sebenarnya sejak jaman baheula uang emas sudah ada, tapi kemudian turun 
popularitasnya karena bila membawa dalam jumlah besar agak repot. Semua 
uang kertas yang diterbitkan menurut aturan harus dijamin dengan emas. 
Tapi karena satu dan lain hal banyak negara tidak taat, akibatnya muncul 
inflasi sampai hyper-inflasi.

tahun 1945 indonesia menerbitkan uang emas, hanya saja tidak dipakai 
sehari-hari dan beberapa tahun lalu ada versi uang emas untuk Rupiah.

secara umum lebih mudah menentukan nilai dengan emas, hanya saja sistem 
ini bukan bebas sama sekali dari masalah. banyak para spekulan emas bisa 
bermain-main hal ini sehingga nilai uang pun tetap bisa gonjang ganjing. 
Misal mendadak sontak harga emas turun, maka nilai yang ditulis dalam 
mata uang tsb bisa tidak setara lagi, kalo seorang penjual menolak 
kejadiannya berabe, banyak penjual dan pembeli berantem karena perbedaan 
nilai nominal dan nilai barang tsb (apa ya namanya).

tapi kalo merasa lebih "Islami" karena menggunakan uang tsb jelas salah 
kaprah ...

:D

wassalam
./sts


eMail : x1...@gmx.com

http://opotumon.blogspot.com/
Regenerated by Virus Immune system GNU/Linux

On 07/27/2010 02:05 PM, Lestyaningsih, Tri Budi (Ning) wrote:
>
>
> Juga sekarang sudah ada pecahan koin dirham senilai 1/6 dirham (kira2
> 5000 rupiah). Jadi kalau semangkok bakso seharga 5000, sudah bisa
> transaksi pake dirham sekarang ini..
>

Kirim email ke