Apakah ada artikel tentang kenapa di malaysia kemiskinan nggak bermasalah, 
dibandingkan negara asean.
Dan indeks GEM Malaysia lebih tinggi dari HDInya, mungkin bisa tolong cek juga 
tks.
Kayaknya kita lebih cenderung menggali pengalaman dan ukuran orang barat dan 
timteng ketimbang mempelajari negara asean/asia pacific yang tentunya lebih 
relevan dalam banyak hal.

Salam
Mia
-----Original Message-----
From: Dwi Soegardi <soega...@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Sun, 25 Jul 2010 10:10:39 
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Studi di Malaysia: Poligami Membuat Keluarga 
        Tidak Bahagia

Makasih kang bonbon,
ada artikel kayak begini.

catatan:
- risetnya dilakukan oleh Sisters in Islam, LSM feminis. Coba yang bikin
penelitian PAS atau Rufaqa/Global Ikhwan barangkali hasilnya lain.
- UU Malaysia kayaknya lebih lunak daripada UU Perkawinan kita. Banyak istri
pertama ngga setuju tuh, tapi suami poligamor tancap terussss .....
- Walaupun begitu, istri pertama masih punya peran "bikin puyeng" suami,
dengan banyaknya tuntutan ini itu. Kenapa ngga diceraiin aja? Bisa jadi
biaya cerai dan gono-gininya lebih bikin puyeng menceraikan istri pertama.


2010/7/25 papabonbon <masar...@gmail.com>

>
>
> sekali sekali kirim yang bener deh. masalah perempuan dan kaitannya dengan
> keislaman.
>
> -------
>
> Jumat, 23/07/2010 15:56 WIB
> Studi di Malaysia: Poligami Membuat Keluarga Tidak Bahagia
> Nurul Hidayati - detikNews
>
> Jakarta* - Kaum pria yang berpoligami kesulitan untuk memenuhi semua
> kebutuhan para istri dan anak-anaknya sehingga hidup mereka tidak bahagia
> dan keluarga mengalami kesulitan keuangan. Demikian hasil studi di
> Malaysia.
>
> Poligami sah menurut Islam, yang membuat lebih dari 60 persen populasi di
> Malaysia, mengizinkan pria Muslim untuk mengambil empat isteri.
>
> Namun sejumlah aktivis dan kelompok perempuan menyatakan poligami telah
> keluar dari tujuan aslinya dalam Islam yaitu melindungi para janda dan anak
> yatim.
>
> Sebuah studi yang dilakukan Sisters in Islam (SIS) menemukan bahwa
> mayoritas
> isteri pertama dan anak-anaknya dalam keluarga poligami tidak bahagia
> dengan
> situasi poligami itu. Namun para suami dan isteri yang lebih muda punya
> pandangan yang lebih positif. Riset itu juga mendukung pandangan aktivis
> bahwa istri pertama sering terlupakan setelah pria membentuk keluarga baru.
>
> "Para suami yang paling beruntung dalam hal memenuhi keinginannya dan
> kepuasan dalam hidup. Dia memiliki akses ke lebih dari satu pasangan
> seksual
> setiap hari atau malam sedangkan istri mendapatkan giliran," kata studi
> tersebut.
>
> Menurut data awal, lebih dari 90% dari 23 anak-anak di keluarga poligami
> yang diwawancara
> bersumpah untuk tidak mempraktekkan poligami, dan dua pertiga dari istri
> pertama menentang praktek tersebut.
>
> "Secara umum, hal ini berkaitan dengan fakta bahwa hak mereka untuk
> menuntut
> (waktu dan uang) dari suami mereka menjadi menurun karena ayah mereka kini
> memiliki keluarga lain," kat peneliti SIS Syarifatul Adibah Mohamad Jodi
> kepada AFP, Jumat (23/7/2010).
>
> "Meskipun beberapa wanita mengatakan mereka tidak bahagia dalam pernikahan,
> mereka harus menerimanya. Mereka berada dalam posisi rentan, finansial atau
> emosional," katanya.
>
> Namun, suami tidak sepenuhnya senang dengan situasi ini. Banyak dari mereka
> yang disurvei mengatakan mereka "paling sulit untuk memenuhi kebutuhan dari
> istri pertama dan anak-anak mereka".
>
> Penelitian yang melibatkan wawancara ekstensif dengan 1.235 orang dari
> keluarga poligami itu secara resmi akan diterbitkan tahun depan.
>
> SIS berharap riset itu akan memicu perubahan UU yang selama ini
> memungkinkan
> poligami berkembang di Malaysia. SIS memperkirakan bahwa sampai dengan lima
> persen dari pernikahan di Malaysia adalah poligami.
>
> Adibah mengatakan bahwa reformasi harus mencakup kepastian bahwa istri
> pertama tidak dipotong secara finansial dan bahwa persetujuan mereka
> diperlukan sebelum suami mereka masuk ke dalam pernikahan kedua.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links



Kirim email ke