Kang Donnie,

coba di cek, siapa dibelakang PC magazine (?) :D, Tapi gini ya : (Bertanya 
dengan sopan) apa ini tidak melanggar isi topik milis (?)

Apple Inc sempat terpuruk gara-gara keangkuhan mereka dimasa lalu, menutup 
hardware mereka untuk OS arsitektur lain. Kernel OSX itu asalnya BSD (Open 
Source), berbasis Unix, jadi OSX dan Linux itu saudara Kandung (Tapi beda Nasib 
saat ini). Tapi lihaltlah Linus Torvald sudah resmi diakui sebagai "aset Dunia" 
(sama dengan Borobudur, tembok besar dan Menara Pisa -bukan Pizza).

Ketika Steve Jobs "come back" setelah berbincang dengan mbah Marijan, Apple 
memutuskan membuka diri, merilis produk PC intel (Publik Amerika sangat marah), 
muncul MacIntel, windows akhirnya bisa diinstall di MacBook, menurut pengamatan 
saya yang serba cekak ini. yang gain adalah Apple, karena apple membuka ruang 
pasar lebih luas (windows user adalah 83% pengguna PC), bagi Microsoft 
pertambahannya sangat kecil Apple user (dengan OSX) cuma 6%. Apple juga melepas 
OSX tanpa Hardware, artinya yang punya PC Non apple bisa merasakan OSX (best in 
GUI Design).

OSX dan MacBook adalah First Class PC, tentengan kaum produsen Multimedia 
(produsen film, video, musik, fotografi), software mereka sangat hebat dalam 
kompresi dan resolusi, selalu menggunakan kualitas Hardware first Class. ketika 
kelas Hardware yang sama dirakit IBM, hasilnya apa beda (?) ... sama sekali 
tidak, secara performance sama. lenovo T61 saya lebih perform dibanding MacBook 
2.1 milik istri saya. Hanya segelintir individu yang tahu harga lenovo t61 saya 
lebih mahal dibanding macbook 2.1. Tapi ini hanya bisa dirasakan bila membangun 
software (compile time), render video, kompress file dll. Ini tidak sampai ke 
common user yang jumlahnya 87% :=(( performance lebih 20% tapi kemudahan 
macBook OSX unggul 50%.

Belum lagi "gengsi", image, penampilan macBook unggul dari segala merk.

Kalo membandingkan Linux dengan OSX ya bener membandingkan BMW dengan BAJAJ, 
kelasnya beda, fungsi beda. Linux Desktop perkembangannya mencengangkan, tapi 
belum bisa menjadi substitusi windows di sektor gaming.

Jadi kang Linux punya lahan, kantor2 pemerintah yang menggunakan duit rakyat, 
dan kerjanya hanya ngisi form spt "ijin domisili", pengantar surat kematian dan 
sejenisnya, akan menghemat ratusan Juta dengan migrasi ke Linux. untuk server, 
linux leading, untuk mesin developing software linux leading. Sisanya yang 
ingin bener-bener full customizing, sesuai selera personal. Nah celakanya 
distro seperti ubuntu memiripkan diri dengan windows, mengisi kernelnya dengan 
semua driver yang ada di bumi :D itulah sebabnya saya menyukai gentoo yang 
sangat customizable.

OSX, Windows, Linux akan punya pasar masing2, tapi minimal dengan gerakan open 
source user memiliki tambahan pilihan. sekarang openSolaris juga meramaikan di 
ranah kernel. Kalo di hand gadget, windows mobile terseok-seok, dibanding 
symbian, munculnya android (dikembangkan dari kernel linux) menjadi tantangan 
tersendiri, apalagi terbentuknya open hand Set Alliance. Disini open source qq 
linux kernal akan "booming".

Apple sedang risau dengan flash (adobe), bahkan di MacBook bila flash diinstall 
maka memory usage meningkat secara tajam, menggerogoti performance.

Untuk saya malah sudah adiktif, kalo mudah seperti LinuxMint, rasanya bukan 
linux.

untuk profesi spt dokter, arsitek, designer mobil, baju dll. Bukan user buat 
Linux. Dalam soal ini anda bener. Tapi sekarang sangat banyak vendor menjual 
hardware tanpa os, cuma di-install free-dos.

Mungkin dekade ini, dekade pembalasan steve jobs terhadap mr Bill


salam

**my home is open, no Gate, you can come in free, No Bill****
 

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, donnie damana <donnie.dam...@...> wrote:
>
> Lah kata PC magazine notebook tercepat wedhus adalah macbook kok.. (meskipun 
> harus tetep pake bootcamp) tapi memang baterenya tidak seawet kalo OSX yang 
> jalan..
> Tapi ini aku pikir bagian dari strategi apple untuk mengkanibalisasi pasar 
> windows, dibikin familiar dulu dengan mesin mac.. ditunjukkan bahwa mac 
> kompatibel ama windows.. diiming2 mudahan dan keamanan OSX.. and voila.. 
> dengan bantuan apple genius.. mereka pindah dari agama windows ke agama 
> apple. ibarat pindah agama karena iming2 supermi.. 
> 
> 
> Kalo linux mah bukan pasar yang potensial, kaum linux itu liberal abis atau 
> bahkan agnosis... mereka tidak percaya Pencipta komputer yang personal 
> (meminjam istilah mba Mia), bagi syech Sabri.. ana Al Haq dalam mencipta 
> komputer. tapi mereka sangat relijius dalam mengoprek mesin komputer.. mereka 
> serius dalam mendalami berbagai bahasa open source, mereka gonta-ganti 
> hardware sebagai ekspresi religiusitas komputasi. mereka adalah kaum 
> illuminati.. yang tercerahkan.. 
> Ini bukan pasar yang menarik dan potensial bagi evalengis apple maupun 
> windows.
> 
> :D


Kirim email ke