Whoa.. Ternyata referensi esex-esex abah sangat lengkap dan terkini. Sudah
menjadi pria multiorgasmic belum bah?
Kalo ditinjau dari kitab esex2 asli makasar (lupa namanya) gimana bah¿

On Jul 15, 2010 2:29 PM, "H. M. Nur Abdurahman" <
mnur.abdurrah...@yahoo.co.id> wrote:





----- Original Message -----
From: "stSabri" <x1...@gmx.com>
To: <wanita-musli...@yahoogroups.com...

Sent: Thursday, July 15, 2010 18:13
Subject: [wanita-muslimah] Re: => http://dee-adp.blogspot.com/20...
###########################################################################
HMNA:
Akh, buat apa donlot, melihat foto mesum saja hukumnya makruh, betapa pula
gambar hidup meningkat jadi haram, lagi pula penuturan wong ndeso dari
okezone sudah cukup jelas kok, Btw kalau membaca saja hukumnya mubah(*)

Luna Maya Sangat Menikmati Gaya Bercinta Woman On Top
Posted on 9 Juni 2010 by wong ndeso
----------------------------------------------
Dunia hiburan tengah digegerkan dengan beredarnya video porno mirip
'Ariel-Luna Maya', dan terkini 'Ariel-Cut Tari'. Dari rangkaian video mesum
tersebut, nampak 'Ariel-Luna' menikmati berbagai gaya bercinta yang
berbeda-beda, mulai dari woman on top hingga missionary.
Dari video mesum yang beredar sejak 4 Juni, 'Luna Maya' lebih menikmati
bercinta dengan gaya woman on top (WOT).

Menanggapi adegan asusila yang dilakukan 'Luna-Arie', androlog dari Rumah
Sakit Pusat Pertamina Dr Anita Gunawan MS, SpAnd angkat bicara.
"WOT itu yang berperan perempuan, di mana si perempuan bisa memposisikan
diri ke arah mana, mengarah ke G-spot, jadi lebih banyak kepuasan dinikmati
si perempuannya," ungkap Anita saat dihubungi okezone melalui telepon
selulernya, Selasa (8/6/2010).
Namun, WOT tak hanya dinikmati wanita, pria pun bisa mereguk kepuasan
melalui posisi wanita di atasnya ini.
"Kalau secara psikologis saat melihat pasangannya menikmati orgasme
maksimal, maka dia (pria) sendiri akan merasakan orgasme yang maksimal,"
tutur konsultan seks kanal lifestyle okezone ini.
Tak hanya menikmati gaya bercinta WOT saja, posisi missionary pun kerap
dilakukan 'Luna-Ariel'. Posisi missionary yang lazim dilakukan oleh sepasang
insan saat bercinta, memang bisa menimbulkan kontak mata. Apalagi, saat
pasangan membiarkan lengan melingkar di tubuh lawan mainnya sambil tetap
memberi tekanan pada Miss V-nya seintim mungkin.

Saat membahas mengenai posisi yang sering dilakukan banyak pasangan ini,
androlog dari Rumah Sakit Internasional Bintaro, Tangerang, Dr Nugroho
Setiawan SpAnd unjuk bicara.
"Mungkin setiap kali atau sebelumnya berhubungan intim ada komunikasi dengan
gaya bercinta, salah satunya dengan missionary seks," tutur Dr Nugroho.
Selain bercinta dengan banyak posisi, 'Ariel-Luna' pun sering melakukan oral
seks. Selain menjadi variasi bercinta, oral seks merupakan bagian yang
menyehatkan bagi keintiman hubungan seks antarpasangan.
"Oral seks hanya variasi daripada seks yang konvensional. Yang biasanya
hanya pakai gaya biasa, maka pasangan bisa memberikan pelayanan oral seks,"
imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, video yang ramai dibicarakan di jejaring
sosial sejak Kamis sore kemarin ini, yang pertama berdurasi 2 menit 37
detik, sedangkan video yang kedua berdurasi 6 menit 39 detik.
Menurut yang memposting video tersebut di dunia maya, video porno itu
diambil 23 Maret lalu di salah satu hotel di Bali. [okezone]
------------------------------------
(*)
Bacalah ini:
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan
kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya;
dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan
yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan)
nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan
silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

[263] Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh
(tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di
samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang
serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.
[264] Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau
memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka
billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

Maret 31, 2008
sex dan spiritualisme
oleh Liong Tjioe Chia

peringatan : artikel khusus dewasa. tapi bagi para dewasa yang masih
memandang seks itu tabu, silakan tutup mata

Beberapa hari yang lalu, kebetulan banget, saya dapat pinjaman buku bagus
sekali. Judulnya PRIA MULTI ORGASME, rahasia setiap pria untuk mengalami
orgasme berulang kali dan meningkatkan hubungan seksual secara dramatis, by
Mantak Chia dan Douglas Abrams Arava.

Buku ini sangat blak-blakan dan komprehensif sekali, membahas seksualitas
pria dan juga bercinta. Yang menarik, bahasan buku ini tidak hanya
menguraikan teknik-teknik bercinta sehingga mencapai kepuasan orgasmik, tapi
juga mengungkap sisi spiritualisme dari bercinta itu sendiri.

Sayangnya, buku yang saya dapat ini 'versi bajakan' alias foto copy-an,
sehingga saya tidak menemukan biografi singkat dari penulisnya (atau mungkin
saja, aslinya juga tidak memuatnya). Tapi perkiraan saya, penulis merupakan
pakar dan mendalami Tao dan kaitannya dengan seks secara khusus. Kemungkinan
penulis berminat dengan spiritualitas Timur.

Bisa dikatakan, secara singkat buku ini memuat teknik-teknik Tao untuk
meningkatkan kemampuan dan kapasitas seksual pria (dan juga perempuan).
Malah ada istilah yang dipakai secara khusus yaitu Kung Fu Seksual. Seks,
dalam pandangan Tao, ternyata tidak hanya melibatkan dimensi fisik saja tapi
juga spiritual. Dengan teknik yang benar, maka orgasme yang diraih bersifat
'mistik', penyatuan dengan pasangan dan bahkan alam semesta. Dan harap
dicatat, ternyata orgasme berbeda sekali dengan ejakulasi. Dalam pandangan
Tao, (pasca) ejakulasi adalah masa kematian sesaat. Energi seorang pria
tersedot, dan dia memerlukan masa untuk memulihkan kembali energinya.
Sedangkan orgasme, bagi pria, dia akan merasa mendapatkan suntikan energi
baru (hmmm.tiba-tiba teringat dengan sex yoga kundalini -kalo ga salah-,
dimana tujuannya setelah bercinta maka masing-masing pasangan bukannya
kehabisan energi tetapi tetap segar dan bervitalitas).

Saya sendiri setuju dengan dimensi spiritual dari making love ini. Karena
itu, dalam idiom Inggris, dibedakan antara having sex, making love, bahkan
fu****g. Saya memandang, dalam making love, yang terjadi adalah proses
saling memberi dan menerima dalam suasana sakral, dan proses take and give
tersebut menumbuhkan suatu energi baru yang lebih positif. Entah itu berupa
leburnya sekat-sekat yang membatasi sehingga tercipta hubungan yang lebih
intim, hingga penyatuan jiwa dan raga dari masing-asing pasangan sehingga
tidak ada lagi 'kamu' dan 'aku' tetapi hanya ada 'kami' dan 'kita'.

Karena itu, konsep Yin dan Yang, seperti dalam buku ini, menurut saya
menggambarkan hukum alam mengenai spiritualitas itu sendiri, termasuk seks.
Seks harus bersifat seimbang dan harmonis. Dalam buku ini, proses making
love adalah sebuah pertukaran energi. Dalam pandangan spiritual Timur,
setiap materi adalah energi, tak terkecuali tubuh kita. Dalam bahasa cina
disebut chi, dalam bahasa sansekerta disebut prana, dan sebagainya. Aura
konon adalah pancaran energi kita yang membias keluar. Karena itu, ilmu
penyembuhan Timur biasanya bersifat holistik. Dalam tubuh sendiri, energi
mengalir seperti arus listrik ke seluruh bagian tubuh, dan menurut Tao, chi
mengikuti (mengalir) kemana pikiran berjalan.

Energi seksual sendiri (ching-chi) merupakan salah satu dari jenis energi
biolistrik yang paling kuat. Saya sendiri juga menyetujui pendapat ini. Dari
pengamatan dan hasil perenungan, energi seksual adalah energi yang bersifat
primitif tetapi bersifat primer. Meminjam konsep Jung dan Freud, ia adalah
energi yang bersifat purba, ada pada setiap makhuk hidup. Ia adalah energi
yang mendorong terciptanya kehidupan baru. Karena itu, wajar jika kita
bertemu pertama kali dengan orang baru, kita cenderung tertarik dengan
energi seksualnya. Individu dengan energi seksual yang kuat, biasanya lebih
menarik, lebih berenergi, seperti magnet. Bahasa awam mungkin seksi,
menarik, memorable, atraktif, dsb, tapi kemungkinan besar, itu adalah energi
seksual yang terpancar dan ditangkap oleh orang-orang disekitarnya. Bagi
individu yang pandai mengolah energi seksualnya, ia mampu memanfaatkan
secara pas di segala situasi. Pemimpin-pemimpin besar dunia, menurut saya,
tak lepas dari energi seksual yang dimilikinya. Maka tak heran jika
pemimpin-pemimpin tersebut umumnya kharismatik, misal Soekarno.

Salah satu sisi spiritual dari making love yang diungkap dalam buku ini
yaitu pada bahasannya mengenai posisi bercinta. Dalam pandangan Barat, siapa
yang berada di atas, dialah yang memegang kendali. Dengan kata lain, dia
yang mengkontrol, menentukan, dan memutuskan (eh jadi inget film lawasnya
Penelope Cruz, apa ya judulnya, pliz sapa tolong kasih tahu ?? Belum nonton
sih, tapi kata orang yang sudah nonton, di film itu Cruz senang sekali
berada di atas).
Dalam Tao, pihak yang berada di atas, adalah pihak yang memberikan lebih
banyak energi kepada pasangannya (di bawah). Pasangan hanya sebagai
pelengkap dari gerakan yang di atas. Walaupun sebagai pelengkap, tetapi
perannya sangat penting. Dengan memahami peran masing-masing, maka akan
membantu memperluas, mensirkulasikan, dan mempertukarkan chi lebih cepat.
Jadi pihak yang berada di atas, sebenarnya melayani yang di bawah dengan
memberikan lebih banyak energi penyembuhan.

Bayangkan jika masing-masing pasangan bersikap egois dan saling memaksakan
keinginannya. Endingnya hanyalah pelepasan ketegangan tapi thats it, sampai
situ saja. Tidak ada kepuasan yang bersifat mendalam dan penuh cinta kasih
sayang. Mungkin bisa disamakan dengan proses reproduksi hewan, hanya sebatas
pelepasan sperma, selesai sudah.

Pandangan Tao (dan pandangan Timur lain) menyatakan bahwa nirwana dan bumi
selalu berada dalam kesatuan seksual, saling menyeimbangkan dan
menyelaraskan. Hujan dari langit, bersatu dengan tanah di bumi, menumbuhkan
kehidupan baru. Matahari di tata surya, menyinarkan sinarnya mengenai bumi,
mendorong kehidupan. Seperti proton dan elektron, seperti tetesan hujan dan
tanah, energi kewanitaan dan energi pria akan bersatu menyelaraskan diri
secara harmonis dan memurnikan energi seksual masing-masing.

Seperti yang diuraikan di atas, energi paling dasar yang dipakai adalah
energi seksual. Jika kita mengerahkan energi seksual ini, ia akan dimurnikan
menjadi chi. Chi ini akan dimurnikan lagi menjadi shen, atau energi
kejiwaan. Ketiganya saling berhubungan dan terkoneksi dengan tubuh (materi).
Dengan making love, maka terjadi sirkulasi dan pemurnian energi seksual
bersama. Orgasme yang dicapai, tidak hanya bersifat fisik yang murni tetapi
juga bersifat kejiwaan, yang merupakan bentuk alami dari keintiman jiwa
(soulmating).

Bukti bahwa making love adalah sebuah proses lebih tinggi yang membutuhkan
keselarasan dan dimensi spiritual, ada dalam bagian buku yang saya kutip
sebagai berikut (dengan beberapa penyesuaian) :

Menurut Taoisme, penggabungan puncak kenikmatan orgasme dari sepasang
manusia yang sedang menikmati proses making love, terjadi jika Yin dan Yang
masing-masing berada dalam keselarasan sepenuhnya. Semakin mampu memasrahkan
dan menenangkan diri sepenuhnya pada pasangan anda, semakin besar
kemungkinan anda dapat merasakan kaitan yang luar biasa ini. Bentuk
penyelarasan ini sangat kuat. Jika anda dapat membuka dan menerima energi
cinta dari pasangan anda, dan sebaliknya pasangan anda juga, anda akan
merasakan pencampuran dan keintiman yang tidak ada tandingannya.

Energi anda, Yin dan Yang, adalah bagian dari energi alam yang sama, hanya
muatannya saja yang berbeda. Kalau aliran energi seksual antara anda berdua
mencapai kekuatan dan keseimbangan yang tepat, masing-masing tubuh akan
tampak mencair menjadi getaran ekstatik dari denyutan dan sirkulasi energi.
Inilah orgasme sebenarnya dari tubuh dan jiwa. Dengan menganggap bahwa
saluran komunikasi dan berbagi rasa lainnya terbuka dalam hubungan anda
dengannya, pertukaran energi ini akan membantu cinta anda lebih berkembang
dan rasa saling mencintai akan memperkaya mereka yang berada di sekeliling
anda.

Making love, dapat memperluas energi seksual dan memperkuat emosi dan sikap
kita. Inilah mengapa kita merasakan kenikmatan seksual begitu memabukkan dan
perasaan jatuh cinta begitu kuat mengalahkan segalanya. Sisi negatifnya,
pertengkaran yang terjadi di antara pasangan yang saling mencintai,
dampaknya begitu dalam pada masing-masing pasangan. Maka adalah penting jika
anda berdua mencoba memecahkan pertentangan emosi S E B E L U M
mensirkulasikan energi seksual. Energi seksual seperti api, ia bisa membantu
atau merusak tergantung pada cara anda menggunakannya. Jika emosi negatif
muncul saat sedang bercinta, berhenti dan alihkan bentuknya menjadi emosi
positif, misal dengan tersenyum dan membayangkan sifat-sifat positif
(senyuman tulus memancarkan energi cinta yang memiliki kekuatan
menghangatkan dan menyembuhkan).
.
Dengan memahami bahwa making love juga bersifat spiritual, maka akan
tercapai pengertian dan menumbuhkan sikap saling memahami di antara
masing-masing pasangan. Tidak ada lagi salah satu pihak yang menuntut
kepuasannya tanpa memperdulikan kepuasan orang lain. Keduanya saling
memberikan energi positif. Dengan semakin matangnya seksualitas seseorang,
dia akan mengetahui sifat sejati seksualitasnya, dan akan semakin sempurna
bersamaan dengan kematangan dirinya.

** pagi ini membaca berita kriminal, di Brebes, seorang tukang becak
membunuh istrinya karena kalap, istrinya terus-terusan meminta 'jatah' tanpa
memaham keadaan dirinya yang kelelahan sehabis narik.

Kesimpulannya ?? Making love adalah proses penyatuan bagi dua insan menuju
tingkat yang lebih tinggi, kesatuan dengan alam semesta. Dalam proses
tersebut, dibutuhkan sikap saling melayani, saling memahami, take and give,
harmoni dan selaras. Seperti halnya yang berlaku selama ini dalam hukum
alam, saling memberi dan menerima sehingga terjadi keseimbangan. Apa yang
terjadi jika keseimbangan rusak ?? Kita bisa belajar dari alam yang sedang
'marah' untuk beberapa waktu ini. Bencana di mana-mana.

#################################################################################



kalo saya sudah pasti beberapa kali nonton, walaupun kepala terpaksa
mengkleng dan leher pegel tap...

[Non-text portions of this message have been removed]
 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke