"Wikan Danar Sunindyo"  wrote:
1. itu penulis sejarahnya juga ngawur, tidak bisa membedakan antara RRC 
(komunis) dengan Republik Cina (nasionalis) Sun Yat Sen itu nasionalis, jadi 
dia tersingkirkan ke Taiwan lha wong kayak gini aja sudah salah, 

2. ke belakangnya semakin ngawur lagi mana mungkin kekhalifahan islam dibangun 
bersama2 non muslim, tar HTI pasti ngamuk2 lagi 
#####################################################
HMNA:
1. Lho, lho, yang ngawur itu enre, tidak bisa baca. Ini saya copas apa yang 
telah ditulis oleh Haji Ibrahim Tien Ying Ma:
"Satu hal yang perlu dicatat bahwa kaum Muslimin Tiongkok bahu membahu dalam 
membangun Tiongkok baru. Dr. Sun Yat Sen memuji peran pahlawan Tionghoa yang 
beragama Islam dalam membangun Republik Tiongkok. Sampai kini kaum Muslimin 
Tiongkok masih tetap berperan."

Apa dalam kalimat "kaum Muslimin Tiongkok bahu membahu dalam membangun Tiongkok 
baru. Dr. Sun Yat Sen memuji peran pahlawan Tionghoa yang beragama Islam dalam 
membangun Republik Tiongkok," apa ada disebutkan di situ ada diktum kaum 
Muslimin Tiongkok bahu membahu dalam membangun RRC?", sama sekali tidak ada. 
Yang ada yaitu "Sampai kini kaum Muslimin Tiongkok masih tetap berperan," dan 
itu memang kenyataan, kaum Muslim di Sing Kiang masih berperan. Btw, fyi, di 
Sing Kiang tulisan yang dipakai yaitu aksara Arab. Dalam Konfrensi Mahasuswa 
Asia Afrika di Bandung (di mana saya juga turut aktif), yang dibuka tanggal 30 
Mei 1956 terdiri dari delegasi mahasiswa dari 27 negara Asia Afrika, salah 
seorang utusan dari Sing Kiang yang bernama Muhammad Amangkuli kami undang ke 
Wisma HMI Cabang Bandung, Jalan Sabang 17. Di Sing Kiang menurut keterangannya 
huruf Arab yang dipakai di sekolah-sekolah, dan dia itu sangat lancar menulis 
dalam huruf Arab.

2. Itukan cuma angan-angan kosong ente lagi,sampai mengatakan HT akan 
ngamuk-ngamuk. Memang kenyataan sejarah demikian kok. Baca sekali lagi ini saya 
copas dari yang saya reposting di bawah:
Mangkanye belajarlah sejarah mac !  Itu Khilafah Islamiyah tidak semuanya 
Muslim, melainkan terdiri juga dari bagian negeri2 non-Muslim yang bergabung 
dalam Khilafah. Khilafah Islamiyah membela aliansi-aliansi Arab bedoin di 
perbatasan yg diserang Romawi dan Parse, hinggalah akhirnya pecah perang 
terbuka Khilafah Islamiyah versus Byzantium dan Parse (Parse). Perang 
berlarutan dari abad 7M- 8M, hingga Khilafah Islamiyah yg berperang dgn 
Byzantium  dan Parse mampu mencapai daerah-daerah Byzantium dan Parse. Setelah 
Muslim masuk ke daerah musuh (Byzantium dan Parsi) maka penduduk asli yang 
beragama Nashrani seperti komunitas Qibthi (Copti) di Mesir dan penduduk 
negeri-negeri Afrika Utara hingga komunitas Nashrani dan Yahudi Ceuta (Septa) 
di Maghribi, dulunya dijajah Byzantium dan komunitas non-Muslim yang dijajah 
Parsi atau Sasan yang beragama Zaratzhustra menjadi ALIANSI BARU dgn Khilafah 
Islamiyah. .
-------------------
Saya tambahkan:
Saya belum mendapatkan buku2 sejarah dalam bahasa Indonesia ttg Tarikh Islam 
yang lengkap. Padahal dalam semua buku2 tentang Tarikh Islam dalam bahasa Arab, 
semuanya membicarakan ttg apa yang saya tuliskan di atas itu. Mangkanye kalau 
mau debat ttg sejarah Islam, belajar dahululah bahasa Arab, mac!. Supaya bisa 
tahu itu Tarikh Islam yang lengkap.


*****************************.
Reposting
----- Original Message ----- 
From: "H. M. Nur Abdurahman" <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, July 17, 2010 19:41
Subject: Re: [wanita-muslimah] Kaum muslim Tiongkok bersama dengan non muslim 
membangun sebuah khilafah Islam yang dikenal dengan Dinasti Ming (1368-1644M).


----- Original Message ----- 
From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.da...@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, July 17, 2010 10:06
Subject: Re: [wanita-muslimah] Kaum muslim Tiongkok bersama dengan non muslim 
membangun sebuah khilafah Islam yang dikenal dengan Dinasti Ming (1368-1644M).

wah kok bisa ada khilafah Islam di China, berarti saingan sama
khilafah di Turki dong
padahal kalau ada dua kekhalifahan harus membunuh khalifah yang datang
sesudahnya
jangan2 khalifah Turki bukan dihancurkan oleh Kemal Attaturk tapi
digerogoti sama Khalifah Dinasti Ming nih
#####################################################################################
HMNA:
jangan2 ! Ini betul2 sungguh2 ente ber-angan2 kosong. Periode Dinasti Ming 
(1368-1644M), sedangkan Mustapha Kemal membubarkan Khilafah tahun 1924.
####################################################################################.
 


terus kok boleh khalifah islam dibangun bersama dengan non-muslim
#############################################################################
HMNA:
Mangkanye belajarlah sejarah mac !  Itu Khilafah Islamiyah tidak semuanya 
Muslim, melainkan terdiri juga dari bagian negeri2 non-Muslim yang bergabung 
dalam Khilafah. Khilafah Islamiyah membela aliansi-aliansi Arab bedoin di 
perbatasan yg diserang Romawi dan Parse, hinggalah akhirnya pecah perang 
terbuka Khilafah Islamiyah versus Byzantium dan Parse (Parse). Perang 
berlarutan dari abad 7M- 8M, hingga Khilafah Islamiyah yg berperang dgn 
Byzantium  dan Parse mampu mencapai daerah-daerah Byzantium dan Parse. Setelah 
Muslim masuk ke daerah musuh (Byzantium dan Parsi) maka penduduk asli yang 
beragama Nashrani seperti komunitas Qibthi (Copti) di Mesir dan penduduk 
negeri-negeri Afrika Utara hingga komunitas Nashrani dan Yahudi Ceuta (Septa) 
di Maghribi, dulunya dijajah Byzantium dan komunitas non-Muslim yang dijajah 
Parsi atau Sasan yang beragama Zaratzhustra menjadi ALIANSI BARU dgn Khilafah 
Islamiyah. .
################################################################################

mana mungkin kekhalifahan islam dibangun bersama2 non muslim, tar HTI
pasti ngamuk2 lagi ... 



----- Original Message ----- 
From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.da...@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, July 17, 2010 19:59
Subject: Re: [wanita-muslimah] Kaum muslim Tiongkok bersama dengan non muslim 
membangun sebuah khilafah Islam yang dikenal dengan Dinasti Ming (1368-1644M).

itu penulis sejarahnya juga ngawur, tidak bisa membedakan antara RRC
(komunis) dengan Republik Cina (nasionalis)
Sun Yat Sen itu nasionalis, jadi dia tersingkirkan ke Taiwan
lha wong kayak gini aja sudah salah, ke belakangnya semakin ngawur lagi ...
mana mungkin kekhalifahan islam dibangun bersama2 non muslim, tar HTI
pasti ngamuk2 lagi ... konsep mereka kan menisbikan peran serta non
muslim ... pokoknya yang namanya non muslim pasti tak ridlo sama
Islam, karena itu sudah tertulis di Al Quran, ya tho?

jadi, kalau dibilang sekarang RRC itu kekhalifahan islam, jelas2 super ngawur
makanya pak nur baca dong maksud saya
kalau jaman dulu dibilang kekhalifahan islam di cina dibangun bersama non muslim
maka sekarang ngimpinya kekhalifahan islam di cina dibangun bersama
komunis dong ya

ya sudahlah ... namanya juga berangan-angan
sejarah pun direkayasa sedemikian rupa yang penting tujuannya tercapai

salam,
--
Wikan

2010/7/17 H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrah...@yahoo.co.id>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Wikan Danar Sunindyo" <wikan.da...@gmail.com>
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Sent: Saturday, July 17, 2010 10:06
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Kaum muslim Tiongkok bersama dengan non muslim 
> membangun sebuah khilafah Islam yang dikenal dengan Dinasti Ming (1368-1644M).
>
> wah kok bisa ada khilafah Islam di China, berarti saingan sama
> khilafah di Turki dong
> ###########################################################################
> HMNA:
> Di Qurthuba (Cordova) juga ada Khilafah kok
> ############################################################################
> padahal kalau ada dua kekhalifahan harus membunuh khalifah yang datang
> sesudahnya
> jangan2 khalifah Turki bukan dihancurkan oleh Kemal Attaturk tapi
> digerogoti sama Khalifah Dinasti Ming nih
> ########################################################################
> HMNA:
> Nah ini yang angan-angan kosong tanpa reference, tanpa analisis
> ####################################################################
> terus kok boleh khalifah islam dibangun bersama dengan non-muslim
> apa RRC yang sekarang itu khalifah Islam ya? kalau benar berarti
> khalifah Islam mengakui komunisme dong
> ###############################################################
> HMNA:
> Jangan asal menulis berdasar atas angan-angan kosong, kok zaman Dinasti Ming 
> (zaman La Tua) mana ada komunisme (zaman La Muda)
> #################################################################

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke