga membangun 
> sistem telegraf dalam jalur Yaman, Hijaz, Syria, Iraq and Turki. Lalu 
> kemudian Khalifah menghubungkannya dengan sistem telegraf Iran dan India. 
> Biaya proyek itu telah dapat ditebus hanya dalam jangka 2 tahun, karena 
> sistem transportasi dan komunikasi itu dipakai secara intensif oleh para 
> jama'ah haji. Khalifah melakukan kampanye gagasan tentang kesatuan ummat 
> Islam meliputi bagian selatan Rusia, India dan Afrika. Khalifah juga 
> mengundang para terpelajar dari Indonesia, India dan Afrika untuk datang 
> menuntut ilmu dalam wilayah Khilafah Islamiyah. 
> 
> Melihat itu konspirasi negeri-negeri barat bereaksi dengan cepat mengepung 
> dan mengoyak Khilafah Islamiyah. Konspirasi itu menghasut dan membantu 
> pemberontakan Tunisia (1877), empat tahun kemudian (1881) Tunisia diduduki 
> Perancis, dalam tahun 1882 Inggris menduduki Mesir lalu meluas ke India dan 
> Sudan dan Rusia menduduki Asia Tengah. Khilafah Islamiyah tinggal menunggu 
> waktu saja dihabisi oleh konspirasi negeri barat.
> 
> Akhirnya tiba jualah waktu itu. Gerakan Turki Muda sudah demikian kuat, 
> sehingga dapat menekan Majelis Syura untuk mencopot Khalifah Abdul Hamid dari 
> kedudukannya. Hari Selasa 6 Rabiul Akhir 1327 (27 April 1909) Majelis Syura 
> memutuskan untuk menurunkan Khalifah Abdul Hamid dari tahtanya. Empat orang 
> diutus kepadanya untuk menyampaikan keputusan itu: Arif Hikmat, Aram Affandi 
> (orang Armenia), As'ad Tabtani dan Qrasow (Yahudi). Kehadiran Qrasow dalam 
> utusan itu menunjukkan, bahwa dalam konspirasi itu, aktif pula peranan Yahudi.
> 
> Setelah PD-I wilayah Khilafah Islamiyah tercabik-cabik. Orang Arab di Hijaz 
> memberontak dibantu oleh Inggris dan Perancis, terulang peristiwa Tunisia, 
> orang Arab dikhianati dan diduduki oleh Inggris, dan memberikan Palestina 
> kepada orang Yahudi. Andaikata saja mereka mendengarkan Abdul Hamid.
> 
> Hingga akhir Perang Kemerdekaan Turki melawan negeri-negeri Eropa yang 
> menduduki negeri Ottoman setelah PD I, Mustafa Kemal dari Gerakan Turki Muda 
> kelihatannya seperti seorang Muslim yang taat. Dia shalat bersama-sama ummat 
> Islam di masjid-masjid. Bahkan diapun juga membaca khuthbah Jum'at di 
> beberapa masjid. Dia bersumpah akan berperang untuk menyelamatkan Khilafah. 
> Dia memuji-muji Allah, Islam dan Nabi Muhammad SAW sepanjang waktu. Dia 
> menyebutkan Al Quran sebagai Kitab Suci yang sempurna. Dia berkata Al Quran 
> itu adalah konstitusi. Dan dia juga mengatakan itu semuanya pada pembukaan 
> Majelis Agung Nasional (National Grand Assembly) di Ankara sewaktu Perang 
> Kemerdekaan. Sehingga ummat Islam mempercayainya. Dan dia mendapatkan 
> kekuasaan penuh selama Perang Kemerdekaan. Setelah Turki memperoleh 
> kemerdekaannya, dia dipilih oleh Majelis sebagai Presiden Turki. Gerakan 
> Turki Muda memperoleh kekuasaan. Pada mulanya Mustafa Kemal hanya memotong 
> debat dalam Majelis dan mengatakan Khalifah hanya sekadar sebagai figur saja 
> yang tidak punya kekuasaan. Namun setelah ia merasa kuat, ia membatalkan 
> Khilafah pada 3 Maret 1924. Maka berakhirlah sudah kesatuan kepemimpinan bagi 
> ummat Islam yang telah berlangsung selama 1300 tahun. 
> 
> Tidak selang berapa lama Mustafa Kemal mulai melakukan Social Enginering yang 
> keras dan kejam menerapkan reformasi anti-Islam. Sosok yang dahulunya berkata 
> "Al Quran sebagai konstitusi", berbalik mengatakan "Kita tidak menerima hukum 
> dari langit". Untuk mencapai reformasi anti-Islamnya, dalam menerapkan 
> mekanisme Sosial Engineering, ia tidak segan-segan melakukan pemaksaan, 
> terror, tiang gantungan, penyiksaan dan penjara. Apa katanya?: "Islam - this 
> theology of immoral Arab- is a dead thing ... God's revelation ! There is no 
> God !" [The Gray Wolf, H.G. Armstrong, Capricorn Books, New Yoek, 1961, 
> p.199-200]
> 
> ***
> 
> Maka sejak tahun 1924 Turki itu bukanlah mencerminkan Islam. Ingatlah korban 
> keganasan Westerling de Turk (orang Belanda dari etnik Turki) yang terkenal 
> dalam Sejarah Perjuangan Kemerdekaan, yaitu Korban 40.000 di Sulawesi 
> Selatan. Lalu untuk apa melakukan studi banding pelaksanaan Syari'at Islam ke 
> Turki? Itu adalah perbuatan yang mubadzdzir (boros) !
> -- AN ALMBDZRYN KANWA AKHWAN ALSYYTHYN (S. BNY ASRAaYL, 17:27), dibaca: innal 
> mubadzdziri-na ka-nu- ikhwa-nasy syaya-thi-n (s. bani- isra-i-l), 
> sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan-setan. WaLlahu 
> a'lamu bisshawab.
> 
> *** Makassar, 17 April 2005
> [H.Muh.Nur Abdurrahman]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke