Yaaak kalo nangis skedarnya gpp kalo lagi ade musibah, asal jangan berlebihan. 
Menahan utk tidak berlebihan menangis kan gpp.

Nyang ane binun kalo dah nongton sinetron yang bentar bentar nangis, bentar 
bentar nangis...:-) maklum aje dah disuruh sutradara soale ye...

Om Agus nan baik hati dan tidak pernah sombong,
Kalo orang ditanya "apa kabar" trus dijawab "wah lagi gak baek nih gw, pusing, 
banyak utang. ente mo bantuin bayarin utang gw, gak?"...he he he ape ntu yg 
dinamakan tidak menolak penderitaan?

Ada juga yang mengartikan mengapa kita selalu menjwb dgn "baik alhamdulillah" 
ketika ditanya "apa kabar" adalah sebagai bentuk syukur kita selalu kepada 
Allah SWT.

Betul Betul Betul??? Moga salah!

wassalam,

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, muhamad agus syafii <agussya...@...> 
wrote:
>
> Penderitaan Bukanlah Kelemahan Melainkan Kekuatan*
> 
> By: agussyafii
> 
> Setiap kali kita mengalami peristiwa yang membuat kita bersedih atau 
> menderita seringkali kita menutupinya atau menekan perasaan kita agar tidak 
> terlihat lemah atau takut dianggap sebagai orang yang lemah iman sehingga 
> bila ditanya 'apa kabar? kemudian kita menjawab, 'baik..!' Tanpa kita sadari 
> kita menolak penderitaan. 
> 
> Dilingkungan kita berada bila terjadi peristiwa duka cita, kehilangan orang 
> yang kita cintai biasanya ada ungkapan, 'sudahlah, jangan menangis. Ikhlaskan 
> saja kepergiannya.' atau ada juga yang mengatakan, 'kayak bukan orang beriman 
> saja, begitu kok menangis.' Itulah sebabnya kita menekan perasaan kita, 
> menekan emosi kita, tidak menunjukkan menangis di depan umum agar kita tidak 
> dianggap sebagai orang yang lemah bahkan dianggap sebagai orang yang kufur.
> 
> Padahal bila kita memahami lebih dalam setiap duka cita dan penderitaan yang 
> kita alami sesungguhnya banyak manfaatnya dalam hidup kita. Penderitaan dan 
> duka cita yang sering kita alami sesungguhnya bukan kelemahan melainkan 
> sebuah kekuatan yang ada di dalam diri kita. Ada beberapa manfaat di dalam 
> penderitaan yang kita rasakan sebagai kekuatan.
> 
> Pertama, Pengalaman duka cita atau yang kita rasakan sebagai menderitaan 
> justru mengajarkan kita pada limpahan kasih sayang Allah Subhanahu Wa ta'ala 
> agar kita semakin dekat dan taat kepadaNya, dengan demikian limpahan kasih 
> sayang Allah akan memenuhi hati kita dan hati kita memancarkan kasih 
> sayangNya untuk semua orang yang disekeliling kita.
> 
> Kedua, penderitaan yang kita rasakan menjadikan kebahagiaan kita menjadi 
> sempurna. Kebahagiaan sejati pada dasarnya adalah mengalami kegembiraan dan 
> penderitaan secara seimbang. Hidup menjadi dinamis ketika semuanya datang 
> silih berganti antara kebahagiaan dan penderitaan.
> 
> Ketiga, penderitaan membuat kita semakin peka terhadap penderitaan orang 
> lain. Kita menjadi memiliki empati dan menghormati orang lain sebagai hamba 
> Allah yang sama-sama dimuliakan. Kita tidak berani menghina, melecehkan, atau 
> mencemooh orang lain karena kita merasakan betapa pahitnya sebuah penderitaan.
> 
> Keempat, ketika hati kita remuk redam, ingin menangis menangislah 
> sesungguhnya apa yang kita rasakan sakitnya, dengan menangis merupakan salah 
> satu cara untuk membersihkan hati kita. Menangislah kepada Allah agar 
> diberikan kesabaran dalam menjalani hidup ini sebagaimana Firman Allah 
> Subhanahu Wa Ta'ala.
> 
> 'Apa yang disisimu akan lenyap dan apa yang disisi Allah adalah kekal. Dan 
> sesungguhnya Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang sabar dengan 
> pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. an- Nahl : 
> 96).
> 
> * Materi On Air Radio Bahana 101.8 FM jakarta Rabu  Jam 6 s.d 7 malam ini.
> 
> Wassalam,
> agussyafii
> --- 
> Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', 
> bazaar, perlombaan anak2, santunan di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, 
> No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. 
> Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di 
> http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, 
> http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke