muawiyah dan yazid masuk mana pak?
lho kok kekhalifahannya lompat2? apa nubuwah nabi salah?
apa nabi juga menubuwahkan bentuk negara republik? beliau diam
namanya nubuwah kalau terjadi kita bilang cocok, kalau gak dibilang
belum terjadi.
kalau dibilang nubuwah Nabi itu pasti benar, tapi kita aja yang
menafsirkannya salah.

soal kekhalifahan ini menurut saya orang bisa melihat dari berbagai macam sisi.
kalau memang rasul tahu soal kekhalifahan kenapa beliau tidak
menurunkan bentuk kekhalifahan?
kan kekhalifahan sendiri bagian dari ijtihad dari shahabat2-nya di
saqifah bani saudah.
kalau abu bakar gak segera ke sana, paling2 yang jadi
pemimpin/khalifah kan balik lagi ke shohabat2 Anshar, dan bukan
Muhajirin.
Lha wong berdasar kelaziman, yang diangkat jadi Pak RT/RW/Lurah/Bupati
itu ya penduduk asli.
Apa mau orang Makassar dipimpin walikota orang Sumatra? Jaman sekarang
kan lagi ngetren pemimpin itu putra daerah tuh pak ...
kalau nggak, maka dianggep "penjajahan" ...

salam,
--
Wikan

2010/7/17 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.da...@gmail.com>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Saturday, July 17, 2010 10:13
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Diantara Angan2, Cita2, dan 
> Impiah-->KEKHALIFAHAN UTOPIS
>
> Masarcon pernah ngebahas hal ini nih,
> katanya haditsnya penuh dengan makna muatan politis
> misalnya, masak khalifah umar bin abdul azis digolongkan ke kerajaan
> yang menggigit atau kerajaan diktator?
> ###########################################################################
> HMNA:
> Khalifah Umar bin Abdul Aziz tergolongdalam Khalifah kelima dari Khalifah 
> Rasyidah
> ##########################################################################
>
> jangan2 memang masa kekhalifahan itu sudah berakhir dan ga ada lagi
> ############################################################
> HMNA:
> Jangan2 ?! Ini juga angan-angan kosong berlandaskan ingkar Sunnah, tidak 
> percaya pada Hadits:
> Kepada para sahabat, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Akan berlaku pada kalian 
> masa kenabian sampai waktu tertentu, kemudian jika Allah akan mengambilnya 
> maka berlalulah masa kenabian itu atas kalian. Kemudian akan berlaku masa 
> Khilafah yang tegak atas manhaj (jalan) kenabian (Khilafah ala minhajan 
> nubuwah) sampai waktu tertentu, kemudian jika Allah akan mengambilnya maka 
> berlalulah masa itu atas kalian. Kemudian akan berlaku masa Kerajaan yang 
> menggigit (Mulkan Adhon) sampai waktu tertentu, kemudian jika Allah akan 
> mengambilnya maka berlalulah masa itu atas kalian. Kemudian berlakulah masa 
> Kerajaan Dikatator (Mulkan Jabariyyan), kemudian jika Allah akan mengambilnya 
> maka berlalulah masa itu atas kalian. KEMUDIAN AKAN KEMBALI MASA KHILAFAH 
> UANG TEGAK ATAS MINHAJ (JALAN KENABIAN) (KHILAFAH 'ALA MINHAAJAN NUBUWAH (HR 
> AHMAD)
> hURUF KAPITAL menyatakan garis bawah)
>
> Melihat isi Hadits di atas itu, maka bagi kita yang percaya Hadits (bukan 
> ingkar sunnah), yang Nabi SAW sampaikan itu adalah Nubuwah, atau kabar 
> futuristik yang sumbernya adalah dari Allah SWT.

Kirim email ke